Efektivitas Fungisida Berbahan Aktif Heksakonazol terhadap Penyakit Jamur Akar Putih Bibit Tanaman Karet (Hevea brasiliensis)

Mardiana Wahyuni(1*), Jenny Hotnida Simanjuntak(2), Ingrid Ovie Sitompul(3),


(1) STIPER Agrobisnis Medan
(2) STIPER AGROBISNIS MEDAN
(3) STIPER AGROBISNIS MEDAN
(*) Corresponding Author

Abstract


White Root Fungus Disease (JAP) is the biggest threat in rubber. The attack can result in a significant reduction in number, especially in plants lasting 0-3 years. The pathogen that causes white fungus is Rigidoporus lignosus. In JAP endemic areas, decreased tree density 40-50%. In rubber seedlings, symptoms of JAP attack with yellowing color leaves, then dry and fall. This study was conducted at STIP-AP Medan from January 2017 to June 2017. The aim of the study was to determine the effectiveness of several doses of hexaconazole. This study uses a non-factorial Randomized Block Design (RBD) with four replications. Hexaconazole fungicides are active with treatment of A0, A1, A2, A3 and A4 (0, 5, 10, 15 and 20 ml / l air). The results of this study indicate that A2 application of hexaconazole-active fungicides (10 ml / l air) has been effective in controlling JAP disease in rubber seedlings.


Keywords


Root Disease, Hevea Brasiliensis, Rigidoporus Lignosus, Heksakonazol.

Full Text:

PDF

References


Basuki. (1982). Penyakit dan Gangguan Pada Tanaman Karet. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Tanjung Morawa, Medan.

Cahyono, B. (2010). Cara Sukses Berkebun Karet. Pustaka Mina, Jakarta.

Djojosumarto, P. (2008). Panduan Lengkap Pestisida dan Aplikasinya. Halaman 146. Agro Media. Jakarta Pusat.

Heru, D., dan Andoko, A. (2008). Petunjuk Lengkap Budidaya Karet. Agro Media Pustaka. Jakarta.

Nurhakim, I.Y., dan Hani A. (2014). Penyakit-penyakit Penting Tanaman Karet dan Cara Pengendaliannya. Pusat Penelitian Karet.

Semangun, H. (1989). Penyakit – Penyakit Tanaman Perkebunan di Indonesia. Yogyakarta: Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada.

Siagian, N. (2006). Pembibitan dan Pengadaan Bahan Tanaman Karet Unggul. Pusat Penelitian Karet, Balai Penelitian Sungei Putih.

Siagian, N. (2015). Cara Modern Mendongkrak Produktivitas Tanaman Karet. Pusat Penelitian Karet, Balai Penelitian Sungei Putih.

Sinulingga, W., dan Basuki. (1991). Efikasi Anvil 50 SC Terhadap Penyakit Jamur Akar Putih (Rigidoporus lignosus) Pada Tanaman Karet. Asosiasi Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Indonesia, Pusat Penelitian Perkebunan Sungei Putih.

Sinulingga, W., Basuki dan Soepana, H. (1991). Pemberantasan Jamur Akar Putih Pada Tanaman Karet Dengan Cara Penyiraman Fungisida. Warta Perkaretan 10:1-3. Pusat Penelitian Perkebunan Sungei Putih.

Situmorang, A, dan Budiman, A. (2003). Beberapa Metode Aplikasi Fungisida dalam Pengendalian Penyakit Akar Putih (Rigidoporus lignosus) Pada Tanaman Karet. Prosiding Konfrensi Nasional Karet, Puslitbun Sembawa Buku II. Palembang.

Soepana, H. 1993. Pemberantasan Jamur Akar Putih dengan Trichoderma. Balai Penelitian Sungei Putih: Warta Perkebunan 12 (1).

Sujatno dan Pawirosoemardjo, S. 2001. Pengenalan dan Teknik Pengendalian Penyakit Jamur Akar Putih Pada Tanaman Karet Secara Terpadu. Warta Pusat Penelitian Karet, Vol-20 (1-3): 64-75. Balai Penelitian Sungei Putih.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/agr.v3i1.1799

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/agrotekma dan Email: agrotekma@uma.ac.id
Creative Commons License