KAJIAN PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT PADA MASYARAKAT SUKU SIMALUNGUN DI KECAMATAN RAYA DESA RAYA BAYU DAN RAYA HULUAN KABUPATEN SIMALUNGUN

Toberni S. Situmorang, Eka Saudur R. Sihombing

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional, cara meramu, cara pengobatan, dan khasiatnya pada masyarakat suku Simalungun di Desa Raya Bayu dan Raya Huluan. Metode yang dilakukan dalam pengambilan data adalah survei eksploratif dan metode Participatory Rural Appraisal, yaitu proses pengkajian yang berorientasi pada keterlibatan dan peran masyarakat secara aktif dalam penelitian (Martin, 1995). Variabel yang diamati meliputi jenis tumbuhan, pemanfaatan bagian tumbuhan, cara meramu, bagian yang digunakan, dan khasiatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diperoleh 53 Jenis Tumbuhan Obat yang terdiri dari 25 Ordo dan 33 Famili dari informasi 2 battra, Diperoleh 43 jenis ramuan dari 34 jenis penyakit, Famili Zingiberaceae merupakan famili yang paling banyak digunakan sebagai obat tradisional yaitu 12,96%, Bagian organ tumbuhan yang digunakan sebagai bahan obat tradisional adalah bagian daun dengan persentase 52,08%, Sumber Tumbuhan obat paling adalah hasil budidaya dengan nilai 75,46%, Ramuan Obat yang paling banyak digunakan adalah Ramuan Obat lambung, Hipertensi, Diabetes, Asam Urat dan Lever.

Keywords


Tumbuhan Obat, Obat tradisional, Simalungun

Full Text:

PDF

References


Auliani. A., Fitmawati dan N. Sofiyanti.(2014). Studi Etnobotani Famili Zingiberaceae Dalam Kehidupan Masyarakat Lokal Di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. JOM FMIPA Volume 1 No.2

Bodeker, G. (2000). Indeneous Medical Knowledge: The law and Politics of Protection: Oxford Intellectual Property Research Centre Seminar in St.Peter’s College, 25th January 200, Oxford

Dehlin, W. And Larsen K. 2000. Zingiberaceae. Flora of China.

Dharma, A. (2001). Uji Bioaktifitas Metabolit Sekunder. Makalah Workshop Peningkatan Sumber Daya Alam Hayati dan Rekayasa Bioteknologi. FMIPA UNAND, Padang

Handayani. (2003). Membedah Rahasia Ramuan Madura. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Hariana A. (2008). Tumbuhan Obat dan Khasiatnta Seri 2. Penebar Swadaya. Depok

Martin, G, J. (2004). Etnobotany: A People and Plant Concentration Manual. Chapmanand Hall. London

Kuntorini, E.M. (2005). Botani Ekonomi Suku Zingiberaceae Sebagai Obat Tradisional Oleh Masyarakat di Kotamadya Banjarbaru. BIOSCIENTIAE. Volume 2, Nomor 1, Januari.

Rifai, M.A. (1998). Pemasakinian Etnobotani Indonesia: Suatu Keharusan Demi Peningkatan Upaya Pemanfaatan, Pengembangan dan Penguasaannya. Prosiding Seminar Nasional Etnobotani III 5-6 Mei 1998, Denpasar-Bali): 352-356

Santoso, HB. (2008). Ragam dan Khasiat Tanaman Obat. Agromedia Pustaka: Jakarta.

Santhyami, dan Endah Sulistyawati. (2008). Etnobotani Tumbuhan Obat Oleh Masyarakat Adat Kampung Dukuh, Garut, Jawa Barat. School of Life Science & Technology, Bandung Institute of Technology, Indonesia.

Septiantin, (2008). Seri Tanaman Obat: Apotik Hidup dari Rempah-rempah, Tanaman Hias dan Tanaman Liar. Yrama Widya. Bandung

Siagian, M.H. & Sunaryo. (1996). Pemanfaatan Suku Zingiberaceae Sebagai Obat Tradisional Oleh Masyarakat Lembak Delapan, Bengkulu. Abstr.0554. Hlm 246 Dalam Indeks Beranotasi Keanekragaman Hayati dalam Publikasi Ilmiah Staf Peneliti Pusat Penelitian Biologi-LIPI

Soekarman. (1991). Status Pengetahuan Etnobotani di Indonesia. Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Etnobotani. Kerjasama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. Departemen Pertanian LIPI dan Perpustakaan Nasional RI, Bogor.

Supriati, R. Dan Kasrina. (2003). Studi Etnobotani Tapak Dara (Catharanthus) dan Kerabat-kerabatnya Sebagai Tumbuhan Obat Pada Berbagai Golongan Etnis Di Kota Bengkulu. Makalah Seminar Nasional PPD 2002 Forum HEDS (3-4 September 2003. Medan)

Swanson, T.M. (1995). Intellectual Property Rights and Biodiversity Conservation An Interdisciplinary Analysis of the Values if Medicinal Plants. Cambridge. University Press, Cambridge.

Yulianingsih, Dewi. (2002). Etnobotani pada Masyarakat Adat Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Saluwu, Kabupaten Tasikmalaya, Propinsi Jawa Barat. Skripsi pada Jurusan Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan. IPB, Bogor. Tidak Diterbitkan.

Winarto, W.P. (2004). Khasiat dan manfaat Kunyit. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Simanjuntak, H.A. (2016). Etnobotani Tumbuhan Obat di Masyarakat Etnis Simalungun Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, BioLink, Vol. 3 (1), Hal: 75-80.

Simanjutak, H.A. (2017). Potensi Famili Asteraceae Sebagai Obat Tradisional Di Masyarakat Etnis Simalungun Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, BioLink, Vol. 4 (1) Hal. 11-18.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/biolink.v4i2.971

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


BIOLINK: JURNAL BIOLOGI LINGKUNGAN,INDUSTRI, KESEHATAN
Program Studi Biologi, Fakultas Biologi, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/biolink dan Email: biolink.umabio@gmail.com
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License