Kendala Perbankan Dalam Meningkatkan Kapasitas Koperasi Melalui Pola Joint Financing


Nisabilah Anjani(1*), Tarsisius Murwadji(2), Bambang Daru Nugroho(3),


(1) Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran.
(2) Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran.
(3) Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran.
(*) Corresponding Author

Abstract


This paper aims to develop a joint financing method between banks and cooperatives in which cooperatives in globalization look increasingly lagging behind due to unfinished capital problems and a system that is still traditional at a time of increasingly modern world developments. Therefore, the government made regulations to overcome this problem by creating a Linkage Program. The problem is focused on the cooperative relationship at the Joint financing stage as one of the models of the Linkage program, between South Bandung Farmers Cooperatives with BPR Bandung Kidul. There are various problems in achieving fair and legal cooperation. The method used in this research is normative juridical analysis with descriptive analytical writing methods. This study concludes that the obstacles that hamper the Joint financing relationship, one of which is the ownership of majority shares by cooperatives that can harm the principle of prudence and good corporate governance of the bank. Secondly, in the joint financing relationship between cooperatives and banks in practice no agreements were carried out which could result in business interference by both parties.


Keywords


Business Law, Cooperatives, Banking, Linkage Programs, Joint Financing.

Full Text:

PDF

References


Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 jo Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan

Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 03/Per/M.KUKM/III/2009 tentang Pedoman umum Linkage program

Arifin, J. (2013). Hubungan Hukum Kemitraan Dalam Linkage Program Perbankan Syari’ah. Jurnal Ekonomi Islam, 4(2):43-54.

Amalia, E. (2009). Keadilan Distributif dalam Islam: Penguatan peran LKM dan UKM di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Budisantoso, Totok & Triandaru, S. (2006). Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta: Salemba Empat.

Hadhikusuma, R.T.S.R. (2002). Hukum Koperasi Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo.

Hanun, N. (2008). Penerapan Manajemen Resiko Hukum di Bidang Perkreditan Perbankan. Skripsi. Universitas Indonesia.

Hermansyah. (2014) Hukum Perbankan Nasional Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Ibrahim, J. (2004). Bank Sebagai Lembaga Intermediasi dalam Hukum Positif. Bandung: Utomo.

Imaniyati, N.S. (2010). Pengantar Hukum Perbankan Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Kartasapoetra, G. (2005). Praktek Pengelolaan Koperasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Komaruddin. (1982). Ekonomi Perusahaan dan Manajemen. Jakarta: Alumni.

Murwadji, T. & Robby, A.H. (2017). Edukasi dan Penyehatan Koperasi Melalui Lingkage Program Perbankan. Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum, 4(3): 454-472.

Mulyati, E. (2016). Kredit Perbankan: Aspek Hukum dan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dalam Pembangunan Perekonomian Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Pasya, N. (2017). Penerapan Good Corporate Governance Pada Manajemen Operasional, Manajemen Risiko, Kepatuhan Syariah dan Dampaknya Terhadap Kinerja Bank BTN Syariah. Tesis. Universitas Islam Negeri.

Prijambodo, (2012). Tata Kelola Yang Baik Pada Koperasi (Good Governance Cooperative) Satu Kebutuhan Peningkatan Kualitas SDM Koperasi. Widiaiswara Kementrian Koperasi dan UKM.

Simanjutak, R. (2006). Teknik Perancangan Kontrak Bisnis. Jakarta: Kontan.

Sitepu, F.S. & Hasyim. (2018). Perkembangan Ekonomi Koperasi di IndonesiaI. Jurnal Niagawan. 7(2): 59-68.

Soemitro, R.H. (1990). Metodologi Penelitian Hukum dan Jurimentri. Jakarta: Ghafia Indonesia.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sulistiowati. (2010). Aspek Hukum dan Realitas Bisnis Perusahaan Grup di Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Sundari, H. (2012). Evaluasi Penerapan Good Corporate Governance Pada Bank PD BPR Sarimadu. Jurnal Sorot, 9(1): 43-58.

Susetya, I.G.P.H., Diantha, I.M.P. & Landra, P.T.C. (2018). Adaptasi Doktrin Promissory Estopel dalam Penyelesaian Ganti Rugi Pada Tahap Pra Kontrak Pada Hukum Kontrak di Indonesia. Jurnal Ilmiah Prodi Magister Kenotariatan. 3(1): 105-121.

Tobing, A. Arkeman, Y. Sanim, B. & Nuryartono, R.N. (2013). Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Tingkat Kesehatan dan Daya Saing di Perbankan Indonesia. Jurnal Manajemen Teknologi. 12(3): 298-318

Trisnawani, T. (2009). Akuntansi Untuk Koperasi dan UKM. Jakarta: Salemba Empat.

Yushita, A.N. (2008). Implementasi Risk Management Pada Industri Perbankan Nasional. Jurnal Pendidikan Akutansi Indonesia. 6(1): 75-86.

Zarkasy, W. (2008). Good Corporate Governance, Pada Perusahaan Manufaktur, Perbankan dan Jasa Keuangan Lainnya. Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.31289/jiph.v7i1.3385

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

ISSN 2355-987X (Print) | ISSN 2622-061X (Online)