Tanggung Gugat terhadap Pembebanan Hak Tanggungan atas Tanah Beserta Benda yang Akan Ada Berupa Gedung


Angela Melani Widjaja(1*), Vincentius Gegap Widyantoro(2), Elsa Indira Larasati(3), Lavenia Nadya Irianti(4), Raden Ajeng Cendikia Aurelie Maharani(5),


(1) Universitas Airlangga
(2) Universitas Airlangga
(3) Universitas Airlangga
(4) Universitas Airlangga
(5) Universitas Airlangga
(*) Corresponding Author

Abstract


Dalam lembaga jaminan dikenal bermacam-macam, salah satunya Hak Tanggungan, yang mengatur terkait jaminan hak atas tanah beserta benda-benda yang berkaitan dengan tanah. Pembahasan yang menarik mengenai jaminan ini berkaitan dengan hak atas tanah beserta benda yang ada di atas tanah yang hendak dijadikan sebagai objek jaminan Hak Tanggungan namun benda tersebut keberadaan masih akan ada di kemudian hari. Memang dalam Pasal 4 ayat (5)  Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah (disebut UUHT) diatur berkaitan dengan adanya kepemilikan yang berbeda antara pemegang hak atas tanah dengan pemilik benda-benda yang berada diatas tanah tersebut, namun ketika terjadi persengketaan antara kepemilikan yang berbeda ini akan membawa problematika pihak-pihak yang hendak bertanggung gugat dan berkaitan dengan perlindungan hukum terhadap pihak yang merasa dirugikan atas persengketaan ini. Berdasarkan atas perjanjian yang telah dibuat oleh pemegang hak atas tanah dengan pemilik benda yang berada di atas tanah tersebut, salah satu pihak tidak mampu memenuhi kewajibannya sehingga menyebabkan kerugian bagi pihak lainnya. Oleh karena itu pihak yang melakukan wanprestasi harus bertanggung gugat atas kesalahan yang telah merugikan pihak lain.

Keywords


Tanggung Gugat, Perlindungan Hukum, & Hak Tanggungan.

Full Text:

PDF

References


Hernoko, A. Y. (2007). Azas Proporsionalitas sebagai Perwujudan Doktrin Keadilan Berkontrak. Jurnal Perspektif Keadilan, 224.

Kotijah, S. (2011). Tanggung Gugat Hukum Perusahaan Akibat Pengelolaan Pertambangan Batubara. Yuridika, 287-305 .

Mariyati, D. (2018). Prinsip Hukum dalam Penyusunan dan Pelaksanaan Kontrak Engineering Procurement Construction (Kontrak EPC). Yuridika, 188-211.

Purwadi, A. (2017). Prinsip Praduga Selalu Bertanggung Gugat dalam Sengketa Medik. Jurnal Ilmu Hukum, 1.

Santoso, U. (2012). Hukum Agraria: Kajian Komprehensif. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Satrio, J. (1997). Hukum Jaminan, Hak Jaminan Kebendaan, Hak Tanggungan Buku I. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Soepomo, D. (1998). Undang-undang No. 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah dengan Komentar tentang Sejarahnya-Pengertiannya Beserta Contoh-contoh Akta Yang Berkaitan: Suplemen Dari Buku Teknik Pembuatan Akta Seri B Dan Seri A-2 (Seri AB). Surabaya: Bina Ilmu.

Usman, R. (2001). Aspek-Aspek Hukum Perbankan Di Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Yessica, E. (2014). Karakteristik dan Kaitan Perbuatan Melawan Hukum dan Wanprestasi. Jurnal Repertorium, 51.




DOI: https://doi.org/10.31289/mercatoria.v13i2.3741

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks



Program Pascasarjana, Magister Hukum, Universitas Medan Area
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License