Perencanaan Sport Center Di Kota Medan Dengan Tema Arsitektur Difabel

ulia said pertiwi, sherlly maulana, sherlly maulana, rina saraswaty, rina saraswaty

Abstract


Abstrak

Indonesia merupakan negara yang menghargai perbedaan pendapat, kepercayaan, suku, dan budaya antar manusia, sehingga muncul keanekaragaman aktifitas yang dilakukan manusia di suatu tempat. Salah satu aktifitas yangg sering dilakukan manusia adalah berolahraga. Namun, pengembangan dan pembangunan untuk memenuhi kebutuhan aktifitas tersebut sering tidak mempertimbangkan pengguna yang memiliki perbedaan kemampuan (difabel). Peraturan pemerintah tentang difabel sudah ada sejak tahun 1997 yaitu UU no.4 tahun 1997. Oleh karena itu, pengembangan dan pembangunan di tempat-tempat publik/umum harus di rancang dengan memikirkan aktifitas kaum difabel. Perancangan sport center menggunakan pendekatan  perancangan arsitektur difabel. Bangunan yang dirancang ramah terhadap masyarakat berkebutuhan khusus sehingga pengguna yang memiliki keterbatasan kemampuan dapat menggunakan fasilitas dengan mandiri. Tahapan yang digunakan dalam perencanaan sport center ini adalah pengumpulan data, analisis, konsep dan desain.Penataan tapak dan bangunan dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan pengguna berkebutuhan khusus menggunakan fasilitas yang tersedia pada sport center. Bentuk massa bangunan respon terhadap bentuk tapak yaitu bentuk persegi. Massa bangunan kemudian dibagi menjadi 2 lantai dengan sirkulasi vertikal nya menggunakan tangga dan ram. Lantai 1 massa bangunan dimundurkan sebagian ruangnya untuk memberikan bayangan dan mengurangi paparan langsung sinar matahari ke dalam bangunan. Lantai 1 memiliki fungsi sebagai area fasilitas pendukung sport center, yaitu ruang informasi, restoran, retail, toilet dan mushola. Lantai 2 difungsikan untuk arena olahraga.

 

Kata Kunci : Sport Center, Difabel, Arsitektur Difabel

 

Abstract

Indonesia is a country that respects differences of opinion, beliefs, tribes, and cultures among human beings, resulting in the diversity of human activities performed somewhere. One of the activities that people often do is exercise. However, development and development to meet the needs of these activities often do not consider users who have different abilities (disfabel). The government regulation on the disabled has been in existence since 1997, namely Law No.4 of 1997. Therefore, development and development in public places must be designed by considering the activities of the disabled people. Designing a sports center using a design approach difabel architecture. The buildings are designed to be friendly to the community with special needs so that users with limited ability can use the facility independently. Stages used in the planning of this sports center is the collection of data, analysis, concepts and design. Site and building design is designed to provide comfort and ease of users with special needs using the facilities available at the sports center. The form of building mass response to the shape of the tread is square shape. The mass of the building is then divided into 2 floors with its vertical circulation using stairs and ram. The 1st floor of the mass of the building was reversed partly to give shadows and reduce the direct exposure of sunlight into the building. 1st floor has a function as a support facility for sports center, which is information room, restaurant, retail, toilet and prayer room. 2nd floor functioned for sports arena.

 

Keywords : Sport Center, Difabel, Disabled Architecture

Full Text:

PDF

References


Brian Towers and S&P Architects, (2010), Sport England, London

Safety codes council, (2008), Barrier-free design guide, Alberta, Canada

Neufert, Ernst. (1996), Data Arsitek jilid II Edisi 33, Terjemahan Sunarto Tjahjadi, Jakarta: Erlangga

Ching, D.K. Francis, (2000), Arsitektur : Bentuk, Ruang dan Tatanan, Edisi Kedua, Jakarta: Erlangga

Undang-Undang no. 4 Tahun 1997

Undang-Undang no. 19 Tahun 2011

Undang-Undang no. 3 Tahun 2005

http://www.systemkolamrenang.com

https://www.scribd.com/doc/187274376/Rigid-Frame-and-Core

https://bjpile.wordpress.com


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JAUR : JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jaur dan Email: jaur@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License