PERLINDUNGAN OBJEK PEMAJUAN KEBUDAYAAN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 2017

Zulkifli AR, Azhari AR

Abstract


HKI merupakan bagian dari kebudayaan, HKI harus dibangun sesuai dengan budaya kita sendiri. Dengan perkataan lain harus didasarkan kepada falsafah negara yaitu Pancasila sebagai pengamalan nilai-nilai hukum bangsa. Jiwa pancasila ini telah ada dalam kehidupan bangsa Indonesia sejak zaman dahulu kala seiring dengan adanya bangsa Indonesia itu sendiri. Pancasila ini merupakan ciri khas yang menjadi pembeda bangsa Indonesia dengan bangsa lainnya. (T. Mansyurdin 1994:30).Bahwa keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia sangat rentan terhadap pengaruh globalisasi sehingga dapat menimbulkan perubahan nilai budaya dalam masyarakat. Keanekaragaman tersebut dapatlah disebut seperti suku, bahasa, adat, seni, sastra yang dapat menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang kaya akan budayanya.


Keywords


bangsa yang kaya, HKI

Full Text:

PDF

References


T. Mansyurudin, Pancasila, Kelompok Studi Hukum Masyarakat, Medan, 1994

Ok Saidin, Perspektif HKI Sebagai Paradigma Pembangunan Bangsa, (Makalah Medan, 2017)

Koentjaraningrat, Pengantar Ilmu Antrapologi, Aksara Baru, Jakarta 1986

Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan

Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang Tentang Kebudayaan

H. Nursid Sumaatmadja, dkk. Perspektif Global. Penerbit Universitas Terbuka, 2015

Perwira, Orasi Ilmiah, Disampaikan pada Dies Natalies ke -59 Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Medan, 2013

Hertati, dkk, Ilmu Sosial Budaya Dasar, Penerbit Universitas Terbuka. 2010


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License