KEABSAHAN DIGITAL SIGNATURE DALAM PERJANJIAN E-COMMERCE

Rehulina Rehulina

Abstract


Transaksi perdagangan elektronik atau electronic commerce transaction yang biasa disebut dengan e-commerce adalah kegiatan dalam bidang perniagaan yang banyak menggunakan jaringan internet dalam melakukan penawaran dan permintaan.Menurut Mariam Darus Badrulzaman istilah lain yang dipakai untuk e-commerce di antaranya kontrak dagang elektronik, kontrak siber, transaksi dagang elektronik, dan kontrak web.Electronic Commerce transaction adalah transaksi dagang antara penjual dan pembeli untuk menyediakan barang, jasa, atau mengambil alih hak melalui media elektronik dimana para pihak tidak hadir secara fisik dan menggunakan jaringan umum dengan sistem terbuka yaitu internet.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yang merupakan suatu metode penelitian yang mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan.Penelitian yuridis normatif yang dilakukan dengan upaya menganalisis permasalahaan dalam penelitian melalui pendekatan asas-asas hukum serta mengacu pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan yang erat kaitannya dengan pokok bahasan. Mengutip istilah Ronald Dworkin, penelitian ini juga disebut dengan penelitian doctrinal (doctrinal research), yaitu suatu penelitian yang menganalisis hukum baik yang tertulis di dalam buku (lawas written in the book), maupun yang diputuskan oleh hakim melalui proses pengadilan (law as it is decided by the judge through judicial prcess).Tanda tangan digital harus diterima keabsahannya sebagai tanda tangan dengan alasan sebagai berikut:Tanda tangan digital merupakan tanda tangan yang bisa dibubuhkan oleh seseorang atau beberapa orang yang diberikan kuasa oleh orang lain yang berkehendak untuk diikat secara hukum;Sebuah tanda tangan digital dapat dimasukkan dengan menggunakan peralatan mekanik, sebagaimana tanda tangan tradisional/konvensional;Sebuah tanda tangan digital sangat mungkin bersifat lebih aman atau lebih tidak aman sebagaimana kemungkinan ini juga terjadi pada tanda tangan tradisional/konvensional;Waktu membubuhkan tanda tangan digital, niat sipenandatangan yang menjadi keharusan juga bisa dipenuhi sebagaimana pada tanda tangan tradisional/konvensional.


Keywords


keabsahaan, digital signature, UU

Full Text:

PDF

References


Bajaj Kamlesh K & Debjani Nag, E-Commerce Revolusi Baru Dunia Bisnis, (Surabaya : Akana Press, 2000).

Ibrahim Jhonny, Teori & Metodologi Penelitian Hukum Normatif, (Jakarta : Bayumedia, 2005).

Marzuki Peter Mahmud, Penelitian Hukum, (Jakarta : Kencana, 2006).

Naja H. R.Daeng, Contract Drafting (Seri Keterampilan Merancang Kontrak Bisnis ) Cetakan Kedua, (Bandung : Citra Aditya Bakti, 2006).

Nasution Bismar, Metode Penelitian Normatif dan Perbandingan Hukum (Makalah Disampaikan Dalam Dialog Interaktif Tentang Penelitian Hukum dan Hasil Penulisan hukum Pada Makalah akreditasi), (Medan : Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Tanggal 18 Februari 2003).

Raharjo Budi, Kajian Kerangka Hukum Digital Signature, 2003, www.google.co.id, 8 Desember 2007.

Sitompul Asri, Hukum Internet Pengenalan Mengenai Masalah Hukum di Cyberspace, (Bandung : Citra Aditya Bakti, 2001).

Soekanto Soerjono, Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif, (Surabaya : Bayumedia, 2006),

Antonio Ruiz-Martínez, Daniel Sánchez-Martínez, María Martínez-Montesinos, Antonio F Gómez-Skarmeta. Journal of Theoretical and Applied Electronic Commerce Research. Curicó: Dec 2007. Vol. 2, Iss. 3; pg. 94, 16 pgs,www.proquest,digital signature.

Julius Indra Dwipayono Singara, Pengakuan Tanda Tangan Elektronik Dalam Hukum Pembuktian Indonesia,www.legalitas.org/database/artikel/pidana/esign.

Mohamad S. Tuharea, Kajian Kerangka Hukum Digital Signature , 2003. www.google.co.id.

Muhammad Aulia Adnan, Aspek Hukum Protokol Pembayaran Visa/Mastrecard Secure Electronic Transation, Fakultas Hukum Universitas Indonesi, 2000, www.majalahtrust.com/hukum.

www.aptel.depkominfo.go.id/naskah_akademik_RUU_ITE_2006, Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, Departemen Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

www.depkominfo.go.id, Badan CA Akan Terbitkan Sertifikat Elektronik.

www.aptel.depkominfo.go.id/naskah_RUU_ITE_2006, Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, Departemen Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Eletronik.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/doktrina.v1i1.1609

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License