Perancangan dan Pengukuran Kinerja Supply Chain Listrik UPDK Mahakam dengan Metode SCOR Versi 11.0


Okianadila Safira Widodo(1*), Wahyuda Wahyuda(2), Yudi Sukmono(3),


(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Sistem tenaga listrik di Kalimantan Timur terdiri dari 3 sistem yaitu pembangkitan, penyaluran, dan distribusi. Konsumsi listrik di wilayah Kalimantan sejak tahun 2017 hingga 2018 meningkat sebesar 21,29% sehingga terdapat perubahan pembebanan listrik pada sistem pembangkit. Unit Pelaksana Pengendalian dan Pembangkitan (UPDK) Mahakam belum mempunyai KPI yang fokus pada supply chain listrik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui indikator kinerja supply chain dengan merancang KPI, mengetahui kondisi kinerja supply chain, dan KPI yang tidak mencapai target. Metode yang digunakan yaitu SCOR (Supply Chain Operations Reference) 11,0, AHP (Analtycal Hierarchy Process), OMAX (Objective Matrix), dan TLS (Traffic Light System). Terdapat 28 aktivitas yang mempengaruhi kinerja supply chain dan 52 rancangan Key Performance Indicator (KPI) dari penjabaran 28 aktivitas yaitu 19 KPI plan, 9 KPI source, 7 KPI make, 2 KPI deliver, 1 KPI return, dan 14 KPI enable. Proses plan memiliki bobot tertinggi dan return menjadi bobot terendah. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan kondisi kinerja meningkat dari periode sebelumnya. Terdapat 5 KPI yang tidak mencapai target UPDK Mahakam dan memerlukan perbaikan.


Keywords


Perancangan, Pengukuran, Key Performance Indicator, Pembobotan, Scoring System

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, Sugiyanto, D., & Suharyo, O.S. 2017. Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja di Kolat Koarmatim dengan Pendekatan Dematel, ANP Dan Metode Integrated Performance Measurement System (IPMS, Asro Jurnal- sttal vol. 7.

Darojat & Yunitasari, E.W. 2017. Pengukuran Performansi Perusahaan dengan Menggunakan Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR). Seminar dan Konferensi Nasional IDEC 2017 ISSN: 2579-6429, Surakarta.

Faris, M., Yuniar, & Helianty, Y. 2015. Usulan Peningkatan Produktivitas di Lantai Produksi Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) (Studi Kasus di PT Agronesia Divisi Industri Karet), Jurnal Online Institut Teknologi Nasional ISSN:2338-5081. Bandung.

Muslimin, Tambunan, W., & Wahyuda. 2019. Cooperation between power plant in East Kalimantan by integrating renewable energy power plant. IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering.

Setiowati, R., 2017. Analisis Pengukuran Produktivitas Departemen Produksi Dengan Metode Objective Matrix (OMAX) Pada CV. Jaya Mandiri, Faktor Exacta 10 (3): 199-209, 2017 p-ISSN: 1979-276X e- ISSN: 2502-339X.

Siahaya, W. 2015. Sukses Supply Chain Management Akses Demand Chain Management, Bogor: In Media.

UPDK Mahakam, 2019. Company Profile PT PLN (PERSERO) UIKL KALIMANTAN UPDK MAHAKAM. UPDK Mahakam. Samarinda.

Wahyuda, Santosa, B., Rusdiansyah, A., 2019, Power plant allocation using transportation model and economic dispatch considering emissions. World Review of Intermodal Transportation research.

Wahyuda, Santosa, B., Rusdiansyah, A., 2018, Cost analysis of an electricity supply chain using modification of price based dynamic economic dispatch in wheeling transaction scheme. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering.




DOI: https://doi.org/10.31289/jime.v4i1.3424

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Studi Teknik Indusri, Fakultas Teknik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jimedan Email: jime@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License