Pemanfaatan Limbah Serbuk Teh sebagai Substitusi Serbuk Gergaji terhadap Pertumbuhan Miselium dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus)

Siti Mardiana(1*), Ellen L Panggabean(2), Retno A Kuswardani(3), Muhammad Usman(4),


(1) Universitas Medan Area
(2) Universitas Medan Area
(3) Universitas Medan Area
(4) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


The waste of tea powder is abundant and has not been widely used optimally. The alternative use is to use the waste as an additional medium or substitution for the white oyster mushroom growing media. The purpose of the study was to determine the effect of mycelium growth and the production of the fruit of the white oyster mushroom on combination media / tea powder substitution with sawdust. The research design used was a completely randomized design (CRD) with 4 replications. Combined treatments were M0 = 100% sawdust; M1 = 100% Tea waste powder; M2 = 75% tea powder + 25% sawdust; M3 = 50% tea powder + 50% sawdust and M4 = 25% tea powder + 75% sawdust. All treatments used the composition of the manufacture of mushroom growing media consisting of each combination of treatments, bran 10% by weight of the material and lime 0.5% by weight of the material. The parameters observed were the growth of white oyster mushroom mycelium, the rate of mycelium growth, the time the mycelium closed the substrate, the time of appearance of the fruiting body, the weight of the fruit body and the diameter of the fruit hood. The results showed that all parameters differed significantly. The best treatment is in treatment M4, followed by treatment of M3, M0 and M2.


Keywords


Growing Media, Tea Powder Waste, White Oyster Mushroom (Pleurotus ostreatus)

Full Text:

PDF

References


Apriliyani, A, Tri Saptari H, S.Y. Srie R. (2014). Pemanfaatan Limbah Ampas Teh dan Kardus Sebagai Media Pertumbuhan dan Produktivitas Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Program Studi Biologi, FMIPA, Universitas Pakuan.

Dewi, K.I. (2009). Efektivitas Pemberian Blotong Kering Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Pada Media Serbuk Kayu.

Djarijah, N. M dan A. S. Djarijah., (2011). Budidaya Jamur Tiram. Kanisius, Yogyakarta.

Gusnimar, (2011). Pengaruh Penambahan Dedak Dan Lama Pelapukan Media Limbah Industri Teh Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus L.). Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas. Padang.

Hanifah, E, (2014), Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Pada Komposisi Media Tanam Serbuk Gergaji, Ampas Tebu Dan Jantung Pisang Yang Berbeda. Skripsi.Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hasibuan, R.I, (2016). Aplikasi Benzil Amino Purin (BAP) Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Skripsi Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian. Universitas Medan Area

Istiqomah, N dan Fatimah, S, (2014). Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Pada Berbagai Komposisi Media Tanam. Jurnal Program Studi Agroteknologi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai.

Kementan RI. (2014). Buletin Bulanan Indikator Makro Sektor Pertanian. 2014. Jakarta. Pusat data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanaian Republik Indonesia.

Mardiana S., Ellen L.P. dan Retno A.K. (2016). Pengelolaan Limbah Pertanian Dan Perkebunan Sebagai Media Pertumbuhan Jamur Tiram (Pleurotus ostrearus). Penelitian Hibah Bersaing Fakultas Pertanian Universitas Medan Area.

Mufarrihah, L. (2009). Pengaruh Penambahan Bekatul dan Ampas Tahu Pada Media Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurusan Biologi Fakultas Sain dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Malang.

Pasaribu, T, dkk. (2002). Aneka Jamur Unggulan. Jakarta: PT Grasindo

Pramitha, E.S. dan Andini. (2013). Pemanfaatan Ampas Tebu Sebagai Media Pertumbuhan Alternatif Pada Budidaya Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus). ITS. Surabaya. Jurnal Seni dan Sains Vol.2, No.1.

Ramza, S, Nurmiati dan Periadnadi. (2013). Pengaruh Pengaturan Keasaman Media Serbuk Gergaji Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Coklat (Pleurotus cystidiosus). Jurnal Jurusan Biologi. Universitas Andalas. Padang.

Rochman, A. (2015). Perbedaan Proporsi Dedak Dalam Media Tanam Terhadap PertumbuhanJamur Tiram Putih (Pleurotusostreatus). Jurnal Agribisnis Fakultas Pertanian Unita Vol. 11 No. 13

Setyawati, T. (2011). Analisis biaya dan pendapatan industri benih (baglog) jamur tiramputih (Pleurotus astreatus strain florida) di kecamatan Karangploso, kabupatenMalang. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur.

Suriawiria U. (2006). Budidaya Jamur Tiram. Yogyakarta: Kanisius.

Sutarman. (2012). Keragaan dan produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada media serbuk gergaji dan ampas tebu bersuplemen dedak dan tepung jagung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol. 12 (3).




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/agr.v3i1.2065

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/agrotekma dan Email: agrotekma@uma.ac.id
Creative Commons License