Kualitas Hidup Wanita Menopause Ditinjau dari Dukungan Sosial di Kelurahan Sempakata Padang Bulan Medan

Nurmaizar Siregar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas hidup dengan dukungan sosial. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kualitas hidup dengan dukungan sosial. Dengan asumsi semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin baik kualitas hidup wanita menopause dan sebaliknya semakin rendah dukungan sosial maka semakin buruk kualitas hidup wanita menopause. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah wanita-wanita menopause yang bekerja maupun yang tidak bekerja yang tinggal di kelurahan sempakata kecamatan medan selayang padang bulan yang berjumlah 80 orang dengan karakteristik usia di atas 60 tahun. Data diperoleh dari skala untuk mengukur kualitas hidup dan dukungan sosial. Perhitungan dilakukan dengan uji persyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas hubungan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 20 for Windows.  Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,492 dengan p sebesar 0,000 (p < 0,05 ). Ini menunjukkan ada hubungan positif antara kualitas hidup dengan dukungan sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel kualitas hidup terhadap dukungan sosial adalah sebesar 24,2 persen kualitas hidup mempengaruhi dukungan sosial dan selebihnya 75,8 persen dipengaruhi faktor lain seperti keterampilan sosial, harga diri, kedudukan struktur sosial, ukuran keluarga dan status sosial ekonomi. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ada hubungan positif antara kualitas hidup dengan dukungan sosial dapat diterima.

 


Keywords


Kualitas Hidup, Dukungan Sosial, Wanita Menopause

Full Text:

PDF

References


Broman, C. L. (1993). Social relationship and health-related behavior. New York: Behavioral Publications.

Carr. (2001). Quality of life; its definition and measurement, Research in Development Disabilities.

Chalman, K. C. (1994). Quality Of Life In cancer patients a hypothesis. Florida: Academic Pres Inc.

Funch, D. P.,Marshall, J. R.,& Gebhardt, G.P. (1986). Assessment of a short scale to measure social support. Social Science & Medicine. Vol.5 No.1. New York: Oxford University Press. Diakses tanggal 4 Februari 2015 dari: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10388169

Fridari, D.A & Diatmi, K. (2014). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kualitas Hidup Orang HIV dan AIDS Di Yayasan Spirit Paramacitta. Jurnal Psikologi. Vol.1 No.2. Bali: Fakultas Psikologi Universitas Kedokteran. Diakses tanggal 25 Januari 2015 dari: http://ojs.unud.ac.id/index.php/psikologi/article/view/8549

Gelbina. (2008). Menopause. dari (http://luluvikar.wardpress.com) diakses pada tanggal 27 Oktober 2008

Hou, Nan, Michelle, A, & George J, (2004). Relationship Of Age And Sex To Health-Related Quality Of Life In Patients With Heart Failure. American Journal of Cristal Care. Vol.13 No.2. Indianapolis: Indiana University. Diakses tanggal 25 Januari 2015 dari: http://ajcc.aacnjournals.org/content/13/2/153.full.

Lawton, M. P. (1983). Evironment and Other Determinants Of Well-Being In Older People. Cambridge: Polity Press.

Lewis, Julie A. Lewis, Sharon L. Manne, Katherine N. DuHamel,Suzanne M. Johnson Vickburg, Dana H. Bovbjerg, Violante Currie, Gary Winkel, & William H. Redd. (2001). Social Support, Intrusive, Thoughts, and Quality Of Life in Breast Cancer Survivors. Journal of Behavioral Medicine. Vol.24 No.3. New York: American New York Cancer. Diakses tanggal 13 Desember 2014 dari: http://link.springer.com/article/10.1023%2FA%3A1010714722844

Mulyani, S. N. (2007). Menopause Akhir Siklus Menstruasi pada Wanita di Usia Pertengahan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Nurhasanah, Haripurnomo, K, & Carla, M. (2009). Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Hidup Pada Masyarakat Daerah Bencana Pasca Gempa Bumi Di Kabupaten Sleman 2008. Jurnal Kedokteraan Vol. 25 No.01. Yogjakarta: Universitas Kedokteraan Gadjah Mada. Diakses tanggal 5 Maret 2015 dari:http://www.e-jurnal.com/2014/10/hubungan-tingkat-depresi-dengan.html.

Noviarini A. N., Dewi P, M., & Prabowo, H. (2013). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kualitas Hidup Pada Pecandu Narkoba Yang Sedang Menjalani Rehabilitas. Jurnal Psikologi. Vol.5 No.2. Depok: Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma. Diakses tanggal 24 Oktober 2014 dari: http://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/pesat/article/view/957.

Pangkahila, W. (2005). Disfungsi Seksual Wanita. Denpasar: Erlangga.

Primardi, A & Hadjan, R. N. M. (2010). Optimisme, Harapan, Dukungan Sosial Keluarga, Dan Kualitas Hidup Orang Dengan Epilepsi. Jurnal Psikologi. Vol.3 No.2. Yogjakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Diakses tanggal 10 Januari 2015 dari: http://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/psiko/article/view/228

Priyatno, D. (2010). Belajar Cepat Olah Data Statistik dengan SPSS. Yogyakarta: CV.Andi Offset.

Proverawati, A, & Sulistyawati, E. (2010). Menopause Dan Sindrome Premenopause. Yogjakarta.

Rook & Dooley. (1985). Dukungan sosial. Diakses tanggal 14 Februari 2015 dari: http://www.e-psikologi.com/artikel/lanjut-usia/dukungan-sosial-pada-wanita menopause

Sarafino, E. P. (1994). Healthy Psycology. New York: John Wiley n Sons.

Smet, B. (1994). Psikologi Kesehatan. Jakarta: PT. Grasindo.

Syarifa, dkk. (2011). Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua Dengan Komitmen Terhadap Tugas Pada Siswa Akselerasi Tingkat SMA. Insan jurnal Psikologi. Vol.13 No.01. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Hang Tuah. Diakses tanggal 22 November 2014 dari: http://journal.unair.ac.id/filerPDF/artikel%201-13-1.pdf

Tamara, E, Bayhakki, & Nauli A, F. (2014). Hubungan Dukungan Keluarga Dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Jurnal Keperawatan Vol.1 No.2. Riau: Ilmu Keperawatan. Diakses tanggal 20 Januari 2015 dari: http://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article/view/3433.

Whatley, C.K., Dilori & Yeage, K. (2010). Examining The Relationship of Depressive Symptoms, Stigma, Social Support and Regimen Specifik Support on Quality Of Life In Adult Patients With Epilepsy. Health Education Research Vol.25 No.4. USA : University Press. Diakses tanggal 5 Desember 2014 dari: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20167608




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/diversita.v4i1.1566

Refbacks

  • There are currently no refbacks.