KAJIAN YURIDIS TERHADAP CONTEMPT OF COURT DI DEPAN PENGADILAN (STUDI DI DEPAN PENGADILAN NEGERI MEDAN)

Syarifah Masthura(1*),


(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Pengertian Contempt Of Court adalah segala tindakan berbuat aktif atau tidak melakukan (fasif) dilakuan oleh mereka yang berperkara atau pihak lain yang tidak terlibat yang cenderung mengganggu, mencampuri proses penyelenggaraan peradilan sehingga merendahkan martabat peradilan.

Pengaturan mengenai tindak pidana terhadap peradilan Contempt Of Court di Indonesia dapat dilihat dari diundangkannya UU No 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung dan juga tersebar dalam beberapa pasal dalam KUHP. Fenomena dalam peradilan kita menunjukan Contempt Of Court terjadi hampir di setiap lembaga pengadilan. Kewibaan peradilan mengalami penurunan akibat perilaku tidak baik yang dilakukan oleh para pihak yang berperkara maupun juga dilakukan oleh aparat penegak hukum. Dalam penelitian ini akan mmengkaji pengaturan bentuk-bentuk Contempt Of Court di Indonesia, selanjutnya akan di teliti sebab-sebab terjadi Contempt Of Court di depan pengadilan dan bagaimana seharusnya penanggulan tindak pidana Contempt Of Court.

Contempt Of Court terjadi di depan pengadilan disebabkan belum bekerjanya sistem hukum dengan  baik. Perilaku hukum dan budaya hukum yang dipengaruhi oleh sistem hukum yang diterapkan di Indonesia. Hukum modern di Indonesia diterima dan dijalankan sebagai suatu instansi baru yang yang didatangkan atau dipaksakan dari luar, yakni melalui kebijakan colonial Hindia Belanda. Aparat penegak hukum belum bekerja dengan baik untuk dapat menegakan hukum, terutama ketika sidang di pengadilan maka fungsi dan peran jaksa, advokat, dan hakim belum mencerminkan upaya  hukum yang maksimal. Budaya hukum masyarakat dalam euphoria reformasi menunjukan kurangnya penghargaan terhadap kewibawaan hukum. Hal ini diperparah dengan kekecewaan praktek pengadilan dan mafia peradilan.

Keywords


Contempt Of Court;Pengadilan;Yuridis

Full Text:

PDF

References


Campbell, H.B. 1979. Black’s Law Dictionary. St. Paul: MINN West Publising Co

Supriono, J. 2005. Paradigma Kultural Masyarakat Durkheimian. Yokyakarta: Kanisisus.

Muladi dan Arief, B.N. 1992 Bunga Rampai Hukum Pidana. Bandung: Alumni.

Sidharta. 2006. Moralitas Profesi Hukum. Suatu Tawaran Kerangka Berpikir. Cetakan Pertama, Bandung: PT. Refika Aditama.

Adji, O.S. dan Adji, I.S. 2000. Cotempt Of Court (Perpektif hukum Pidana). (Jakarta: Perpustakaan nasional.

Luhut M.P. pangaribuan, Cotempt Of Court Atau Cotempt Of Power (Suatu Catatan Dari Persfektif Konsep Peradilan), Opini, Volume III No. I Oktober 2003

Nico Keyzer, Cotempt Of Court, Bahan Ceramah di BPHN, 17 Agustus 1987 Perbandingan Pengaturan Cotempt Of Court dalam KUHP Indonesia dan KUHP Thailand

Seminar tentang Cotempt Of Court yang diselenggarakan ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) pada Maret 1987, Hukum Online, 19 Maret 2006




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/mercatoria.v4i2.612

Article Metrics

Abstract view : 54 times
PDF - 32 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 JURNAL MERCATORIA
Program Studi Magister Hukum, Pascasarjana Universitas Medan Area
Jalan Setia Budi No. 79 B, Tj. Rejo, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20112 http://ojs.uma.ac.id/index.php/mercatoria dan Email: mercatoria@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License