Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Peningkatan Produktivitas Kerja Karyawan

Ayu Sabena(1*), Ramadhan Hamdani Harahap(2), Usman Tarigan(3),


(1) Magister Program Studi Administrasi Publik, Universitas Medan Area
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Produktivitas karyawan dapat ditentukan dengan mengukur tingkat motivasi dan kinerja dimana bagian dari ruang lingkup manajemen sumber daya manusia. Konsep produktivitas kerja dapat dilihat dari dua dimensi, yaitu dimensi individu dan dimensi organisasian. Faktor yang mampu mendukung produktivitas karyawan perusahaan adalah motivasi dan kepuasan. Motivasi merupakan suatu dorongan yang membuat seseorang mampu dan rela untuk mengerahkan kemampuan diri dalam suatu organisasi. Kepuasan kerja juga didefenisikan sebagai suatu perasaan positif tentang pekerjaan seseorang yang merupakan hasil dari evaluasi karakteristik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Dalam penelitian ini digunakan data primer dengan kuisioner sebagai teknik pengambilan sampel. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F dan Uji t. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dari uji F diperoleh nilai sebesar 13,964 dimana terdapat pengaruh signifikan motivasi dan kepuasan, terhadap produktivitas secara simultan. Uji t diperoleh nilai t motivasi sebesar 3,358 dimana terdapat pengaruh signifikan motivasi terhadap produktivitas degan nilai koefisien regresi 0,551 atau 55,1% sedangkan nilai t kepuasan sebesar 3,260 dimana terdapat pengaruh signifikan kepuasan terhadap produktivitas degan nilai koefisien regresi 0,406 atau 40,6%.


Keywords


Regresi linear berganda, Motivasi, Kepuasan kerja, Produktivitas.

Full Text:

PDF

References


Bernardin, H. J.& J. E.A. Russel. 2003. Human resource management (An Experimental Approach International Edition). Mc. Graw-Hill Inc.Singapore.

Börsch-supan, A., & Weiss, M. 2016. The Journal of the Economics of Ageing Productivity and age : Evidence from work teams at the assembly line q. https://doi.org/10.1016/j.jeoa.2015.12.001.

Bridgman, B. 2015. Journal of Economic Dynamics & Control Competition, work rules and productivity. Journal of Economic Dynamics and Control, 52, 136–149. https://doi.org/10.1016/j.jedc.2014.12.008.

Drucker, P. F. 1982. Pengantar Manajemen. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo.A. M. Sugeng Budiono. 2003. Bunga Rampai Hiperkes dan Keselamatan Kerja. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Follett, M. P. 1999. Visionary Leadership and Strategic Management.

Grifin, R.W. 2003. Manajemen. Jakarta: Erlangga.

Harindja, M. T.E. 2007. Manajemen Sumber Daya Manusia Pengadaan, Pengembangan, Pengkompensasian, dan Peningkatan Produktivitas Pegawai. Jakarta: Grasindo, PT. Gramedia.

-------------------------. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia Pengadaan, Pengembangan, Pengkompensasian, dan Peningkatan Produktivitas Pegawai. Jakarta: Grasindo, PT. Gramedia.

Kurniawan, B., 2012. Metodologi Penelitian. Jelajah Nusa. Tangerang.

Mangkunegara, A. P.2005. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mathis, R. L. dan J. H. Jackson. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia Jilid 2. Jakarta: Grafindo.

MCB University Press. Women in Management Review Volume 14 . Number 7.

Nurhayati, M. N., D, S. Z. M., & Mahidzal, D. 2016. International Journal of Industrial Ergonomics The relationship between work productivity and acute responses at different levels of production standard times, 56. https://doi.org/10.1016/j.ergon.2016.09.009

Rivai, Veithzal, 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan. Cetakan I, Murai Kencana. Jakarta.

Robbins, P. Sthepen dan Judge, A. Timothy. 2009. Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.

Robbins, S. P. 2008. Organizational Behavior. 11th edition. Alih Bahasa Drs. Benyamin Molan. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.

Robbins, S. 2006. Perilaku Organisasi. Alih Bahasa: Benyamin Molan. Edisi Kesepuluh. Jakarta: PT. Indeks, Kelompok Gramedia.

Sebastiano, A., Belvedere, V., Grando, A., & Giangreco, A. 2016. The effect of capacity management strategies on employees ’ well- being : A quantitative investigation into the long-term healthcare industry. European Management Journal, 1–11. https://doi.org/10.1016/j.emj.2016.12.001

Siagian, S. P. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Situmorang dan Lutfi. 2012. Pengolahan Data SPSS. Gramedia. Jakarta.

Sofyandi dan Garniwa. 2007. Perilaku Organisasional. Edisi Pertama. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syafrizal. 2008. Analisis Data Penelitian Menggunakan Program SPSS, Cetakan 1, USU Press, Medan.

Timpe, A. D. 1992. Seri Manajemen Sumber Daya Manusia Kinerja. Elex Media Komputindo. Jakarta.

Valero, D., & Hirschi, A. 2016. Latent profiles of work motivation in adolescents in relation to work expectations; goal engagement; and changes in work experiences. Journal of Vocational Behavior. https://doi.org/10.1016/j.jvb.2016.01.003.

Záme, R. 2014. The measurement of employee motivation by using multi-factor statistical analysis, 109(1998), 851–857. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.12.553.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/jap.v6i2.1329

Article Metrics

Abstract view : 16 times
PDF - 11 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.