Gambaran Psychological Well-Being Pekerja Sosial Dian Bersinar Foundation Medan

Sarina Sarina

Abstract


Dian Bersinar Foundation adalah yayasan yang memberikan pendidikan bagi anak-anak pinggiran rel kereta api, secara khusus di daerah Thamrin Plaza dan juga anak-anak yang bermukim di Kelurahan Aur, Medan. Psychological well-being berkaitan dengan bagaimana seseorang mampu berfungsi positif secara psikologis dalam hidupnya, yang diukur dengan melihat enam dimensi yaitu penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan dalam hidup serta pertumbuhan pribadi. Dengan kondisi hidup dan bekerja yang dialami pekerja sosial, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi psychological well-being pekerja sosial Dian Bersinar Foundation Medan serta faktor-faktor apa saja yang menyebabkan dan memengaruhi kondisi psychological well-beingnya. Penelitian dilakukan dengan wawancara dan observasi terhadap satu orang subjek dan dua orang informan, yaitu rekan kerja dan anak didik subjek di Dian Bersinar Foundation. Hasil penelitian menunjukkan kondisiĀ  psychological well-being pada subjek juga dipengaruhi oleh perasaan bahagia, faktor dukungan sosial dan religiusitas.


Keywords


Psychological Well-being; Pekerja Sosial

Full Text:

PDF

References


Anonim. (2010). Undang-Undang Kesejahteraan UU No. 11 Tahun 2009. Jakarta:Penerbit Sinar Grafika.

Asmadi, A. (2003). Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif serta Kombinasinya dalam Penelitian Psikologi. Jakarta : Pustaka Belajar.

Bastaman, H.D. (1996). Meraih Hidup Bermakna.

Bungin, B.H.M. (2007). Penelitian Kualitatif : Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial. Jakarta : Kencana Prenama Media Group

De Lazzari, S.A. (2000). Emotional intelligence, meaning, and psychological well-being: a comparison between early and late adolescence.

Fahrudin, A. (2012). Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung : PT Refika Aditama.

Friedlander, W. A. (1961). Introduction to Social Welfare. New Jersey : Prentice Hall, Inc.

Levin, J. S. (1994). Religion in Aging and Health.United States of America: Sage Publications, Inc.

Linley, J. (2004). Positive Psychology In Practice. United States of America:John Wiley & Sons, Inc.

Macht, M., Quam, J. (1986). Social Work An Introduction. United States of America : Bell & Howell Company.

Moleong, L. J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosda Karya.

Papalia, D. E., Old, S. W., & Feldman, R. D. (2008). Human Development (Psikologi Perkembangan). Jakarta : Kencana.

Papalia, D. E., Old, S. W., & Feldman, R. D. (2014). Menyelami Perkembangan Manusia, Experience Human Development. Jakarta:Mc Graw Hill

Poerwandari, E. K. (2007). Pendekatan Kualitatif untuk Penelitian Perilaku Manusia. Depok : LP3S-UI.

Ryff, C.D. (1989). Happiness is Everything, or is it? Exploration on The Meaning of Psychological Well-Being Journal of Personality and Social Psychological,57, 1060-1081.

Ryff, C.D. (1989). Beyond Ponce Deleon and Life Satisfaction : New Directions In Quest of Successful Ageing. Interactional Journal of Behavioral Development, 12 (1) 35-55.

Ryff, C. D. & Essex, M. J. (1992). The Interpretation of Life Experience and WellBeing : The Sample Case of Relocations Psychological and Aging, 7 : 507- 517.

Ryff, C. D. (1995). Psychological Well-Being in Adult Life. Current Directions In Psychological Science, vol 4:99-104.

Sarafino, E. P. (1990). Health Psychology : Biopsychosocial Interaction. United States of America : John Wiley & Sons, Inc.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Susanti. (2012). Hubungan harga diri dan Psychological Well Being pada Wanita Lajang ditinjau dari Bidang Pekerjaan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 1 No. 1.

Trianto & Tutik, T. T. (2006). Tinjauan Yuridis Hak serta Kewajiban Pendidik menurut UU Guru dan Dosen. Surabaya : Prestasi Pustaka.

Wikanestri, W & Prabowo, A. (2015). Psychological Well-Being pada Pelaku Wirausaha. Seminar Psikologi & Kemanusiaan, Psychology Forum UMM: Malang.

Wrzesniewski, A. (2003). Finding Positive Meaning in Work. In K. S. Cameron., J. E. Dutton., & R. E. Quinn (Eds.). Positive Organizational Scholarship (pp.296-308). San Fransisco : Berrett-Koehler.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/diversita.v4i1.1567

Refbacks

  • There are currently no refbacks.