Persepsi Masyarakat Terhadap Pernikahan Dini Di Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin


Nina Damayanti(1), Nurul Mardiyanti(2),


(1) Universitas PGRI Palembang
(2) Universitas PGRI Palembang

Abstract


Pernikahan usia dini merupakan pernikahan yang dilakukan pada usia di bawah 18 tahun, Pernikahan yang tidak memiliki kesiapan fisik, mental dan materi akan menimbulkan banyak masalah terhadap rumahtangga yang menikah dini tesebut. Permasalahan pernikahan usia dini dan dampaknya banyak ditemukan di daerah Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin, hal inilah yang membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di Kecamatan Muara Padang. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu metode deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui  persepsi masyarakat terhadap pernikahan usia dini. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik pengambilan sampel mengunakan teknik Purposive Sampling maka didapat Informan kepala desa, petugas pencatat nikah, kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Muara Padang, dan responden yang menjadi pelaku pernikahan dini beserta orang tua pelaku yang melakukan pernikahan. Analisis data dilakukan dengan mempersiapkan dan mengolah data untuk dianalisis, membaca keseluruhan data, menganalisis lebih detail dengan meng-coding data, deskripsi dan tema-tema disajikan dalam laporan kualitatif, menginterpretasi atau memaknai data. Hasil penelitian yang didapatkan mengenai persepsi masyarakat terhadap pernikahan dini yang ada di Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin menyatakan bahwa mayoritas masyarakat kurang setuju jika suatu pernikahan dilakukan di usia dini. Namun demikian hal tersebut masih saja terjadi karena kurangnya pendidikan, kesulitan ekonomi dan sebagian dikarenakan tradisi yang ada dilingkungan masyarakat tersebut.

Keywords


Persepsi, Masyarakat, Pernikahan Dini

Full Text:

PDF

References


Agustriana, Fatma., Angriani, Parida. (2015). Persepsi Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA)Terhadap Pernikahan Usia Dinidi Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Volume 2, No 4, 38 – 49 e-ISSN : 2356-5225

Arianti, Desi, Winda. (2018). Persepsi Remaja Tentang Pernikahan Dini Di SMA Pesantren Guppi Samata KecamatanSomba Opu Kabupaten Gowa

BPS. (2018). Kabupaten Banyuasin Dalam Angka 2018. Pangkalan Balai: Badan Pusat Statistik.

Council on Foreign Relations (CFR). Ending Child Marriage: How Elevating the Status of Girls Advances U.S. Foreign Policy Objectives , p.6.

Damayati, Nina (2013). Pernikahan Usia Dini dan Implikasinya Terhadap Keberlangsunga RumahTangga di Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin. Tesis S2. Ilmu Kepndudukan, Universitas Gadjah Mada

Damayati, Nina (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Usia Dini di Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musi Banyuasin. Jurnal Swarnabhumi. Vol 1 (1) 72-79

Damayati, Nina., Taufik, Mirna. (2017). Persepsi Siswa Terhadap Pernikahan Usia Dini di SMA Negeri 2 Sungai Keruh. Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang.

Erwinsyah, A., & Supriyadi. (2018). Persepsi Masyarkat Terhadap Pernikahan Usia Dini di Kelurahan Jebres Kecamatan Jebres Kota Surakerta. Analisis Sosiologi, 7 (1), 27-42.

Grogger, J. And Bronars, S., (1993). The socioeconomics consequences of teenage chilbearing: findings from a Natural Experiment. Family Planing Perspective, 25 (4): 156-161

Mahfudin, Agus., Waqi’ah, Khoirotul. (2016). Pernikahan Dini dan Pengaruhnya Terhadap Keluarga diKabupaten Sumenep Jawa Timur. Jurnal Hukum Keluarga Islam Volume 1, Nomor 1, April 2016; ISSN: 2541-1489.

Noviyanti, E,.(2019). Faktor-Faktor Penyebab Pernikahan Dini Di Desa Tulus Ayu Kecamatan Belitang Madang Raya Kabupaten Oku Timur.

Nasrullah, M., Muassam, S., Bhutta, & A, R. (2014). Girl Child Marriage and its effect on Fertility in Pakistan: Findings From Pakistan Demographic and Health Survey 2006-2007. Matern Child Health , 534-543.

Singh. S., dan Samara. R., (1996). Early marriage among women in Development Countries. Fam Plan Perpect, 22 (4) 148-157 & 175

PAI. (2018). Profil Anak Indonesia 2018. Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Tilson, & Larsen. (2000). Divorce In Ethiopia: The Impact Of Early Marriage And Childlessnes. Jurnal of Biosocial Science , 355-372.

Wilopo. (2005). Kita Selamatkan Remaja dari Aborsi dalam Rangka Pemantapan Keluarga Berkualitas. RAKERNAS BKKBN. Medan: BKKBN




DOI: https://doi.org/10.31289/publika.v8i1.2975

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License