Risiko dan Analisis Keputusan Solusi Material Obsolete Instrument dan Electrical Menggunakan Metode FMEA dan AHP


fachri aan silalahi(1*),


(1) Mulawarman University
(*) Corresponding Author

Abstract


PT XYZ memiliki gudang sebagai tempat menyimpan dan merawat material sebelum digunakan dalam pabrik. Pada saat menyimpan material dalam gudang spare part ada material yang tidak dapat digunakan lagi atau disebut dengan obsolete. Material obsolete merupakan material yang sudah diganti dengan merk atau model atau tipe yang berbeda, telah rusak, telah lewat masa pakainya (expired) ataupun sudah tidak dapat digunakan lagi dipabrik serta material detection flag yang telah dilakukan proses duplikasi atau konsolidasi. Penumpukkan material obsolete terus bertambah dalam rak material penyimpanan merupakan risiko tertinggi dari identifikasi risiko menggunakan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dengan nilai severity 10, nilai occurance 9, dan nilai detection 6 dengan kategori risiko high (H) yang memiliki nilai RPN sebesar 540. Berdasarkan data tersebut diperlukan solusi alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut mulai dari alternatif rent, donation, hingga pemusnahan material yang di proses melalui software expert choice V11 dengan metode Analythical Hierarchy Process (AHP).


Keywords


Risiko, Alternatif, Obsolete, FMEA, Expert Choice, AHP

Full Text:

PDF

References


Aisyah. 2011. Implementasi Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dan Fuzzy Logic Sebagai Program Pengendalian Kualitas. Journal of Industrial Engineering & Management Sytems Vol. 2 No.2.

Andiyanto, dkk., 2016. Penerapan Metode Fmea (Failure Mode and Effect Analysis) Untuk Kuantifikasi Dan Pencegahan Resiko Akibat Terjadinya Lean Waste. Jurnal Online Poros Teknik Mesin Volume 6 No.1. Yogyakarta.

Hery. 2015. Manajemen Risiko Bisnis, Penerbit PT. Grasindo, Jakarta.

Munawwaroh. 2017. Analisis Manajemen Risiko pada Pelaksanaan Program Pendidikan dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jurnal Administrasi Vol. XXIV No.2 (Oktober 2017). Jakarta.

Pertiwi, H. 2017. Implementasi Manajemen Risiko Berdasarkan PMBOK untuk Mencegah Keterlambatan Proyek Area Jawa Timur (Studi Kasus PT. Telkom). Jurnal Studi Menejemen dan Bisnis. Vol.4, N0 2 (2017). Surabaya.

Puspitasari, B., dan Martanto, A. 2014. Penggunaan FMEA dalam Mengidentifikasi Resiko Kegagalan Proses Produksi Sarung ATM (Alat Tenun Mesin) (Studi kasus PT. Asuputex Jaya Tegal. Vol. IX, No 2 (Mei 2014). Semarang.

Wati. 2012. Manajemen Risiko Bisnis. Jurnal Ekobis Ekonomi Bisnis dan Manajemen ISSN: 2088-219X, Volume I, Nomor 4.

Yasa, dkk. 2013. Manajemen Risiko Operational dan Pemeliharaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Bangli di Kabupaten Bangli. Vol.1, No 2 (Juli 2013). Bali.




DOI: https://doi.org/10.31289/jime.v4i1.3031

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Teknik Indusri, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jimedan Email: jime@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License