Hubungan Antara Pemenuhan Kebutuhan Psikologis Dengan Semangat Kerja Pada Karyawan Bank Mandiri Cabang Balige

Mulia Siregar(1*),


(1) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kebutuhan psikologis dengan semangat kerja karyawan di PT Bank Mandiri Cabang Balige. Adapun metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan model korelasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dimana seluruh populasi menjadi sampel penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 karyawan. Instrument dalam penelitian ini menggunakan dua skala yaitu semangat kerja dan pemenuhan kebutuhan psikologis. Hasil penelitian dilihat dari pearson correlation rxy = 0,657 dan p = 0,000 < 0,050. Kemudian nilai determinan (R2) dari hubungan variabel bebas  dengan variabel terikat adalah sebesar R2 = 0,432. Ini menunjukkan bahwa Semangat Kerja dibentuk oleh Pemenuhan Kebutuhan Psikologis sebesar 43,2%. Hasil ini menujukkan bahwa terdapat hubungan positif antara pemenuhan kebutuhan psikologis dengan semangat kerja. Artinya semakin Tinggi Pemenuhan Kebutuhan Psikologis, maka semakin tinggi Semangat Kerja dan begitu juga sebaliknya. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka hipotesis yang diajukan diterima, yaitu ada hubungan antara pemenuhan kebutuhan psikologis dengan semangat kerja.

Keywords


Pemenuhan Kebutuhan Psikologis, Semangat Kerja

Full Text:

PDF

References


Ahmad Tohardi, 2002, “Pemahaman Praktis SDM”, Bandung, Penerbit Mandar Maju

Anaroga, P dan Suyati, S. 1995. Psikologi Indutri dan Sosial.Jakarta : Dunia Pustaka Jaya.

Anoraga, Panji. 1998. “Psikologi Kerja”. Cetakan Kedua. Jakarta, Penerbit Rineka Cipta.

Arikunto, S. 1987. Prosedur Penelitian. Suatu pendekatan Praktik Jakarta : Bina Aksara.

As’ad, M. 1991. Psikologi Inustri dan Organisasi Seri Ilmu Sumber Daya Manusia. Edisi Keempat. Yogyakarta : Sigma Alpha.

Danim, Sudarwan. 2004. “Motivasi Kepimpinan dan Efektivitas Kelompok”, Jakarta : Penerbit Rineka Cipta.

Flippo. 1987. Management Personalia. Jilid 1. Edisi Keenam. Penterjemah Moh. Masud.Jakarta : Erlangga

Finlay, Sartain dan Tate, 1954, “Manajemen SDM”, Dr. Mutiara S. Panggabean, ME., Cetakan Kedua, Agustus, 2004, Hal 21

Lisnawaty, 1996.Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Psikologis (Rasa Aman, Kasih Sayang dan Harga Diri) dengan Prestasi Belajar Siswa di SMU Swasta Sinar Husni Helvetia Medan.Skripsi (tidak diterbitkan) Fakultas Psikologi, Universitas Medan Area.

Maslow, A. H. 1984. Motivasi dan Kepribadian. Seri Manajemen. No. 104.Jakarta : Gramedia

Mengapa Perlu Pensiun Sedini Mungkin”, 25 Mei 2007, Internet website http://www.google.co.id.

Moekijat.1997. Manajemen Tenaga Kerja dan Hubungan Kerja.Bandung : Penerbit CV. Pionir Jaya.

Nawawi, H. Hadari dan Martini Hadari. 1990. “Administrasi Personel Untuk Peningkatan Produktivitas Kerja”, Cetakan Pertama. Jakarta : Penerbit CV Haji Masagung.

Nitisemito, Alex S. 1996. “Manajemen Sumber Daya Manusia”,Cetakan Sembilan. Edisi Ketiga. Jakarta : Penerbit Ghalia Indonesia.

Schneiders, P. S. 1964 Personnel Adjustment and Mental Health New York : Holt Rineheart and Winston

Saydam, Gouzali. 1996. “Manajemen Sumber Daya Manusia”,Cetakan Pertama. Jakarta, Penerbit PT. Toko Gunung Agung.

Sugyono, Susanto Agus. 2015. “Cara Mudah Belajar SPSS dan Lisrel”, Cetakan pertama. Bandung Penerbit ALFABETA,cv

S. Hall Calvin dan Lindzey Gardner. 1993. Psikologi Kepribadian 2, Teori-teori Holistik (Organismin-Fenomenologis). Yogyakarta. Penerbit Kanisius.

Www.google.co.id., 2007, Editorial Djajendra, Int. Kebijakan-Wawasan-Motivasi-Pengetahuan

Widagdo, Budi. 2009. Hubungan antara Human Relation dengan Semangat Kerja Karyawan PT karya Mandiri Energindo. (diterbitkan) Fakultas Psikologis, Universitas Muhammadyah Surakarta.

Zainun, Buchari. 2004. “Manajemen dan Motivasi”, Edisi Revisi. Jakarta : Penerbit Balai Aksara




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/diversita.v5i1.2471

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.