Latar Belakang Wanita Melakukan Perkawinan Usia Dini

Anggreni Atmei Lubis(1*),


(1) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor penyebab wanita melakukan perkawinan pada usia dini. Faktor utama wanita melakukan perkawinan pada usia dini adalah kematangan seks secara fisik. Wanita-wanita pelaku perkawinan usia dini tersebut telah matang dalam seks secara fisik sehingga memungkinkan mereka untuk melakukan aktivitas seksual. Karena kematangan inilah mereka ingin melakukan aktivitas seksual yang semestinya belum boleh mereka lakukan. Disusul faktor pendidikan yang dalam hal ini wanita-wanita pelaku perkawinan usia dini tesebut sudah tidak berminat lagi untuk melanjutkan sekolahnya sehingga memilih untuk menikah di usia dini. Aktivitas belajar yang tadinya mereka gemari sudah tidak menarik lagi dan membosankan bagi mereka. Menurut mereka kehidupan rumah tangga lebih menarik dan lebih menyenangkan.


Keywords


Latar Belakang; Wanita; Perkawinan Usia Dini

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, 2007. Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia, cetakan ke-1. Jakarta. Akademika Pressindo.

Kuzari, A, 2002. Nikah Sebagai Perikatan. Jakarta. Raja Grafindo Persada.

Al-Mighwar, M, Psikologi Remaja. Bandung. Pustaka Setia.

Syarifuddin, A, 2006. Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Antara Fiqh Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan. Jakarta. Kencana Prenada Media.

Nuruddin, A. dan Akmal T.A., Hukum Perdata Islam Di Indonesia: Studi Kritis Perkembangan Hukum Islam dari Fikih, UU No. 1/1974 Sampai KHI, Cetakan ke-3. Jakarta. Kencana Prenada Media.

Gunarsa. D,. Singgih.,2001. Psikologi Untuk Keluarga. Jakarta. BPK Gunung Mulia.

Kartini, P. 2003. Suara Perih Perempuan: Lesbian dan Kawin Bule. Yogyakarta. Galang Press.

Nazir, M., 2005. Metode Penelitian, Cetakan ke-6. Bogor. Ghalia Indonesia.

Makalah “Pernikahan Dini dan Permasalahannya: Bagaimana Solusinya?. (Oleh Dr. Hasruddin, M.Pd). Dalam Seminar Nasional 13 Mei 2009. Medan

Makalah Data “Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Program KB Nasional: Tantangan dan Peluang. (Oleh Dr. Sugiri Syarief. MPA Kepala BKKBN), BKKBN. 13 Mei 2009. Medan.

Ramulyo, M.I. 2004. Hukum Perkawinan Islam, cetakan ke-5. Jakarta. Bumi Aksara.

Rasjid, S. 2007. Fiqh Islam, cetakan ke-40. Bandung. Sinar Baru Algesindo.

Robert, P.M., 2006. Apa Yang Ingin Diketahui Remaja Tentang Seks, Cetakan ke-4. Jakarta. Bumi Aksara.

Sarwono, W.S. 1981. Perkawinan Remaja. Jakarta. Sinar Harapan.

Soemiyati. 2000. Hukum Perkawinan Islam dan UU Perkawinan No.1 Thn 1974. Yogyakarta. Liberty.

Subekti, R. 2001. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, cetakan ke-3. Jakarta. Pradnya Paramita.

Thalib, M., 1993. Perkawinan Menurut Islam. Surabaya. Al-Ikhlas

Sinaga, K.T. 2007. Faktor-faktor Penyebab Perkawinan Usia Muda (Studi Kasus di Desa Uratan Kecamatan Andam Dewi Kabupaten Tapanuli Tengah). FIS UNIMED.

Undang - Undang No.1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/jppuma.v4i2.453

Article Metrics

Abstract view : 322 times
PDF - 217 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JPPUMA: JURNAL ILMU PEMERINTAHAN DAN SOSIAL POLITIK UMA (JOURNAL OF GOVERNANCE AND POLITICAL SOCIAL UMA)
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jppuma dan Email: jppuma@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN 2549-1660 (Print), ISSN 2550-1305 (Online)