Hubungan antara Religiusitas dengan Hardiness pada Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri Binjai


Indah P Santana(1*), Istiana Istiana(2),


(1) Universitas Medan Area
(2) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara religiusitas dengan kepribadian tangguh (hardiness) pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Binjai. Sampel dalam penelitian ini adalah 56 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yakni dengan teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Sejalan dengan pembahasan yang ada dalam landasan teori, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan positif antara religiusitas dengan kepribadian tangguh (hardiness) pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Dengan asumsi bahwa semakin tinggi religiusitas  maka akan semakin tinggi kepribadian tangguh (hardiness) ibu tersebut, demikian sebaliknya semakin rendah religiusitas  maka akan semakin tinggi kepribadian tangguh (hardiness) ibu tersebut. Penelitian ini menggunakan skala religiusitas yang terdiri dari 5 aspek yakni Religious Belief (The ideological dimension), aspek Religious Practise (The ritualistic dimension), aspek Religious Feeling (The experiental dimension), aspek Religious Knowledge (The intelektual dimension), aspek Religious Effect (The consecquental dimension), dan skala kepribadian tangguh (hardiness) yang terdiri dari 3 aspek yakni komitmen, kontrol, dan tantangan. Pengumpulan data dilakukan dengan skala Likert. Untuk menguji Hipotesis yang diajukan dilakukan dengan koefisien korelasi (rxy = 0, 949 ; p < 0,000).Artinya ada hubungan antara religiusitas dengan kepribadian tangguh (hardiness).

Keywords


Hardiness, Religiusitas

Full Text:

PDF

References


Blgbee, Jerl, L. (1992). Family Stress, Hardiness, and Ilness: A pilot study, Family Relation.

Cahyani, R. A (2015) Penerimaan Diri Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Mojokerto. UNIMMI. Malang

Geonifam. (2010). Mengasuh dan Mensukseskan Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Garailmu

Glock, C. & Stark, R. (1999). Religion and Society In Tension. Chicago: University of California

Hadi. (2004). Petunjuk Pada Penelitian Kuantitatif. Gemilang Jaya.

Hadjam. (2004). Bentuk-bentuk Kepribadian Tangguh. Cetakan Gramedia, Jakarta.

Hawari, D. 1996. Al-Qur’an: Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa. Jakarta: Dana Bhakti Prima Yasa

Hidayat. (2007). Hubungan Bathin Orang Tua & Anak. Jakarta: Rajawali.

Hystad, S. W & Ied J. (2011) Psychological Hardiness Predict Admission Into Norwegian Military Officer Schools. Military Psychology.

Maddi, S. R (2002). The Story Of Hardiness: Twenty Years Of Theorizing, Research, and Pratice. Consulting Psychology Journal: Pratice and Research, Vol. 54, No. 3

Permeneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak No. 10. (2011).Kebijakan Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus

Prihastuti, El Nora Theresiawati. (2003). Hubungan Antara Tingkat Religiusitas dengan Metode Active Coping Stress Dimana Tingkat PTSD Merupakan Variabel Kontrol pada Pengungsi Remaja Asal Sampit sebagi Santri Pondok Pesantren Darussalam Ketapang Sampang Madura. Surabaya : Universitas Airlangga

Relawu, R.S. (2007). Hubungan Antara Religiusitas dengan Kecerdasan Emosi pada Remaja Beragama Islam. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Depok.

Safaria, T. (2005). Autisme: Pemahaman Baru Untuk Hidup Bermakna Bagi Orang Tua. Yogyakarta : Graha Ilmu.




DOI: https://doi.org/10.31289/diversita.v5i2.2839

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.