Evaluasi Perencanaan Bangunan Siphon Pada Bendung Sei Padang Kab. Serdang Bedagai Sumatera Utara

Ido Rizky(1*), Edy Hermanto(2),


(1) universitas medan area
(2) universitas medan area
(*) Corresponding Author

Abstract


Jalur saluran irigasi mulai dari intake hingga bangunan sadap terakhir kadang-kadang harus berpotongan atau bersilangan dengan berbagai rintangan antara lain jalan, saluran/alur alamiah, sungai bahkan jurang. Untuk itu diperlukan bangunan persilangan agar dapat menyeberangkan debit yang dialirkan oleh saluran dari sisi hulu ke sisi hilirnya. Bangunan siphon ini merupakan salah satu bangunan persilangan yang dibangun untuk mengalirkan debit yang dibawa oleh saluran yang jalurnya terpotong oleh sungai. Dari hasil perhitungan dimensi bangunan siphon dengan debit 6,258 m³/dt, diperoleh dimensi bangunan siphon dimana lebar (B)= 1,2 m dan tinggi bangunan siphon = 1,7 m, serta kehilangan tinggi energi terjadi karena adanya peralihan bentuk saluran, gesekan air dengan saluran, belokan dan saringan sebesar 0,124 m. Ini menunjukkan bahwa siphon masih mampu dalam membawa air. Untuk mengurangi kehilangan energi, maka lokasi siphon diusahakan pada bentang sungai terpendek serta memperkecil jumlah belokan pada konstruksi siphon. Tulangan yang digunakan pada bangunan siphon diperoleh menggunakan D13-100 untuk tulangan pokok dan D10-150 untuk tulangan bagi

Keywords


Dimensi; kehilangan tinggi tekanan; siphon

Full Text:

PDF

References


Direktorat Jenderal Pengairan, (1986), Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi KP-01, CV. Galang Persada, Bandung.

Direktorat Jenderal Pengairan, (1986), Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi KP-04, CV. Galang Persada, Bandung.

Direktorat Jenderal Pengairan, (1986), Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi KP-03, CV. Galang Persada, Bandung.

Lim, Y.C., and D.S.Kim, (1981), Hydraulic Design Practice Of Canal Structure. Korea: Sisa Munwha Printing Co.

Ludiana, Tri dan Wilhelmus, (2015), Evaluasi Kinerja Jaringan Irigasi Bendungan Tilong Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, Jurnal Teknik Sipil. 4(1). 1-13.

Peraturan Pemerintah, No. 20. 2006. Tentang Irigasi.

Syahbana, Arifan, 2014, Rekayasa Hidrolika Kestabilan Lereng Dengan Sistem Siphon. Jurnal e-ISSN2354-6638 (online), diakses 2 Maret 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/jcebt.v2i2.1973

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jcebt dan Email: jcebt@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License