Analisis Pembangunan Manusia Di Sumatera Barat


Asnidar Asnidar(1*),


(1) Universitas Negeri Medan
(*) Corresponding Author

Abstract


Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa Sumatera Barat mempunyai IPM sebesar 73,78%, dengan angka harapan hidup (69,5 tahun), rata-rata lama sekolah 8,48 tahun, angka melek huruf (97,09%), dan pengeluaran perkapita Rp 635,29. Jika dilihat dari masing-masing indicator, dapat diketahui bahwa indeks pembangunan manusia di Sumatera Barat masih rendah dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Bidang kesehatan yang masih memiliki harapan hidup di bawah standar nasional dan rata-rata lama sekolah yang belum mencapai sekolah dasar 9 tahun. Ada tiga kabupaten yang memiliki IPM tertinggi yaitu Kota Bukitinggi, Kota Padang, dan Kota Padang Panjang untuk merencanakan pembangunan di Sumatera Barat harus mengkaitkan indikator dalam penyusun pembangunan manusia dengan kondisi geografis dan kondisi penduduk

Keywords


Pembangunan; Manusia

Full Text:

PDF

References


Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Sumatera Barat 2011-2015

BPS, 2010, Data dan Informasi Kemiskinan, Jakarta: BPS.

BAPPENAS, 2010, Laporan Akhir Evaluasi Pelayanan Keluarga Berencana Bagi Masyarakat Miskin (Keluarga Prasejahtera/KPS dan Keluarga Sejahtera – I / KS - I, Jakarta: BAPPENAS.

BKKBN, 2010, Rencana Strategis (Rentra) Pembangunan Kependudukan Keluarga Berencana: BKKBN

Singarimbun,M., dan Effendi, M.,1981, Metode Penelitian Survei, Jakarta: LP3ES

Sitanggang, T., 2010, Faktor Penyebab Kemiskinan




DOI: https://doi.org/10.31289/publika.v2i1.1003

Article Metrics

Abstract view : 150 times
PDF - 267 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.