ISTIHSAN SEBAGAI SUATU METODE ISTINBATH HUKUM

Mustamam Mustamam(1*),


(1) UISU
(*) Corresponding Author

Abstract


Al-Qur’an dan sunnah merupakan sumber hukum, sedangkan kias, istihsan,
istishlah, dan lain-lain merupakan cara-cara yang ditempuh oleh para mujtahid dalam
menetapkan hukum untuk mendapatkan hukum yang sesuai dengan kehendak al-Qur’an
dan sunnah. Barangkali lebih tepat kalau al-Qur’an dan sunnah dinamakan sumber hukum,
sedangkan kias, istihsan, istishlah, dan lain-lain disebut metode istinbath hukum

Keywords


istihsan, istinbath Hukum

Full Text:

PDF

References


Amir Syarifuddin, Ushul Fiqh, Jld.

, Kencana Prenada Media Group,

Jakarta, 2009

Abdul Wahhab Khallaf, KaidahKaidah Hukum Islam, Risalah,

Bandung, 1985

Ahmad bin Hanbal, Al-Musnad

(Beirut: dar Jail, t.t.), Juz. 19, No.

riwayat 9125

Ad- Darimi, Sunan Ad-Darimi

(Beirut: Dar Kutub al-Ilmiyyah,

t.t.), Juz. 5, No. riwayat 1779

Iskandar Usman, Istihsan dan

Pembaharuan Hukum Islam, PT.

Raja Grafindo Persada, Jakarta,

Ensiklopedi Hukum Islam, op.cit.,

hlm. 772.

Muslim, Shahih Muslim (Beirut:

dar Jail, t.t.), Juz. 6, No. riwayat

Satria Effendi, Uhul Fiqh,

Kencana Prenada Media Group,

Jakarta, 2009

Tim Penyusun, Ensiklopedi

Hukum Islam, Jld.3, PT. Ichtiar

Baru Van Hoeve, Jakarta, 2000

Totok Jumantoro, Samsul Munir

Amin, Kamus Ushul Fikih,

Amzah, Jakarta, 2009,




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/jiph.v2i2.2068

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

ISSN 2355-987X (Print) | ISSN 2622-061X (Online)