Tinjauan Yuridis terhadap Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Menggunakan Besi Padat di Medan Tinjauan Kasus Nomor 2305/Pid.B/2017/Pn.Mdn

Vera Eva Bonita Simbolon(1*), Meri Simarmata(2), Rahmayanti Rahmayanti(3),


(1) Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Prima Indonesia
(2) Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Prima Indonesia
(3) Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Prima Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan, untuk  mengetahui faktor – faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya pembunuhan berencana dan pertanggungjawaban pelaku tindak pidana pembunuhan berencana berdasarkan KUHP. Metode penelitian digunakan secara yuridis normatif. Pengumpulan data diperoleh dari studi kepustakaan dan putusan pengadilan. Hasil penelitian dan pembahasan ini menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan seseorang melakukan tindak pidana pembunuhan berencana menggunakan besi padat bersumber dari faktor eksternal yaitu faktor agama, keluarga, pendidikan dan faktor internal  yaitu faktor ekonomi, lingkungan, obat-obatan terlarang dan media sosial. Upaya penanggulangan yang dilakukan terhadap kejahatan pembunuhan berencana menggunakan besi padat dilakukan dengan sarana non-penal dan penal secara preventif maupun represif.

Keywords


Tindak pidana; Pembunuhan Berencana; dan Besi Padat.

Full Text:

PDF

References


Meiliala, A.Q.S. & Sumaryono, E. (1985). Kejahatan Anak Suatu Tinjauan dari Psikologi dan Hukum. Yoygyakarta: Liberty.

Anwar, H.A.K.M, (1994). Hukum Pidana Bagian Khusus (Kuhp Buku II) Jilid I. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Ali, M. (2012). “Dasar-dasar Hukum Pidana”. Jakarta: Sinar Grafika.

Arief, B.N. (2011). Bunga Rampai kebijakan Hukum Pidana. Jakarta: Prenada Media Group.

Huda, C. (2006). Dari tiada Pidana tanpa kesalahan menuju kepada tiada Pertanggungjawaban pidana tanpa kesalahan. Jakarta: Perda Kencana.

Samosir, D. (1992). Fungsi Pidana penjara dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia. Bandung: Bina Cipta.

Hamzah, A. (2001). Bunga Rampai Hukum Pidana dan Acara Pidana. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Asshiddiqie, J. (2006), Konstitusi dan Konstitusionalisme, Sekretariat Jenderal dan kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI, Jakarta.

Kartono, K. (2005) Patologi Sosial Jilid I. Jakarta: PT. Raja Grapindo Presada.

Librayanto, R. (2012). Ilmu Negara (Suatu Pengantar). Makasar: Refleksi.

Muladi. (2002). Lembaga Pidana Bersyarat. Bandung: Alumni.

Muladi & Arief, B.N. (2011). Teori-teori dan kebijakan pidana. Bandung: Alumni.

Prodjodikoro, W. (2012). Asas-asas Hukum Pidana di Indonesia. Jakarta: Refika Aditama.

Soesilo, R. (1995). Kitab undang-undang Hukum Pidana serta komentar-komentarnya lengkap pasal demi pasal. Bogor: Politea.

Sudarto. (1986). Kapita Selekta Hukum Pidana, Alumni, Bandung.

Soekanto, S. (2007). Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

Soerjono, S. (1984). Pengantar Penelitian Hukum Normatif. Jakarta: Rajawali Press.

http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/Chapter diakses pada tanggal 5 November 2018 Pukul 11.00 Wib

http://www.areabaca.com/2013/11/pengertian-sekolah.htmldiakses pada tanggal 07 November 2018 Pukul 15.00 Wib.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/mercatoria.v12i1.2352

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 JURNAL MERCATORIA
Program Studi Magister Hukum, Pascasarjana Universitas Medan Area
Jalan Setia Budi No. 79 B, Tj. Rejo, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20112 http://ojs.uma.ac.id/index.php/mercatoria dan Email: mercatoria@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License