Analisis Sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah sebagai Modal Pembangunan

Maradona Sitompul(1*), Anggreini Atmey Lubis(2),


(1) Universitas Medan Area
(2) Universitas Medan Area
(*) Corresponding Author

Abstract


Tulisan ini menyajikan apa-apa saja yang menjadi sumber-sumber pendapatan asli daerah yang mendukung perealisasian pembangunan di Kota Medan. Berupa pajak daerah, retribusi daerah yang terbagi atas retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha, retribusi perizinan tertentu, dan lain-lain PAD yang sah. PAD merupakan salah satu modal dasar pemerintah daerah dalam mendapatkan dana pembangunan. Setiap daerah dalam hal ini perlu dan jeli dalam membudayakan sumber potensi keuangan setempat. Agar lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah yang memang salah satu kriteria dalam pemantapan otonomi daerah. Kesempatan yang diberikan untuk mengelola sumber pendapatan daerah khususnya mengelola pendapatan asli daerah dan merupakan salah satu tujuan pembangunan otonomi daerah untuk menciptakan kemandirian suatu daerah untuk membiayai rumah tangganya sendiri dan juga usaha suatu daerah untuk memperkecil ketergantungan dalam mendapatkan dana dari pemerintah pusat atas subsidi. Dengan adanya kemandirian tersebut, maka suatu daerah bebas menggunakan pendapatan asli daerah tersebut untuk pendanaan pembangunan daerah, karena pembangunan merupakan langkah yang harus ditempuh utnuk mengembangkan seluruh potensi daerah termasuk potensi manusia, potensi alam, teknologi dan mencakup semua aspek kehidupan serta penghidupan yang ada di daerah tersebut dilakukan secara berencana untuk mencapai tujuan yang diharapkan

Keywords


Analysis, Sources, Locally-generated revenue, Capital Development

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Ali, M. 1992. Penilaian Pendidikan Prosedur dan Strategi. Bandung: Angkasa.

Arikunto, S. 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta

Kaho. 2002. Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Koirudin. 2005. Kebijaksanaan Desentralisasi di Indonesia Format Masa Depan Menuju Kemandirian Daerah Sketsa. Malang: Averroes Press.

Riyadi. 2003. Perencanaan Pembangunan Daerah Strategi Menggali Potensi Dalam Mewujudkan Otonomi Daerah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Salam. 2004. Daerah Perspektif Lingkungan, Nilai, dan Sumber Daya. Jakarta: Djambatan.

Saragih. 2003. Desentralisasi Fiskal Dan Keuangan Daerah Dalam Otonomi. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Siagian. 2003. Administrasi Pembangunan Konsep, Dimensi, dan Sumber Daya. Jakarta: Djambatan.

Soekarwo. 2003. Berbagai Permasalahan Keuangan Daerah. Surabaya: Airlangga.

Suandy, E.,dkk. 2004. Hukum Pajak. Jakarta: Salemba Empat

Sudjana. 2002. Metode Statistik. Bandung: Tarsito

Syankar, dkk. 2004. Otonomi Dalam Negara Kesatuan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

UU No. 32 tahun 2004. Tentang Pemerintahan Daerah. Bandung: Umbara

UU No 33 tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pusat dan Pemerintah Daerah. 2005. Bandung: Umbara

Widjaja. 2003. Titik Berat Otonomi Daerah Tingkat II. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/jppuma.v1i1.547

Article Metrics

Abstract view : 422 times
PDF (Indonesian) - 549 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JPPUMA: JURNAL ILMU PEMERINTAHAN DAN SOSIAL POLITIK UMA (JOURNAL OF GOVERNANCE AND POLITICAL SOCIAL UMA)
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/jppuma dan Email: jppuma@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ISSN 2549-1660 (Print), ISSN 2550-1305 (Online)