Perbedaan Kematangan Emosi Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Remaja di SMAS Sinar Husni Medan

Siti Annisyah Ulfa, Syafrizaldi s

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kematangan emosi ditinjau dari jenis kelamin pada remaja di SMA Swasta Sinar Husni Medan. Subjek penelitian ini adalah remaja di SMA Swasta Sinar Husni Medan. Penelitian ini disusun berdasarkan metode skala Likert yang terdiri dari aspek-aspek kematangan emosi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis T-Test dengan t = 16.737 dan koefisisen signifikan 0,000 < 0,050. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, terdapat perbedaan kematangan emosi remaja laki laki dan perempuan dimana, kematangan emosi pada remaja perempuan berada pada kategori rendah, Sedangkan kematangan emosi pada remaja laki-laki berada pada kategori tinggi, Hal ini berarti hipotesis yang diajukan berbunyi ada perbedaan kematangan emosi ditinjau dari jenis kelamin pada remaja dengan asumsi remaja laki-laki lebih matang emosinya daripada remaja perempuan diterima.


Keywords


Kematangan Emosi, Remaja laki-laki dan perempuan

Full Text:

PDF

References


Astuti, B. 2005. Kematangan Emosi Anak kelas 6 Sekolah Dasar Ditinjau dari persepsi Anak Terhadap Kedemokratisan pola asuh ayah dan ibu. Tesis

Azwar, S. 2004. Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Chaplin, J.P. 2002. Kamus Psikologi. Jakarta : Raja Grafinda Persada.

Chaube, S.P. 2002. Psychology of Adolescents in India. New Delhi: Concept Publishing Company

Friedman, H.S & Schustack, M.W. 2008. Kepriadian Teori Klasik Dan Riset Modern Jilid 1. Jakarta : Erlangga

Gunarsa, S. 1995. Psikologi Remaja. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia

Gunarsa, S. D. 2004. Psikologi Olahraga Prestasi. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia.

Goleman, D. 2001. Kecerdasan Emosi Mengapa EI Lebih Penting daripada IQ. Terjemahan Hermaya, T. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Hadi, S. 2003. Statistik Jilid 2. Yogyakarta : Penerbit Andi OFFSET

Hasanat, N. 1994. Apakah perempuan lebih deperesif dari Laki-Laki?. Laporan Penelitian (tidak diterbitkan) Fakultas psikologi UGM: Skripsi. Yogyakarta.

Hurlock, E.B. 2004. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Terjemahan istiwidayanti dan Soedjarwo (Jakarta :Erlangga, 1999).

Hurlock, E.B. 2011. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Terjemahan istiwidayanti dan Soedjarwo (Jakarta :Erlangga,1999).

Kartono, K. 2002. Patologi Sosial 2 : Kenakalan Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Kartono, K. 1998. Patologi Sosial 2 : Kenakalan Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Lone, P 1986. Working Woman : A Guide to Fitness and Health. Toronto : The Mosby, Co.

Maman. 2005. Ekstrakurikuler Sebagai Pembelajaran Alternatif. http://www.pikiranrakyat.com/cetak/2005/0105/20/1105.htm.Tanggal akses 06 April 2017

Nisfiyannorr, M. 2009. Pendekatan Statistik Modern. Jakarta: Salemba Humanika

Powell, M. 1983. The Psychology Of Adolescence. New York: The Bobs-Meril,Co.

Rathus, S. 2005.Psychology Concept And Conection (edisi kelima). United State Of America. Thomson Learning

Santrock, J.W. 2003. Adolescene: Perkembangan Remaja (edisi keenam). Alih Bahasa: Adelar dan Saragih. Jakarta: Erlangga.

Santrock, J.W. 2007. Adolescene: Perkembangan Remaja (edisi keenam). Alih Bahasa: Adelar dan Saragih. Jakarta: Erlangga.

Silvianingsih. 2008. Pengaruh Gaya Mendidik Orangtua Terhadap Kemaatangan Emosi Remaja. Skripsi [On-Line]. Available FTP : file:///K:/mail/2104/gaya%20mendidik%20orgtua%20thdp%20kematangan%20emosi%20(A).htm. Tanggal akses 21 Februari 2017

Srivastava, K. S. 2005. Applied and Community Psychology. Study Habbit and Emotional Maturity of Under-Graduate and Post-Graduate ( Ed.). New Delhi: Sarup and Sons

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Walgito, B. 2002. Bimbingan Dan Konseling Perkawinan. Yogyakarta : PT. CV Andi Offset

Wijakongko, M. 2002. Keajaiban dan Kekuatan Emosi. Yogyakarta : Kanisius

Yusuf, S. 2004. Psikologi Perkembangan anak dan remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Yusuf, S.L.N. 2009. Program Bimbingan & Konseling di Sekolah. Bandung: Penerbit Rizqi Press.

Young, S. 2009 Kematangan emosi. http://careercenter.fapsi.umm.ac.id/career%20center_files/Pages1397.htm Tanggal akses 8 januari 2017.

Zahara, D. 2013. Pengaruh kematangan emosi pada remaja ditinjau dari pola asuh orangtua dan jenis kelamin. Jurnal Fakultas Psikologi Universitas Islam. Riau. Vol. 08, No.01




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/diversita.v3i2.1268

Refbacks

  • There are currently no refbacks.