Pengaruh Pencahayaan Ruang Kerja Terhadap Stres Kerja Karyawan Biro Perencanaan dan Kerjasama Universitas Sumatera Utara

Emmy Martian, Findy Suri

Abstract


Stres kerja yang dialami karyawan dapat merugikan perusahaan ataupun organisasi tempatnya bekerja. Lingkungan kerja yang baik dan nyaman dapat menurunkan stress kerja karyawan sehingga karyawan dapat bekerja maksimal. Pencahayaan ruang kerja merupakan faktor penting pada lingkungan kerja. Intensitas cahaya yang sesuai membuat karyawan nyaman dan stress kerja berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencahayaan ruang kerja terhadap stress kerja karyawan Biro Perencanaan dan Kerjasama Universitas Sumatera Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen. Desain yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Pada saat pretest, diberikan skala stress kerja kepada subjek penelitian dan pencahayaan ruang kerja diukur dengan menggunakan lux meter. Kemudian intensitas cahaya ruang kerja dinaikkan dan diukur kembali dengan menggunakan lux meter. Setelah diberi tenggang waktu selama satu minggu, diadakan posttest dengan memberikan kembali skala stress kerja kepada subjek penelitian seperti pada saat pretest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stress kerja pada karyawan Biro Perencanaan dan Kerjasama Univeritas Sumatera Utara mengalami penurunan setelah intensitas pencahayaan ruang kerja dinaikkan. Hasil analisis statistik dengan menggunakan paired sample t-test menunjukkan t-hitung sebesar 5.179 dengan tingkat Sig (2-tailed) = 0.000 pada df = N-1 = 13-1 = 12 dengan nilai t-tabel = 2.179. keputusan : t-hitung > t tabel atau [5.179 > 2.179] maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh pencahayaan ruang kerja terhadap stress kerja karyawan Biro Perencanaan dan Kerjasama Universitas Sumatera Utara.


Keywords


lux meter; pencahayaan ruang kerja; stres kerja

Full Text:

PDF

References


A, Siswanto. 1993. Penerangan. Jakarta: Balai Pelayanan Ergonomi KesKer.

Anoraga, P. & Suyati. 1995. Psikologi Industri dan Sosial. Jakarta: Pustaka Jaya

Anshel, Jeffrey. 2005. Visual Ergonomi Handbook. CRC Press Taylor & Francis Group.

Arisona, S. Muller, R.Adams, Gibson S. 2008. Transdisciplinary Digital Art: Sound, Vision and the New Screen. Communications in Computer and Information Science (CCIS), Volume 7, Springer Berlin Heidelberg.

Azwar, S. 1992. Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset.

Azwar, S. 2005. Validitas dan Reliabilitas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset.

Beehr, TA, & Newman, JE. 1978. Job Stress, Employee Health and Organizational Stres Kerja, Kesehatan Karyawan dan Organisasi Effectiveness: A Facet Analysis, Model and Literature Review. Personnel Efektivitas: Sebuah Model Facet, Analisis dan Pembahasan Sastra Personil. Psychology . Psikologi. 31: 665-699. 31: 665-699.

Ching, Poon, dkk. 2002. Jurnal Working Environment and Stress: A survey on Malaysian Employees in Commersial Banks.

Grandjean, E. 1988. Fitting the Task To the Man. A Texbook of Occupational Ergonomics, 4th. Edition London: Taylor & Francis.

Hadi, S. 2001. Metodologi Research. Yogyakarta : Andi Offset

Kim, James & Tanya Aroba. 1999. Energizing the workplace: a strategic response to stres. University Press,Cambridge.

Luthans, F. 1992. Organizational Behavior (6th ed.). Singapore: McGraw-Hill, Inc.

Makhbul, Safir Mohamed. 2007 . Ergonomics design on the work stress outcomes Jurnal Kemanusiaan bil.9.

Moekijat. 1989. Manajemen Kepegawaian. Bandung: Mandar Maju.

Mustafa Pulat,B. Fundamentals of Industrial Ergonomics. Prentice Hall International Series in Industrial and Systems Engineering.

Rafaeli et al., Emotion in work settings. Faculty of Industrial Engineering and Management Technion – Israel Institute of Technology

Rice, P. L. 1999. Stress and Health (3rd ed.). California: Brooks/Cole Publishing Company.

Selye, H. 1956. The Stress of Life. New York : McGraw Hill.

Soewarno. 1992. Penerangan Tempat Kerja. Jakarta: Pusat Pelayanan Ergonomi dan kesker

SteelCase. 1999. Seeing the Difference : The Importance of Quality Lighting in the Workplace. SteelCase. Inc.

Suma’mur PK. 1993. Higiene Perusahaan dan Kesker. Jakarta: CV. Haji Masagung

Suma’mur, PK. 1996. Ergonomi Untuk Produktivitas Kerja, Jakarta: CV. Haji Masagung.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/diversita.v3i2.1255

Refbacks

  • There are currently no refbacks.