Pengaruh Bimbingan Kelompok dan Harga Diri terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas X SMAN 5 Takengon Aceh Tengah

Afrina Sarwan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kepercayaan diri siswa yang mengikuti layanan bimbingan kelompok (BKp) melalui teknik latihan asertif dan teknik dis­kusi, perbedaan kepercayaan diri siswa yang memiliki harga diri tinggi dan  yang memiliki harga diri rendah, serta interaksi bimbingan kelompok dan harga diri dalam mempengaruhi kepercayaan diri siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain factorial 2x2. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 5 Takengon sebanyak 58 orang yang terdiri dari dua kelas, 30 orang siswa menjadi kelompok eksperimen diberikan BKp melalui latihan asertif, dan 28 orang sebagai kelompok kontroldiberikan BKp dengan tehnik diskusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner kepercayaan diri dan harga diri. Data dianalisis menggunakan  ANAVA yang  menunjukkan hasil bahwa, pertama terdapat perbedaan kepercayaan diri siswa yang diberikan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik latihan asertif dan diskusi. kedua, terdapat perbedaan kepercayaan diri siswa yang memiliki harga diri tinggi dan harga diri rendah. Dan ketiga, terdapat interaksi antara bimbingan kelompok dan harga diri dalam mempengaruhi kepercayaan diri siswa.

 


Keywords


Kata Kunci: Bimbingan Kelompok latihan asertif, diskusi, harga diri, dan kepercayaan diri siswa.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Amien. (2000). Peningkatan Kepercayaan Diri Remaja Melalui Konseling Kelompok. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

Amti. (1992). Bimbingan Konseling. Jakarta: Dep. Dik. Bud: PT Proyek Pembinaan Pendidikan

Anchok, J. (2000). Outbound Manajemen Trainng. Yogyakarta: UII Press

Angelis, B.D. (2000). Percaya Diri: Sumber Sukses dan Kemandirian. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Atmaja, J.R. (2016). Tahapan dalam Bimbingan Konseling kelompok.http://jati-rinakriatmaja.blogspot.co.id/2014/10/tahapan-dalam-bimbingan-dan-konseling.html (Diakses Maret 2017)

Azwar, S. (2010). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bulatau. J. (1971). Teknik Diskusi Berkelompok. Yogyakarta: Kanisius

Coopersmith, S. (1967). The Antecendent of self Esteem. San Fransisco: W.H Freeman and Company.

Corey, G. (2003). Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: PT Refika Aditama

Darajat, Z. (1982). Pendidikan Agama dan Pembinaan Mental. Jakarta: Bulan Binta

Dariuszky, G. (2004). Membangun Harga Diri. Bandung: CV. Pionir Jaya

Djamarah. S. (2005). Guru dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukasi Suatu Pendekatan Teoritis Psikologis. Jakarta: Rineka Cipta

Fatimah, E. (2010). Psikologi perkembangan (perkembangan peserta didik). Bandung: Pustaka Setia

Gael, L. (1994). Mendidik Anak agar Percaya Diri (Alih Bahasa: Ediati Kamil). Jakarta: Arcon

Hakim, T. (2005). Belajar Secara Efektif. Jakarta: Puspa Swara.

Hallen, A. (2005). Bimbingan dan Konseling. Edisi Revisi. Jakarta: Quantum Teaching.

Hartinah, S. (2009). Bimbingan Kelompok. Bandung: PT Refika Aditama

Harter, S. (1999). The Construction of The Self: A Developmental Perspective. New York: The Guilford Press.

Khotimah, N. (2014). Penggunaan konseling kelompok Rasional Emotif Behavior Therapy untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri dalam Berinteraksi Sosial Siswa Madrasah Aliyah Purwosari. Jurnal Bimbingan Konseling. Volume 1 Nomor 1.

Latipun. (2003). Psikologi Konseling. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang

Makmun, A.S. (2007). Psikologi Kependidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya

Nursalim dkk. (2005). Strategi Konseling. Surabaya. Unesa University Press

Prayitno. (1995). Layanan Bimbingan Dan Konseling Kelompok Dasar Dan Profil. Jakarta: Rineka Cipta.

Rahmawati, H. (2008). Modifikasi Prilaku. Malang: LP3 Universitas Muhamaddiyah Malang

Riswanto. (2016). Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Dalam Mengembangkan Konsep Diri Positif Siswa. Diakses dari https://riswantobk.wordpress.com/2011/04/15/pelaksanaan-layanan-bimbingan-kelompok-dalam-mengembangkan-konsep-diri-positif-siswa/ (diakses Maret 2017)

Romlah, T. (2001). Teori dan Praktek Bimbingan dan Konseling Kelompok. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Rustiati, I., & Ridwan. (2008). Program Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Kemampuan Interpersonal Peserta didik. Bandung: Sekolah Pascasarjana UPI.

Sarwono, S.S. (2002). Berkenalan dengan Aliran-aliran dan tokoh psikologi. Jakarta: Bulan Bintang

Seto, M. (2011). Positive Thinking vs Positive Attitude. Yogyakarta: Locus

Simbolon, R.R. (2013). Profil Kepercayaan diri Peserta Didik dan Implikasinya Terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

Sugiono, (2010). Motode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Surya, M. (2011). Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung: PPB-UPI.

Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Prakteknya. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahyuni, Y. (2008). Program Bimbingan Kelompok Untuk Mengembangkan Kemampuan Penyesuaian Sosial Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri Anyer(Tesis). Bandung: SPs – UPI

Winkel, W.S. (1991). Bimbingandan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Wibowo, E.M. (2005). Konseling Kelompok Perkembangan. Semarang: Unnes Press




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/diversita.v4i1.1603

Refbacks

  • There are currently no refbacks.