PERLINDUNGAN SAKSI KORBAN DAN RESTITUSI DALAM TINDAK PIDANA TRAFIKING (Studi Di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam)

Eliwarti Eliwarti(1*), Ferri Aries Suranta(2),


(1) 
(2) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Perempuan dan anak adalah kelompok yang paling banyak menjadi korban tindak pidana perdagangan orang. Tujuan dari perdagangan orang tersebut adalah untuk pelacuran dan tindakan eksploitasi lainnya, seperti kerja paksa atau pelayanan paksa, perbudakan atau praktek serupa perbudakan itu. Perlindungan terhadap korban sebagai pelapor tindak pidana perdagangan orang adalah sangat esensial. Saksi korban adalah korban yang mengalami secara langsung akan memberikan dampak kondisi psikologis dan trauma yang dialaminya. Undang-undang telah memberikan perlindungan terhadap korban tindak pidana perdagangan orang dalam bentuk pemberian hak restitusi. Perlindungan saksi korban dan restitusi merupakan satu bentuk perlindungan yang diberikan oleh pemerintah dalam upaya pemulihan terhadap korban tindak pidana perdagangan orang. Selain UU mengatur juga hak korban atas rehabilitasi medis dan sosial, pemulangan serta reintegrasi yang harus dilakukan oleh Negara khususnya bagi mereka yang mengalami penderitaan fisik, psikis dan sosial akibat tindak pidana ini. Perlindungan bagi saksi korban tindak pidana trafiking adalah berupa serangkaian tindakan yang diberikan kepada korban yang tujuannya untuk melindungi dan memberi rasa aman bagi korban, dari intimidasi ataupun ancaman yang datang dari pelaku atau atau keluarga pelaku.


Keywords


Trafiking;Saksi Korban;Restitusi

Full Text:

PDF

References


Setia Hadi, Tunggal, Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, Penerbit Harvarindo, 2007.

Munti, Ratna Batara, (Kordinator Jaringan kerja Prolegnas Pro perempuan/LBH APIK Jakarta, Advokasi Penghapusan Perempuan Dan Anak di Indonesia, Jakarta, 2007.

Muchsin, H,Tindak Pidana Perdagangan Orang, Majalah Varia Peradilan, Tahun ke XXII, Penerbit Ikatan Hakim Indonesia, Jakarta, 2008.

Ratningsih Erna, Umi Lasmita, Hukum Keluarga, Masalah Perempuan dan Anak dalam Panduan Bantuan Hukum di Indonesia, YLBH, Jakarta.

Murniaty, Proses Penanganan Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang di Sumatera Utara, Majalah Satya Bhakti, penerbit Polda Sumatera Utara, Nomor 749 Oktober 2008.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/mercatoria.v2i1.673

Article Metrics

Abstract view : 147 times
PDF - 20 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 JURNAL MERCATORIA
Program Studi Magister Hukum, Pascasarjana Universitas Medan Area
Jalan Setia Budi No. 79 B, Tj. Rejo, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20112 http://ojs.uma.ac.id/index.php/mercatoria dan Email: mercatoria@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License