Hubungan Lingkungan Kerja Non Fisik dengan Kepuasan Kerja pada Perawat RSJ Prof.Dr.Muhammad Ildrem Sumatera Utara

Najmah Medina Sari Nasution, Maqhfirah DR

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan lingkungan kerja non fisik dengan kepuasan kerja pada perawat di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara. Lingkungan Kerja Non Fisik adalah  lingkungan kerja yang tidak dapat ditangkap dengan panca indera manusia tetapi dapat dirasakan oleh para pekerja melalui hubungan-hubungan sesama pekerja maupun dengan atasan.Kepuasan Kerja merupakan suatu sikap, persepsi atau emosi yang dimiliki seseorang terhadap pekerjaannya.Subjek penelitian adalah perawat di RS. Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara sejumlah 150 perawat. Pendekatan yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan total sampling. Berdasarkan hasil perhitungan Analisis Korelasi Product Moment, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara lingkungan kerja non fisik dengan kepuasan kerja. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy =  rxy =  0,510 ; sig 0,000. Dengan demikian maka hipotesis yang diajukan, dinyatakan diterima. Lingkungan kerja non fisik memberikan pengaruh  terhadap kepuasan kerja sebesar 26%. Dari hasil ini berarti diketahui bahwa masih terdapat 74% pengaruh dari faktor lain.


Keywords


Lingkungan kerja non fisik; Kepuasan kerja

Full Text:

PDF

References


As’ad, M. 2004. Psikologi industri. Yogyakarta : Liberty

Azwar, S., 2007. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Davis, Keith and Jhonson, Newstorm. 1996. Perilaku Organisasi. M. Grow Hills, Inc.

Depkes RI. 2001. Standar Sarana Pelayanan Kesehatan”. Dirjen Yan Medik, Depkes Jakarta

Fenanti, G. 2015. Hubungan lingkungan kerja non fisik dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja Guru SMA Negeri di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Skripsi.

Gaffar, L.O.J. 2001. Pengantar Keperawatan Profesional. Jakarta. Buku Kedokteran EGC.

Gunarsa, S.D dan Y.S.D. Gunarsa. 1995. Psikologi Keperawatan. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia

Handoko, T. Hani. 2003. Manajemen. Cetakan Kedelapanbelas. Yogyakarta: BPFE

Hasibuan, M S.P. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumu Aksara.

Herzberg, 1959.The Motivation to Work. New York: John Willey and Sons. http://bppsdmk.depkes.go.id/tkki/data/uploads/docs/peraturan/permenkes_47_tahun_2012.pdf : Diaskes pada 20 Maret 2017.

Keliat, B.,A., 1995. Peran Serta Keluarga dalam Perawatan Klien Gangguan Jiwa. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Mardiana. 2005. Manajemen Produksi . Jakarta: Penerbit Badan Penerbit IPWI.

Moch, A. 2003. Psikologi Industri. Jakarta: Liberty: Yogyakarta

Murti Wibowo. 2014. Pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pada karyawan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Kandatel Malang. Jurnal Administrasi Bisnis Vol.16 No.1 November.

Munandar, A.S. 2008. Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Newman. 2000. Social Research Methods. Qualitative and Quantitative Approaches. Baston: Allyn& Bacon.

Niken, FR. 2001. Tingkat burnout pada perawat jiwa ditinjau dari persepsi terhadap lingkungan kerja dan coping stres. Skripsi. Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Kristen Soegijapranata

Nitisemito,A.S 2000. Manajemen Personalia: Manajemen Sumber Daya. Manusia, Ed. 3, Jakarta: Ghalia Indonesia

Pangastiti. K.N., 2011. Analisis pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap burnout pada perawat kesehatan di Rumah Gangguan jiwa (Studi pada RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang). Skripsi. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang

Purwanto, 2008. Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi dan Penelitian: Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rasmun, 2001. Keperawatan Kesehatan Mental Psikiatri Terintegrasi dengan Keluarga. Edisi I, Jakarta : PT. Fajar Interpratama

Robbins, S.P. 2001. Organizational Behavior. Jakarta: Salemba Empat

Sekaran, U. 2000. Research Methods for Bussines A Skill Building Approach Third Edition. USA: Jhon Wiley andSons Inc

Saryono. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan. Penuntun Praktis Bagi Pemula. Yogyakarta: Mitra Cendekia Press

Sarjono, H., & Julianita, W. 2011. SPSS vs LISREL: Sebuah Pengantar, Aplikasi untuk Riset (edisi pertama) Jakarta: Penerbit Salemba Empat

Sedarmayanti, 2001. Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: Mandar Maju.

Siagian, S.P. 1995. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sunyoto, D. 2013. Teori, Kuesioner, dan Analisis Data Sumber Daya Manusia (Praktik Penelitian). Yogyakarta: Center for Academic Publishing Service.

Suryadi, P. S. 2001. Model Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia, Asia dan Timur Jauh, Bumi Aksara.Jakarta.

Sutrisno, E. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Undang-Undang Keperawatan Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Kesehatan. http://www.hukor.depkes.go.id/?dokumen=global&type=1&th=2014. Diakses pada: 29 Oktober 2014.

Wijono, S. 2010. Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta. Kencana Prenada Media Group.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.