Pohon Hanau Dan Perempuan Siladang Di Kampung Aek Banir

Armansyah Matondang(1*),


(1) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


Artikel ini menjelaskan dan memahami aktivitas perempuan Siladang dalam mengusahakan pohon Hanau di kampung Aek Banir”. Pohon-pohon Enau merupakan sumber mata pencaharian utama (Primer) bagi penduduk Aek Banir yang di samping juga mengusahakan tanaman karet. Pohon enau juga merupakan sumber tambahan pendapat bagi penduduk Aek Banir juga tak jauh dari pemanfaatan keberadaan pohon Hanau (Enau), yaitu membuat sapu ijuk dan tali dari ijuk. Pohon Hanau diusahakan atau disadap bukan hanya oleh kaum laki-laki saja, tetapi perempuan di Aek Banir juga turut menjadi penyadap pohon Enau di Aek Banir memiliki jumlah yang tidak sedikit. Bahkan dengan sekilas saja, terlihat jumlah perempuan yang terlibah mengusahakan penyadap pohon Enau di Aek Banir memiliki jumlah yang tidak sedikit. Perempuan Aek Banir terkadang mengendong anak-anak mereka memanjat pohon-pohon Hanau ketika sedang menyadap maupun ketika hendak mengambil tuok (nira) hasil dari sadapan mayang-mayang Hanau.


Keywords


Hanau Tree, Siladang Women, Kampung Aek Banir

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Barth, Fredrick. 1988. Kelompok etnik dan Batasannya. Jakarta. UI Press

Harahap, Basyral Hamidi. 2004. Madina Membangun Masyarakat yang Madani, Suatu Studi Perbandingan. Jakarta: Metro Pos.

Ihoetan, Mangaradja. 1926. Riwajat Tanah Wakap Bangsa Mandailing di Sungai Mati Medan. Sjarikat Tapanoeli: Medan.

Koentjaraningrat. 1998. Pengantar Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta

Laksono, PM., et.all,. 2000. Perempuan di Hutan Mngrove ; Kearifan Ekologis Masyarakat Papua. Yogyakarta. PSAP UGM, Galang Press Yogyakarta dan Yayasan Kehati.

Malik, Ichsan& Royo, Antoinette. 2003. Menyeimbangkan Kekuatan. Pilihan Strategi Menyelesaikan Konflik atas Sumber Daya Alam. Jakarta: Yayasan Kemala – United States Agency for International Development (USAID).

Reid, Anthony. 2011. Menuju Sejarah Sumatera. Jakarta. Penerbit Yayasa Obor Indonesia.

Said, Mohammad. Tanpa Tahun. Soetan Koemala Boelan (FLORA) Raja, Pemimpin Rakyat, Wartawan Penentang Kezaliman Belanda 1912-1932. Jakarta : UI Press

Spradley, James P. 1997. Metode Etnografi, Yogyakarta. Tiara Wacana Yogya.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/jppuma.v5i1.1135

Article Metrics

Abstract view : 217 times
PDF (Indonesian) - 51 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JPPUMA: JURNAL ILMU PEMERINTAHAN DAN SOSIAL POLITIK UMA (JOURNAL OF GOVERNANCE AND POLITICAL SOCIAL UMA)
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jppuma dan Email: jppuma@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN 2549-1660 (Print), ISSN 2550-1305 (Online)