APAKAH KENAIKAN HARGA MINYAK GORENG DISEBABKAN TINGGINYA HARGA CPO?


Diana Calil(1*),


(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Di Indonesia, kenaikan harga minyak goreng merupakan kejadian yang selalu terjadi menjelang bulan puasa, lebaran atau tahun baru. Namun demikian, pada tahun 2007, kenaikan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Banyak pihak, baik dari kalangan akademis maupun dari Pemerintah menyatakan bahwa kenaikan tersebut disebabkan oleh naiknya harga CPO di pasar internasional. Ternyata, ketika harga CPO internasional turun, harga minyak goreng di pasar domestik tidak ikut turun. Untuk menguji apakah benar fluktuasi harga minyak goreng di pasar domestik memang disebabkan oleh fluktuasi harga CPO di pasar internasional, kajian ini menggunakan teknik kointegrasi dengan menggunakan data time series dari Januari 2003 sampai ke Desember 2007. Ternyata, hasilnya menunjukkan bahwa harga CPO di pasar internasional tidak berkointegrasi dengan harga minyak goreng di pasar domestik, sehingga dapatlah dimengerti mengapa pergerakan harga CPO internasional tidak sepenuhnya ditransmisikan ke harga minyak goreng di pasar domestik.

Kata kunci : market power, teknik kointegrasi, transmisi harga, minyak goreng Indonesia


References


Arifin, B. (2002), ‘Informasi Perdangan Berjangka Komoditi’, CPO dan distorasi pasar, Informasi Perdangan Berjangka Komoditi, Jakarta. Available : http//www.bappebti.go.id/sisinfo/berita/k0209002.asp

Arifin, B. (2002), Dilema integrasi vertikal berbasis perkebunan, kompas, 27 January 2001.[Online]. Available: http://www.unisosdem.org/article_printfriendly.php?aid=161&coid=1&caid=23

Basri, F.H.(1998), Betapa pahitnya didikte orang asing, Jakarta. Available: http://www.tempointeraktif.com/ang/min/02/46/utamal.htm

Bierlen, R., E. J. Wailes, et al. (1998). “Unilateral Reforms, Trade Blocs, and Law Of One Price : MERCOSUR Rice Markets” Agribusiness 14(3):182-198.

Capuano, C. And G. De feo. (2006,2-3 December 2006). “Mixed duopoly, provatization and the shadow cost of public funds: exogenous and endogeneus timing.” Japan Econimic Policy Association 5th International Conference Retrieved 3/3/2007, 2007, from www.econ.aoyama.ac.jp/~jepa2006/C-3-1%20CAPUANO%20DEFEO.pdf

Casson, A. (2000), The hesitant boom: Indonesia's oil palm sub-sektor in an era of economic crisis and political change‘, Center for lntemational Forestry Research (CIFO R). Bogor, Indonesia.

Chalil, Diana (2008) ‘An Empirical Analysis of Asymmetric Duopoly in The Indonesian Crude Palm Oil Industri’, PhD dissertation, University of Sydney.

' CIC (1994), Study on oil palm plantations and marketing of Indonesian palm oil, 1994, Jakarta

CIC (1997), Studi tentang industri dan perkebunan kelapa sawit Indonesra, 1997, Jakarta

CIC (2003), studi tentang industri dan Pemasaran minyak goreng (kelapa sawit, kelapa dan nabati lainnya), Jakarta

CIC (2004). Study and directory on palm oil industri in Indonesia. Jakarta

de Fraja, G. (l99l). ”Efficiency and privatisation in imperfectly competitive industries.” Journal of Industrial Economics 39(3): 311-21 .

Department of Industri and Trade (2002). Industri agro dalam angka. Jakarta, Department of Industri and Trade.

Dradjat, B. (2008). "Gejolak harga minyak goreng: Perlukah intervensi pasar?" from http:” www. ipard.com/ art _perkebun/ Jun08-O7_bdr.asp.

Goodwin; B. K. (1992). "Multivariate Cointegration Tests and the Law of One Price in International Wheat Markets." Review Of Agricultural Economics 14(1 ): 117-124

Green, C. (1987), Industrial organization paradigms, empirical evidence, and the economic case for competition policy, Canadian Journal of Economics, 20, 482-505.

Handayani, A. L. and A. Rr. (2008). "Pengusaha Ingkar Janji Tidak Menurunkan Harga Minyak Goreng." Retrieved 20 August 2008 from http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2008/02/20/brk,20080220-117800,id.html.

Harris, R. G. and E. G. Wiens (1980). "Government enterprise: an instrument for the internal regulation of industri." Canadian Journal of Economics 13(1): 125-32.

Haskel, J. and A. Sachis (1995). "Privatisation and x-inefficiency: a bargaining approach." Journal o Industrial Economics 43(3): 301-21.

Indiarto, N., M. Ismet, et al. (1996), Analisis struktur industri dan usaha minyak goreng. Ekonomi Minyak Goreng. B. Amang, P. Simatupang and A. Rachman. Bogor, IPB Press: 189-231.

Joint Marketing Office (various issues). Monthly Report. Jakarta, Joint Marketing Office

Kennedy, P. (1998). A Guide to Econometrics 4th edition, Blackwell Publishers.

KPPU. (2000). "Regulation.” Retrieved 28/2/2007, 2007, from http://www.kppu.go.id/new/index.php.

Kurniawan, A., Dja'far, et al. (2007). Tinjauan Ekonomi Industri Kelapa Sawit. Medan, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (Indonesian Oll Palm Research Institute).

McCorriston, S M. and A. J. C W; Rayner (2001). "Price transmission: the interaction between market power and return to Scale.” European Review Of Agricultural Economics 28(2): 143-59.

Moss, C. B. (1992). "The Cost-Price Squeeze in Agriculture. An Application of Cointegration.” Review Of Agricultural Economics l4(2 ): 205-213

Pasaribu, C. (1998), Kekuatan nyata monopoli dan oligopoli, Available: http://www.kontan-online.com/03/08/refleksi/re12.htm

Posner, R. A. (1975). "The social costs of monopoly and regulation.” Journal a Political Econom 83(4): 807-28.

Rachbini, D.J. (1998), Monopoli bisa beralih ke tangan swasta, Jakarta. Available: http://www.tempointeraktif.com/ang/min/02/48/utama1 .htm

Susanto, R. D. (200) Analisis dan permintaan minyak sawit Indonesia. Public planning and policy. Jakarta , Indonesian University: 109.

Syachrudin, E. (2005), Nurdin Khalid dan tiga naga', Republika, 29 March 2005. [Online]. Available: http ://www.republika.co.id/cetak_berita.asp?id=192399&_kat_id=_=16&edisi+Cetak

Tirole (1988). The Theory Of Industrial Organization. Cambridge, Massachusetts, London, MIT Press.

Tomek WG, Robinson KL (1995) Agricultural product prices. Cornell University Press, Ithaca




DOI: https://doi.org/10.31289/agrica.v1i2.1317

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Pascasarjana Magister Agribisnis

Universitas Medan Area

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License