Peningkatan Pertumbuhan Bibit Pisang Barangan dengan Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskular

Khafiz Khafiz, Suswati Suswati, Asmah Indrawati

Abstract


Tanaman pisang Barangan adalah komoditi penting yang sangat berperanan mendukung diversifikasi sumber pangan, ekonomi dan aktifitas budaya di Sumatera Utara dalam pengusahaannya penyakit Darah Bakteri yang disebabkan oleh Blood Disease Bacterium (BDB) Phylotipe IV dan Fusarium oxysporum f.sp.cubense (Foc) menjadi penyebab utama turunnya produksi pisang Barangan ini dan menyebabkan terkontaminasinya lahan tanam oleh propagul patogen.Untuk itu telah dilakukan  penelitian tentang peningkatan pertumbuhan bibit pisang Barangan dengan Fungi Mikoriza Arbuskular. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi tentang kemampuan FMA dalam meningkatkan pertumbuhan bibit pisang Barangan yang diperbanyak secara in-vitro. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu 1= Kontrol ( tanpa FMA ), 2 = Glomus tipe-1, 3= Acauluspora tipe-4, 4= Multispora. Parameter pengamatan: Persentese kolonisasi akar, Efektifitas simbiosis, Kepadatan Spora FMA, tinggi tanaman, jumlah daun.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa semua dosis FMA yang digunakan sangat baik untuk membantu pertumbuhan dan tinggi tanaman pisang, Pengaplikasian FMA Glomus tipe-1, Acauluspora tipe-4, Multispora sangat berpengaruh nyata untuk parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan berat  basah tanaman pisang dan berpengaruh nyata untuk parameter berat shoot tanaman dan tidak berpengaruh nyata untuk berat basah root

Keywords


Peningkatan Pertumbuhan, Bibit Pisang Barangan, Fungi Mikoriza Arbuskular

Full Text:

PDF

References


Anonymous. (2004). http:// Invam. caf. wvu. edu/ fungi/taxonomy/classification.htm.on 10 Juli 2013.

Baharuddin, B. (1994). Pathological, Biochemical and Serological Characterization of the Blood Disease Bacterium Affecting Banana and Plantain (Musa sp) In Indonesia. Cuvillier Verlag Goettingen. 129p.

Buddenhagen, Z.W and Elasser, T.A. (19620. An Insect Spread wild Epiphytotic 0f Bluggoe Bananas. Nature 194: 146-165

Damarjati, D.S. (1999). Advancing Banana and Plantain R and D in Asia and the pacific: Research and Development of Banana in Indonesia. Proceeding of the 9th INIBAP-APSNET Regional Advisory Committee Meeting Held at South China Agricultural University, Guangzhou China, 2 - 5 November 1999

Giovannetti, M. and Mosse, B. (1980). An evaluation technique for measuring vesicular-arbuscular mychorrizal infection in roots. New Phytol. 84:489-500.

Harmet. (1999). Peranan G. fasciculatum dan pupuk fosfor dalam peningkatan ketahanan tanaman kedelai terhadap penyakit pustul bakteri (Xcg). Thesis program pascasarjana Universitas Andalas Padang. 73 hal.

Hermanto, C. (1998). Konfirmasi: Daerah endemik baru penyakit layu bakteri pisang di Sumatera Barat. Disampaikan pada seminar sehari PFI Komca Sumbar, Riau dan Jambi, Padang. 4 November 1998.

Husin. (1994). Mikrobiologi tanah. Universitas Andalas Padang. 151 halaman.

Imas, T., Hadioetomo, R.S, Gunawan, A.W dan Setiadi.Y (1989). Mikrobiologi Tanah. Ditjen Dikti Depdikbud. PAU-IPB.

Kobayashi, N and Branch, K. (1991). Biological control of soil borne disease with vesicular arbuscular mycorrhiza fungi and charcoal compost. In: Proceeding of the international seminar biological control of palnt disease and Virus vektor. Sept 17-21, Tsukuba. Japan. 153-160.

Setiadi, Y. (1989). Pemanfaatan mikroorganisme dalam kehutanan. PAU-IPB. Bogor. 6 halaman.

Sieverding, E. (1991). Vesicular- arbuscular mycorrhiza management in tropical agrosystems. GTZ GmbH. Germany. pp. 371.

Suprijadi. (2002). Perkembangan penelitian penyakit darah pada tanaman pisang dan strategi pengendaliannya. Gelar teknologi pengendalian lalat buah dan penyakit layu pisang. Direktorat perlindungan

Yusman. (2003). Uji kemampuan beberapa jenis FMA dalam menginduksi ketahanan tanaman tomat terhadap penyakit bercak bakteri (Xanthomonasaxonopodis pv. vesicatoria).51 hal.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/agr.v2i2.1627

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/agrotekma dan Email: agrotekma@uma.ac.id
Creative Commons License