HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DAN LOCUS OF CONTROL DENGAN KINERJA KARYAWAN


Suryani Hardjo(1*), Syaiful Bahri Nasutin(2),


(1) Universitas Medan Area
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara motivasi kerja dan locus of control dengan kinerja karyawan. Subyek penelitian adalah pegawai PDAM Tirtanadi cabang Medan Labuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan locus of control dengan kinerja karyawan (Freg = 1,117 dimana p ˂ 0,050). Selain itu, ditemukan pula bahwa ada hubungan yang positif antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada pegawai PDAM Tirtanadi cabang Medan Labuhan dengan sumbangan 33,3 %. Ada hubungan yang positif antara locus of control terhadapt kinerja karyawan sebesar 24,4 %. Total sumbangan efektif dari kedua variabel bebas (motivasi kerja dan locus of control) terhadap kinerja karyawan adalah sebesar 57,7 %. Dari hasil ini diketahui bahwa masih terdapat 42,3 % pengaruh dari faktor lain terhadap kinerja karyawan.

Keywords


motivasi kerja; locus of control; kinerja karyawan

Full Text:

PDF

References


Alwi, S. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Strategi Keunggulan Kompetitif edisi pertama. Yogyakarta : Penerbit BPEE.

Anwar, S. (2004). Validatas dan Realibilitas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Bacal, R. (2001). Performance Management. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.Cascio,

W.F. (1998). Managing human resources: Productivity, qualitiy of profits. 5th ed. New York: M. Graw-Hill, Inc.

Eisenberg, R., Fasolo, P. & Davis-LaMastro, V. (1990). Perceived organizational support and employee diligence, commitment and Innovation. Journal of Applied Psychology, 75, 51-59.

Hartijasti, (2002). Laporan Midterm Review: Program Keuangan Mikro PLAN International PU Surabaya dan PU Ponorogo. Yogyakarta: IDEA, tidak diterbitkan.

Hasibuan, M.S.P. (2005). Organisasi dan Motivasi, Dasar Peningkatan Produktivitas. Penerbit. PT. Bumi Aksara. Jakarta.

J. and Heskett, P,C. (1996). Leading Change: Why Transformation Efforts Fail. Harvad Business Review, 73(2): 59-67.

Support Mediate the Relationship Between Procedural Justice and Organizational Citizenship Behavior? Academy of Management Journal, 41, 315-357.

McCloy, J. & Kim, J.S. (1994). When organization break their promises: Employee reactions to unfair processes and treatment. Journal of Business Ethics, 29, 289-307.

Ndraha. T. (2005). Teori Budaya Organisasi. Penerbit: PT. Rineka Cipta.

Robbins, S.P. (1998). Organizational Behavior Concept, Controversies, Application. Eight Edition. Prentice Hall International.

Winardi, J. (2002). Motivasi Pemotivasian Dalam Management. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Steers, R.M., Porter , L.W., & Bigley, G.A (1996). Motivation and Leadership Worth Sixty Edition. HaII Companles Mc Braw

Rivai, V. & e , A.F.M.(2005). Performan Apraisal, Sistem Yang Teori Untuk Meniali Kinerja Karyawan dan Meningkatkan Daya Saing Perusahaan. Penerbit: PT. Raja Grafindo Persada Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.31289/analitika.v3i2.750

Article Metrics

Abstract view : 66 times
PDF - 33 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Pascasarjana Magister Psikologi, Universitas Medan Area

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License