HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PERILAKU PROSOSIAL MAHASISWA CALON KATEKIS


Mimpin Sembiring(1*), Sri Milfayetty(2), Nurmaida Irawani Siregar(3),


(1) Program Studi Magister Psikologi, Program Pascasarjana, Universitas Medan Area
(2) Universitas Negeri Medan
(3) Program Studi Magister Psikologi, Program Pascasarjana, Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual dengan perilaku prososial. Populasi penelitian adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura Keuskupan Agung Medan, tahun Akademik 2014-2015, yang berjumlah 275 orang. Sampel penelitian adalah sebagian mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Santo Bonaventura Keuskupan Agung Medan yang telah menjalani pendidikan minimal 1 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling yang menjaring 55 orang mahasiswa sebagai responden penelitian. Alat ukur yang digunakan adalah skala perilaku prososial, skala kecerdasan emosi, dan skala kecerdasan spiritual. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisa data menunjukkan ada hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual dengan perilaku prososial pada mahasiswa calon katekis, ada hubungan yang sangat signifikan antara kecerdasan emosi dengan perilaku prososial, serta ada hubungan yang sangat signifikan antara kecerdasan spiritual dengan perilaku prososial. 


Keywords


mahasiswa calon katekis, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual, perilaku prososial

Full Text:

PDF

References


Aziz, Rahmat & Mangestuti, Retno. (2006). Tiga Jenis Kecerdasan dan Agresivitas Mahasiswa Universitas Islam Negeri Malang. Psikologika. Nomor 21 tahun XI Jan 2006: 67-77.

Baron, R. A & Byrne, D. (2005). Psikologi Sosial. Edisi Sepuluh Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Cholidah & Haryanto. (1996). Hubungan Kepadatan dan Kesesakan dengan Stres dan Intensi Prososial Pada Remaja di Pemukiman Padat. Jurnal Psikologika. No. 1: 56-64.

Dayakisni, T dan Hudaniah. (2003). Psikologi Sosial. Malang: UMM Press.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-undang Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Faturochman. (2006). Pengantar Psikologi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Book Publishing.

Goleman, D. (2000). Kecerdasan Emosional: Mengapa EI Lebih Penting daripada IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Komisi Kateketik KWI. (2008). Pedoman Untuk Katekis: Dokumen mengenai Arah, Panggilan, Pembinaan, dan Promosi Katekis di Wilayah-wilayah yang Berada di Bawah Wewenang CEP. Yogyakarta: Kanisius.

Mayangsari, Dwi, Marina. (2013). Studi Komparasi Kecerdasan Emosional dan Perilaku Prososial antara Masyarakat Kawasan Kota dengan Masyarakat Pinggiran Sungai di Banjarmasin. Prosiding Seminar Nasional Psikologi (SEMPSI) 2013. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Muzakir. (2013). Hubungan Religiusitas dengan Perilaku Prososial Mahasiswa Angkatan 2009/2010 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Jurnal Diskursus Islam. Volume 1 Nomor 3 Desember 2013.

Rahman, Agus. (2013). Psikologi Sosial. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sabiq & Djalali. (2012). Kecerdasan Emosi, Kecerdasan Spiritual, dan Perilaku Prososial Santri Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Pamekasan. Persona, Jurnal Psikologi Indonesia. Vol.1, September 2012.

Wilcox, Lynn. (2012). Psikologi Kepribadian. Yogyakarta: Ircisod.

Yantiek, Ermi. (2014). Kecerdasan Emosi, Kecerdasan Spiritual dan Perilaku Prososial Remaja. Persona, Jurnal Psikologi Indonesia. Januari 2014, Vol. 3, No. 01: 22 – 31.

Zohar, Danah & Marshall, Ian. (2007). Kecerdasan Spiritual (SQ): Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Holistik Untuk Memaknai Kehidupan. Bandung: Mizan.




DOI: https://doi.org/10.31289/analitika.v7i1.867

Article Metrics

Abstract view : 297 times
PDF - 88 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Pascasarjana Magister Psikologi, Universitas Medan Area

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License