EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI CABAI MERAH DI KECAMATAN WULUHAN KABUPATEN JEMBER

Eliyatiningsih Eliyatiningsih(1*), Financia Mayasari(2),


(1) Politeknik Negeri Jember
(2) Politeknik Negeri Jember
(*) Corresponding Author

Abstract


Cabai merah merupakan komoditas hortikultura unggulan yang bernilai ekonomis tinggi dan banyak dibudidayakan petani di Indonesia. Usahatani cabai merah di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, baik kendala yang bersifat teknis maupun kendala ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor produksi serta menganalisis efisiensi penggunaan faktor produksi pada usahatani cabai merah di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Survey dilakukan pada 60 petani sampel yang melakukan usahatani cabai merah pada musim tanam April-September 2017. Sampel dipilih menggunakan metode simple random sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah fungsi produksi dengan pendekatan frontier stokastik. Hasil penelitian menunjukkan nilai efisiensi teknis masih di bawah 1 yaitu 0,92. Artinya usahatani cabai di Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember tidak efisien secara teknis. Nilai efisiensi harga sebesar 1,63 yaitu lebih dari 1 artinya belum efisien secara harga. Sedangkan nilai efisiensi ekonomi sebesar 1,49 yaitu lebih besar dari 1artinya belum efisien, ini menunjukkan bahwa usahatani cabai di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember belum efisien secara ekonomi. Nilai return to scale pada usahatani cabai merah adalah sebesar 1,94, yang menunjukkan bahwa usahatani cabai merah di Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember berada pada posisi skala hasil yang meningkat atau increasing return to scale.


Keywords


Cabai merah, Efisiensi, Frontier stokastik, Usahatani

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Andrianto, B. (2016). Analisis Efisiensi Alokatif Faktor-faktor Produksi Usahatani Cabai Besar (Capsicum Annum L) di Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Tesis. Universitas Brawijaya.

Anwarudin, M.J., Sayekti, A.L., Marendra, A., & Hilman, Y. (2015). Dinamika Produksi dan Volatilitas Harga Cabai : Antisipasi Strategi dan Kebijakan Pengembangan. Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian. 8 (1) :33-42

BPS. (2015). Jember Dalam Angka 2015. Diunduh di https://jemberkab.bps.go.id/publication/2016/ tanggal 6 Mei 2017

Becot, David, SC., Jane, M.K., & Ernesto, M. (2014). Measuring the Cost of Production and Pricing on Diversified Farms: Juggling Decisions Amidst Uncertainties. Journal of the ASFMRA. 2 (1): 174-191.

Chonani, S.H., Prasmatiwi, F.E., & Santoso, H. (2014). Efisiensi Produksi dan Pendapatan Usahatani Cabai Merah di Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur : Pendekatan Fungsi Produksi Frontier. JIIA 2 (2) : 95-102

Debertin, D.L. (2012). Agriculture Production Economic (Second Edition). London : University of Kentucky.

Direktorat Jenderal Hortikultura. (2014). Konsumsi Per Kapita Cabai Merah di Indonesia Periode Tahun 2009-2013. Jakarta. Diunduh di http://epublikasi.setjen.pertanian.go.id/epublikasi/outlook/2015/ tanggal 28 April 2017

Indrawati. (2009). Model Pemberdayaan kelompok Tani dalam Penjaminan Berkelanjutan Usaha tani Pinggiran Perkotaan. Prosiding Seminar Nasional FMIPA. Tangerang Selatan. Universitas Terbuka

Lawalata, M. (2015). Efisiensi Relatif Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis. Ilmu Pertanian. 18 (1) : 1-8

Nazir, M. (2009). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nicholson, W. (2007). Microeconomic Theory : Basic Principles and Extensions (Ninth Edition). New York : The Dreyden Press..

Putra, E & Tarumun, S. (2012). Analisis Faktor Produksi Padi Studi Kasus Operasi Pangan Riau Makmur di Kabupaten Kampar. IJAE. 3(2) : 117-134

Santika, N., Arik, S., & Titin, A. 2014. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Petani untuk Melakukan Usahatani Benih Kacang Panjang di Desa Andongsari Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember (Studi Kasus Kemitraan Usahatani Benih Kacang Panjang dengan PT. Benih Citra Asia, PT. Bisi, dan PT. Matahari). Berkala Ilmiah Pertanian. 10(10): 1-7.

Sari, M.K. (2012). Efisiensi Produksi Bawang Merah di Kabupaten Brebes. Tesis. Universitas Gadjah Mada.

Soekartawi. (2003). Teori Ekonomi Produksi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada Indonesia.

Sudiono dan Yasin, N. (2006). Karakteristik kutu kebul (Bemisia tabaci) sebagai vektor virus Gemini dengan teknik PCR-RAPD. J HPT Tropika 6 :113–119.

Suratiyah. K. (2012). Ilmu Usahatani. Jakarta : Penebar Swadaya.

Ummah, N. (2011). Analisis Efisiensi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi pada Usahatani Cabai Merah Keriting di Desa Ketep Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Widarjono, A. (2007). Ekonometrika : Teori dan aplikasi untuk Ekonomi dan Bisnis. (Edisi 2 Cetakan 1) Yogyakarta : Ekonisia.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/agrica.v12i1.2192

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Indonesian) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL AGRICA
Program Studi Magister Agribisnis, Pascasarjana Universitas Medan Area
Jalan Setia Budi No. 79 B, Tj. Rejo, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20112 http://ojs.uma.ac.id/index.php/agrica dan Email: agrica@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License