Model Pentahelix Dalam Mengembangkan Potensi Wisata di Kota Pekanbaru


Resa Vio Vani(1), Sania Octa Priscilia(2), Adianto Adianto(3),


(1) Universitas Riau
(2) Universitas Riau
(3) Universitas Riau

Abstract


Tuntutan perkembangan zaman baik di era disrupsi maupun revolusi industry 4.0 memaksa setiap elemen pada suatu negara untuk ikut andil dalam melakukan pengembangan dan pembaharuan. Stakeholder dituntut untuk bekerjasama dalam merealisasikan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah demi tercapainya visi misi negara khususnya kota Pekanbaru yang saat ini memiliki visi Smart City Madani. Pekanbaru merupakan kota yang memiliki peningkatan presentase investor yang cukup signifikan, terbukti dengan munculnya pusat perbelanjaan dan objek rekreasi yang besar dan menciptakan sumber lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Hal ini menjadi krusial ketika pengelolaan wilayah Kota Pekanbaru terkoordinir dengan baik oleh pemerintah dengan dukungan pihak swasta dan masyarakat. Maka dari itu untuk menjamin hal tersebut penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan potensi pariwisata di Kota Pekanbaru menggunakan model pentahelix, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil Penelitian ini membuktikan bahwa potensi wisata di Kota Pekanbaru dapat berkembang dengan pesat apabila seluruh stakeholder berkolaborasi dengan baik dilihat dari korelasi antar unsur model pentahelix.


Keywords


Pentahelix, Development, Tourism Potential

Full Text:

PDF

References


Aribowo, H., Wirapraja, A., & Putra, Y. D. (2019). Implementasi Kolaborasi Model Pentahelix Pariwisata Di Jawa Timur Serta Meningkatkan Perekonomian Domestik. Jurnal Mebis, 31–38.

Creswell, J. W. (2016). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Bungin, Burhan. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Gde, P., & Diarta, k. s. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogya: Andi Publishing.

Halibas, et.al. Maata,(2017). The Pentahelix Model of Innovation In Oman : An Hei Perspective. Interdisciplinary Journal of Information, Knowledge, and Management. Volume 12. Informing Science Institute

Ismayanti. (2011). Pengantar Pariwisata. Jakarta: Grasindo

Prihati. (2017). Implementasi Kebijakan Promosi Pariwisata Kota Pekanbaru Dalam Pengembangan Potensi Wisata Di Provinsi Riau, Research Report Disertasi, Universitas Pasundan 1–24.

Rahayu, S., Dewi, U., & Fitriana, kurnia nur. (2016). Pengembangan Community Based Tourism Sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Penelitian Humaniora, 21(1), 1–13.

Rencana Strategis (Renstra) 2014-2019. http://pariwisata.riau.go.id

Rencana Kerja Perangkat Daerah Riau Tahun 2019

Soemaryani Imas. (2016). Pentahelix Model To Increase Tourist Visit To Bandung And Its Surrounding Areas Through Huan Resource Development. Journal Academy of Strategic Management .Volume 15, Special Issues 3,

Peraturan Daerah nomor 13 tahun 2000 tentang Promosi Pariwisata Daerah Kota Pekanbaru

Undang-Undang Nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah pasal 1 angka 18 dikatakan Pendapatan Asli Daerah

Yunas, S.N. (2019). Implementasi Konsep Penta Helix dalam Pengembangan Potensi Desa melalui Model Lumbung Ekonomi Desa di Provinsi Jawa Timur. Matra Pembaruan, 3(1), 37–46. https://doi.org/10.21787/mp.3.1.2019.37-46




DOI: https://doi.org/10.31289/publika.v8i1.3361

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License