Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Terapi Hemodialisa di Unit Rumah Sakit Pabatu


Leny Andika Damanik(1*), Maqhfirah DR(2),


(1) Universitas Medan Area
(2) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara kecerdasan emosi dengan kualitas hidup pada pasien terapi hemodialisa di unit RS Pabatu. Kualitas hidup merupakan persepsi individu mengenai posisi dalam hidup dan hubungannya dengan tujuan, harapan, standar yang ditetapkan dan perhatian seseorang mulai dari fisik, psikologis, hingga sosial yang mendukung kegiatan sehari-hari, sedangkan kecerdasan emosi adalah serangkaian kemampuan pribadi, emosi dan sosial yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berhasil dalam mengatasi tuntutan dan tekanan lingkungan. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien terapi hemodialisa di Unit RS Pabatu dengan jumlah sampel sebanyak 48 orang pasien. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi Product Moment diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara kecerdasan emosi dengan kualitas hidup korelasi rxy = 0, 292 p = 0,002 < 0,050. Hasil perhitungan mean hipotetik dan mean empirik, diketahui kecerdasan emosi sampel penelitian tergolong tinggi karena memiliki niali rata-rata hipotetik < nilai rata-rata empirik yaitu 13,5 < 24,145 dengan selisih SB/SD melebihi bilangan satu yaitu 5,701, begitupun untuk kualitas hidup yang memiliki nilai rata-rata hipotetik < nilai rata-rata empirik yaitu 17,5 < 23,979 dengan selisih SB/SD melebihi bilangan satu yaitu 6,651. Berdasarkan analisa data yang dilakukan diketahui bahwa kecerdasan emosi memberikan kontribusi sebesar 8,5% terhadap kualitas hidup para pasien terapi hemodialisa di Unit RS Pabatu, dengan demikian maka hipotesis diterima.


Keywords


Kecerdasan Emosi; Kualitas Hidup; Pasien Terapi Hemodialisa

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. 2012. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Azwar, S. 2012. Validitas Dan Reliabilitas Edisi IV. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Beck, A. 1994. The Cognitive Theory Of Defression. New York. Guilford Press

Cahyaningsih, ND. 2008. Hemodialisis (Cuci Darah) Panduan Praktis Perawatan Gagal Ginjal. Mitra Cendekia Pres. Yogyakarta

Chaplin, JP. 2006. Kamus Lengkap Psikologi. Penerjemah: Kartini Kartono. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada

Corwin, E.J. 2009. Buku Saku Patofisiologi. EGC. Jakarta

Goleman, D. 2000. Kecerdasan Emosional untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Goleman, D. 2001. Kecerdasan Emosional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Goleman, D. 2002. Kecerdasan Emosional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Gottman & Declaire. 2003. Kiat-Kiat Membesarkan Anak Yang Memiliki Kecerdasan Emosional. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Hadi, S. 2000. Metodologi Research. Yogyakarta: Andi offset

Hanifah, M. 2015. Kualitas Hidup Pada Penderita Kanker Dengan Status Sosial Ekonomi Rendah. Jurnal. Fakultas Psikologi Univ. Muhammadiyah Surakarta.

Junaidi, I. 2013. Living Good & Healthy (sehat Lahir Batin. Yogyakarta: Penerbit ANDI

Khairani, M. 2016. Psikologi Umum (edisi revisi, cetakan II). Yogyakarta: Aswaja Pressindo

Kiptiya, M. 2014. Pengaruh Harapan Terhadap Kualitas Hidup Yang Diperantarai Dukungan Sosial Pada Penyandang Cacat Netra Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Cacat Netra Malang. Skripsi. Fakultas Psikologi Univ Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Larasati, T. 2012. Jurnal Kualitas Hidup Wanita Yang Sudah Memasuki Masa Menopause. Fakultas Psikologi Univ. Gunadarma

Lopez & Snyder. 2003. Positive Psychological Assessment. Washington, DC. American Psychological Association.

Mar’at, S. 2005. Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nurani, VM. 2013. Gambaran Makna Hidup Pasien Gagal Ginjal KroniK Yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Psikologi, Vol. 11 No. 1

Notoatmodjo, S. 2012. Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan. Jakrata: Penerbit Rineka Cipta

Pangkahila, W. 2014. Seks dan Kualitas Hidup. Jakarta: PT Kompas Nusantara

Pieter, dkk. 2011. Pengantar Psikopatologi untuk Keperawatan. Jakarta: Kencana

Price & Wilson. 2005. Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Edisi 6, Vol 2. Alih Bahasa Oleh U.Endith, EGC. Jakarta

Provin. 2010. Jurnal Psikologi. ISSN 1978-3655. Volume 7 Nomor 2. Hlm.1-105. Juni 2011

Rochmayanti. 2011. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Penyakit Jantung Koroner Di Rumah Sakit Pelni Jakarta. Thesis. Fakultas Ilmu Keperawatan Program Studi Magister Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Rohmah, dkk. 2012. Kualitas Hidup Lanjut Usia. Jurnal Keperawatan. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah. ISSN 2086-307. Hal: 120-132

Saam & Wahyuni. 2014. Psikologi Keperawatan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Shapiro, LA. 1997. Mengajarkan Emotional Intelligence pada Anak. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Smeltzer & Bare. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, Jakarta : EGC.

Sudoyo, dkk. 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, jilid II (edisi kelima). Jakarta: InternaPublishing

Sulistiawan, dkk. 2014. Kualitas Hidup Pasien Gagal ginjal Kronik Di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Umum Soedarso Pontianak. Jurnal. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak. Vol. 1 No. 1

Sugiono. 2009. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV. ALFABETA.

Sobur, A. 2003. Psikologi Umum dalam Lintasan Sejarah. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Upton, P. 2012. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Penerbit Erlangga

Waruwu, dkk. 2003. Mendidik Kecerdasan Pedoman Bagi Orang Tua dan Guru dalam Mendidik Anak Cerdas. Jakarta: Media Grafika




DOI: https://doi.org/10.31289/diversita.v3i1.1173

Article Metrics

Abstract view : 216 times
PDF - 33 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.