Gambaran Keharmonisan Commuter Family Pada Anggota Brigade Mobile Kepolisian Daerah Sumatera Utara

Marhisar Simatupang

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keharmonisan commuter family pada anggota BRIMOB, untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya keharmonisan commuter family, dan untuk mengetahui strategi dan tahapan pada keluarga commuter family. Penelitian ini dilakukan pada keluarga anggota BRIMOB di Medan. Waktu penelitian dilaksanakan pada Desember 2016 sampai Maret 2017. Teknik pengambil sampel menggunakan teknik snowball sampling. Subjek penelitian berjumlah 2 keluarga anggota BRIMOB yang mengalami penikahan commuter family karena mendapatkan bawah kendali operas (BKO).  Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis pada tingkat awal, pada saat pengumpulan data dan setelah selesai pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini yaitu kedua keluarga mengaku pertama kali berjauhan dengan keluarga timbul rasa kesepian dan kesedihan. Selain itu istri harus mampu menjalani dua peran sekaligus bagi anak-anaknya yaitu sebagai ayah dan ibu, saat suami melaksanakan tugas. Rasa jenuh dan takut sering dirasakan oleh kedua keluarga. Pada tahap awal mengalami commuter family, kedua keluarga mengaku mengalami ketidak percayaan pada pasangan sehingga menimbulkan masalah dalam keluarga. Masalah yang ada diselesaikan melalui dialog keluarga yang baik. Mendekatkan diri kepada Tuhan menjadi salah satu faktor mempertahankan keharmonisan keluarga. Kunci utama menjaga keharmonisan pada kedua keluarga ini, sehingga tetap bertahan adalah dengan selalu berkomunikasi, saling pengertian, kerja sama, dan membangun rasa kasih sayang. Tidak melakukan hal-hal di luar batas, dan memegang komitmen pernikahan.

Keywords


Keharmonisan, commuter family

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, Abu. 1991. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta

Anderson, Elaine A. & Jane W. Spruill. 1993. The Dual-Career Commuter Family: A Lifestyle on the Move

Anderson, Elaine A.2003. International Encyclopedia of Marriage and Family: Commuter marriage. (diakses di http://www.encyclopedia.com)

Eliyani, E.R. 2013. Keterbukaan Komunikasi Intepersonal Pasangan Suami-Istri Yang Berjauhan Tempat Tinggal. Fisipol Universitas Mulawarman. Ejournal Ilmu Komunikasi Volume 1 Nomor 2.

Fauzi, Rif’an. 2014. Hubungan Keharmonisan Keluarga Dengan Perkembangan Moral Siswa Kelas IV dan V Di MI Darul Falah Ngrangkok Klampisan Kandangan Kediri. Jurnal Modeling. Vol. 1. No. 2

Firmin, M. W., Firmin, R. L., & Lorenzen, K. M. 2000. Loneliness Dynamics Involved with College Long Distance Relationships. Cedarville University

Forsyth, C., & Gramling, R. 1998. Socio-Economic Factors Affecting The Rise of Commuter Marriage. International Journal of Sociology of the Family. Vol. 28. No. 2

Furchan. Arief. 1992. Pengantar Metode Penelitian Kualitatif. Surabaya: Usaha Nasional

Gerstel, N. & Gross, H. E. 1982. Commuter marriages: A review. Dalam Gross, H. & Sussman, Marvin B. (Eds). Marriage and family review (5th ed). New York: Haworth Press

Glotzer, R., & Federlein, A. C. 2007. Miles That Blind: Commuter Marriage and Family Strength. Michigan Family Review

Gross, H.E. 1980. Dual- Career Couples Who Lives Apart: Two Types. National Council on Family Relation. Journal Of Marriage And The Family Vol. 42, No. 3

Gunarsa, Singgih, D. 2003. Psikologi Untuk Keluarga. Jakarta: Gunung Mulia

Hamid, Darmadi. 2004. Dasar Konsep Pendidikan Moral. Beta Bandung: Bandung

Ihromi. 1999. Bunga Rampai Sosiologi Keluarga. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Kartono, K. 1992. Psikologi Wanita: Mengenal Wanita Sebagai Ibu dan nenek. Jilid 2. Bandung: Mandar Maju

Kauffman, M. H. 2000. Relational Maintenance in Long-Distance Relationships: Staying Close. Faculty of the Virginia Polytechnic Institute and State University

Koentjaraningrat, 1991. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Li, Jianghong & Matthias Pollmann-Schult. 2015. Fathers’ commute to work and children’s social and emotional well-being in Germany. Journal of Family and Economic Issues. Vol. 37. Issues 3. 488-501

Maguire, K. C., & Kinney, T. A. 2010. When Distance is Problematic: Communication, Coping, and Relational Satisfaction in Female College Students’ Long-Distance Dating Relationships. Journal of Applied Communication Research. Vol. 38. No. 1. 27-46

Maines. 1993. Long-Distance Romances. American Demographics

Margiani, Kristin & IGAA Novi Ekayati. 2013. Stres, Dukungan Keluarga Dan Agresivitas Pada Istri Yang Menjalani Pernikahan Jarak Jauh. Jurnal Psikologi Indonesia. Vol. 2 No. 3. Hal. 191-198.

Margono. 2006. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta

Meizera, D.E.P. & Basti. 2008. Konflik Perkawinan dan Model Penyelesaian Konflik pada Pasangan Suami Istri. Jurnal Psikologi Vol. 2, No.1

Mirowsky, J., Ross, C.E. 2003. Social Causes of Psychological Distress, 2nd Edition. New York: Aldine de Gruyter

Moleong, Lexy. J. 2005. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Muhajir, Noeng. 1996. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasia

Rachmawati, Dwi & Endah Mastuti. 2013. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Vol. 02. No. 01. Perbedaan Tingkat Kepuasan Perkawinan Ditinjau Dari Tingkat Penyesuaian Perkawinan Pada Istri Brigif 1 Marinir TNI–AL Yang Menjalani Long Distance Marriage

Rahayu, H. P. 2007. Perbedaan Kecerdasan Emosional Siswa Laki-Laki Dan Perempuan Di SMA Negeri Kota Kediri. UIN Malang. Jurnal Psikologi. Vol. 2 No. 144. Hal. 149-162

Rempel J. K., Holmes J.G. et Zanna M.P. 1985. Trust in Close Relationships. Journal of Personality and Social Psychology, Vol. 49. No. 1. 95-112

Stafford, L., Merolla, Andy J. & Castle, Janessa D. 2006. When long-distance dating partners become geographically close. Journal of Social and Personal Relationships. Vol. 23. No. 6. 901-919

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suryadin, Adin. 2014. Hubungan Keharmonisan Keluarga Dan Dukungan Sosial Teman Dengan Konsep Diri. Tesis: Tidak dipublikasikan.

Torsina. 1991. Is long-distance marriage trouble? Article 2 of 5 Dallas Morning News, April 19, 2004 pNA. dari http://www.dallasnews.com/ diakses tanggal 20 September 2016

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Diunduh dari http://www.kemenag.go.id diakses pada September 2016

www.longdistancerelationship.net, diakses pada tanggal 17 November 2016

Yulianti, Alma. 2015. Emosional Distress dan Kepercayaan Terhadap Pasangan yang Menjalani Commuter Marriage. Seminar Psikologi & Kemanusiaan.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/analitika.v9i1.737

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL ANALITIKA
Program Studi Magister Psikologi, Pascasarjana Universitas Medan Area
Jalan Setia Budi No. 79 B, Tj. Rejo, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20112 http://ojs.uma.ac.id/index.php/analitika dan Email: analitika@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License