ANALISA KINERJA PERSIMPANGAN BERLAMPU MENGGUNAKAN METODE AKCELIK DAN METODE IHCM “97 PADA KONDISI LALULINTAS PUNCAK

Nuril Mahda(1*),


(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstrak

Di persimpangan jalan bertemu Amir Hamzah - pekerjaan jalan di kota Medan, termasuk persimpangan cukup sibuk, penempatan lampu lalu lintas memiliki efek yang sangat penting untuk kelancaran arus lalu lintas karena jalan atau lebar jalan yang tidak sama , sehingga stagnasi di persimpangan, sehingga perlu untuk mengevaluasi dan menganalisis sistem operasional persimpangan, tujuan penelitian untuk menganalisis tingkat kinerja persimpangan menyala dan metode MKJI'97 Akcelik berdasarkan kondisi lalu lintas yang tinggi, menentukan kapasitas persimpangan untuk mendapatkan sinyal pengaturan waktu yang tepat, disesuaikan dengan karakteristik pergerakan kondisi lalu lintas yang tinggi.

Metode aplikasi yang MKJI lebih tepat diterapkan di Indonesia dibandingkan dengan metode Akcelik, hal ini terlihat dari perspektif pengelompokan jenis kendaraan yang akan dievaluasi, di mana metode membagi MKJI jenis kendaraan pada tiga kelompok kendaraan berat, kendaraan ringan, dan sepeda motor dan kendaraan tidak bermotor, sedangkan metode Akcelik hanya mengklasifikasikan dua jenis kendaraan yang hanya kendaraan ringan dan kendaraan berat. Dari hasil perhitungan dengan kedua metode (MKJI dan Akcelik) mencatat bahwa T persimpangan Amih Hamzah - Medan pekerjaan jalan memiliki kinerja yang sangat buruk terutama saat jam sibuk ketika ditampilkan dari nilai delay yang diperoleh dari metode MKJI 1.267,27 smp / jam dan metode Akcelik oleh 185 vch / jam dengan persimpangan indikator kinerja untuk F di mana indikator ini menunjukkan bahwa arus lalu lintas persimpangan dilengan mengalami kelelahan yang parah, kendaraan telah sulit untuk bergerak ke kiri dan kanan jalan kegiatan aktif.

Kata kunci: Kinerja temu, delay, panjang antrian, arus jenuh

 

Abstract

At the junction of roads meeting Amir Hamzah - road work in the city of Medan , including a fairly busy intersection, placement of traffic lights has the effect of which is essential for the smooth flow of traffic because the roads or road widths are not the same, resulting in stagnation in the intersection, so it is necessary to evaluate and analyze the intersection operational system, the purpose of the study to analyze the performance level of a lighted intersection and MKJI'97 Akcelik method based on high traffic conditions, determine the capacity of the intersection to get a suitable time setting signal, adapted to the characteristics of the movement of traffic conditions high. The application method is more precise MKJI applied in Indonesia than Akcelik method, it is seen from the perspective of grouping types of vehicles to be evaluated, where the method of dividing MKJI types of vehicles on three groups of heavy vehicles, light vehicles, and motorcycles and non-motorized vehicles, while Akcelik method only classifies the two types of vehicles that is only light vehicles and heavy vehicles. From the results of calculations by both methods ( MKJI and Akcelik ) note that the T intersection Amih Hamzah - Medan road work has very poor performance especially during peak hours when shown from the delay value obtained from the method of 1267.27 MKJI smp / hours and methods Akcelik by 185 vch / h with the intersection of performance indicators to F where this indicator shows that the flow of traffic intersections dilengan experiencing severe burnout, the vehicle has been difficult to move left and right road activity is active.

Keywords : Intersection performance, Delay, Queue length, Saturation flow


Article Metrics

Abstract view : 152 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.