KEKUATAN SUMPAH LI’AN MENURUT FIQH ISLAM

Riswan Munthe(1*),


(1) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


Sebagai umat Islam yang menjalani kehidupan dalam berumah tangga harus berdasarkan
aturan yang sudah ada dalam fiqh Islam. Masalah perceraian sudah sering terjadi bagi
suami dan istri, seorang suami atau seorang isteri tidak dapat begitu saja melakukan
perceraian, sebab perceraian pada dasarnya menurut ketentuan hukum Islam tetap terlarang
terkecuali didukung oleh alasan. Banyaknya alasan perceraian yang diatur dalam fiqh
Islam yaitu ‘ila’, zhihar, li’an, khulu’, fasakh, syiqaq, dan nusyuz. Salah satu alasan cerai
ialah karena li’an, yaitu suami menuduh istrinya berzina dengan laki-laki lain atau tidak
mengakui anak yang ada dalam kehamilan isterinya bukan anak sah. Maka karena itu harus
ada punya 4 orang saksi yang melihat peristiwa itu. Lalu ia bersumpah dan mengucapkan
kata-kata “sesungguhnya saya akan dilaknat Allah jika ia berdusta. Oleh karena itu alasan
karena li’an bukan sembarangan, jadi harus mampu mempertanggungjawabkan secara
syariat Islam.


Keywords


kekuatan sumpah, li’an, fiqh Islam

Full Text:

PDF

References


Asmuni, 2004, Hukum Kekeluargaan

Islam Azas Pembinaan Keluarga

Menuju Kehidupan Yang

Harmonis, Duta Azhar, Medan.

Chatib Rasyid, Syaifuddin, 2009, Hukum

Acara Perdata Dalam Teori dan

Praktik pada Peradilan Agama,

UII Press, Yogyakarta.

Hasan Ayyub, Yaikh, 2005, Fikih

Keluarga, Pustaka Al-Kautsar,

Jakarta.

Idris Ramulyo, Mohd, 2004, Hukum

Perkawinan Islam Suatu Analisis

dari Undang-Undang No. 1

Ttahun 1974 dan Kompilasi

Hukum Islam, PT. Bumi Aksara,

Jakarta.

Kamal Pasha, Mustafa, Dkk, 2003, Fikih

Islam, PT. Citra Karsa Mandiri,

Yogyakarta.

Manan, Abdul, 2006, Penerapan Hukum

Acara Perdata Di Lingkungan

Peradilan Agama, Kencana,

Jakarta.

Nur, Djamaan, 1993, Fiqih Munakahat,

Dina Utama, Semarang.

Rofiq, Ahmad, 1997, Hukum Islam Di

Indonesia, PT Raja Grafindo

Persada, Jakarta.

Syarifuddin, Amir, 2007, Hukum

Perkawinan Islam di Indonesia

Antara Fiqh Munakahat dan

Undang-Undang Perkawinan,

Kencana, Jakarta.

Usman, Suparman, Hukum Islam AsasAsas

dan Pengantar Studi Hukum

Islam dalam Tata Hukum

Indonesia, PT. Gaya Media

Pratama, Jakarta.

Yunus Daulay, Mahmud, Nadlrah

Naimi, 2011, Fiqih Muamalah,

Ratu Jaya, Medan.

Yahya Harahap, M, 2010, Hukum Acara

Perdata Tentang Gugatan,

Persidangan, Penyitaan,

Pembuktian, dan Putusan

Pengadilan, Sinar Grafika,

Jakarta.

B. Peraturan Perundang-Undangan

Kompilasi Hukum Islam

Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009

tentang perubahan kedua atas

Undang-Undang Nomor 1989

tentang Peradilan Agama.

C. Website

Dodik handoko.“Perceraian Kerena Li’a

n”. Melalui http://situscoplug.b

logspot.com/2011/12/perceraia

n-karena-lian.html, di akses

pada tanggal 20 Oktober 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/jiph.v3i1.1890

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

ISSN 2355-987X (Print) | ISSN 2622-061X (Online)