COLLABORATIVE GOVERNANCE DAN MASYARAKAT DALAM PERBAIKAN PERMUKIMAN KUMUH UNTUK KOTA YANG BERKELANJUTAN

Mega Puji Lestari(1*), Rino Ardhian Nugroho(2),


(1) Universitas Sebelas Maret
(2) Universitas Sebelas Maret
(*) Corresponding Author

Abstract


Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana Collaborative Governance dalam perbaikan permukiman kumuh yang berorientasi pada permukiman yang berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat didalamnya. Penelitian ini menggunakan metode systematic review. Dua database penelitian digunakan : Science Direct dan Scopus®. Kajian ini menemukan Collaborative Governance dalam perbaikan permukiman kumuh berupa pelibatan berbagai stakeholders baik pihak pemerintah, swasta dan lokal dalam hal ini masyarakat dalam segala tahap kebijakan / program. Model Upgrading Slum Area (Perbaikan Permukiman Kumuh) di setiap negara berbeda beda ada setidaknya 3 model yang digunakan, yaitu peningkatan keuangan mikro masyarakat, perbaikan arsitektur rumah menggunakan vernacular architecture dan pemenuhan air, listrik dan sanitasi tetapi semuanya memiliki tujuan akhir yang sama yaitu guna mewujudkan permukiman yang berkelanjutan (Sustainability City). Tidak semua negara melibatkan masyarakat dan hasilnya menujukkan bahwa keterlibatan masyarakat sebagai subjek dinilai penting dalam perbaikan permukiman kumuh ini agar perbaikan tersebut menjadi optimal.  Hanya 17% jurnal yang relevan mengungkapkan bahwa penelitian yang sangat terbatas telah dilakukan di bidang kebijakan perbaikan permukiman kumuh dan diharapkan peneliti selanjutnya membahas kebijakan permukiman kumuh khususnya di daerah yang memiliki permukiman kumuh lainnya.


Keywords


Collaborative Governance, Upgrading Slum Area, Systematic Review, Community, Sustainability City

Full Text:

PDF

References


Ansell, C., & Gash, A. (2007). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory (JPART), 543-571.

Emerson, K., & et. al. (2011). An Integrative Framework for Collaborative Governance. Jounal of Public Administration Research and Theory (JPART), 1-29.

Hariyati, T. S. (2010). Mengenal Sistematic Review Theory dan Studi Kasus. Jurnal Keperawatan Indonesia, 124-132.

Moleong, J. L. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Roasdakarya.

https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.05.076

UN Habitat. (2014). Housing & slum upgrading. Retrieved Juni 8, 2018, from UN Habitat: https://unhabitat.org/urban-themes/housing-slum-upgrading/

UN Habitat. (2016). About Slum Upgrading. Retrieved Juni 8, 2018, from Cities Alliance : Cities Without Slums: http://www.citiesalliance.org/About-slum-upgrading

UNDP Indonesia. (2015, Agustus 2). Sustainable Development Goals : Goal 11: Sustainable cities and communities. Retrieved Juni 7, 2018, from UNDP Indonesia: http://www.id.undp.org/content/indonesia/en/home/sustainable-development-goals/goal-11-sustainable-cities-and-communities.html

UNDP Indonesia. (2018, April 17). UNDP Indonesia. Retrieved from UNDP Indonesia: http://www.id.undp.org/content/indonesia/en/home/sustainable-development-goals/goal-11-sustainable-cities-and-communities.html




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/publika.v6i2.1625

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.