Implementasi Affirmative Action Dalam Rekrutmen Dan Seleksi Bintara Polri di Polda Papua 2019


Noach Hendrik Daud Dwaa(1), Eko Prasojo(2),


(1) Universitas Indonesia
(2) Universitas Indonesia

Abstract


Tujuan kajian ini adalah menganalisis hasil penerapan tindakan afirmatif selama proses rekrutmen beserta seleksi Kepolisian di Papua, sehingga realisasi kompetensi Polri yang sesuai dengan standar akan menghasilkan kinerja profesional yang baik untuk organisasi. Metode penelitian menggunakan metode post-positivisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan affirmative action selama rekrutmen beserta seleksi calon Non-commissioning Officer di Polda Papua masih belum optimal, di mana perekrutan dan seleksi petugas Polri di Polda Papua, Orang Asli Papua (OAP) atau Ras Melanesia lebih cenderung mengambil alih Penduduk Asli Non-Papua. Fungsi tindakan afirmatif dari sistem rekrutmen dan seleksi di Kepolisian Daerah Papua adalah tempat perubahan yang diharapkan untuk menyelesaikan pembangunan di Papua. Kapolri juga meminta agar merit system yang diterapkan dapat meningkatkan motivasi Penduduk Asli Papua untuk mendaftar sebagai calon Pejabat Non-Nomisi dan dapat mendukung tindakan afirmatif yang diambil melalui perekrutan dan seleksi dengan merit system yang akan meminimalkan hubungan kelompok yang akan didiskriminasi oleh organisasi yang menggunakan non-bantuan atau terkait dengan kelompok atau ras tertentu.


Keywords


Petugas non-Komisi, Tindakan Afirmatif, Sumber Daya Manusia, Polisi

Full Text:

PDF

References


Alvarado, L. A. (2010). Dispelling the Meritocracy Myth: Lessons for Higher Education and Student Affairs Educators. The Vermont Connection, 31(1-2), 10-20. https://scholarworks.uvm.edu/tvc/vol31/iss1/2/

Aronson, A. H. (1950). Merit System Objectives and Realities. Buletin, 13(4), 3-19. https://www.ssa.gov/policy/docs/ssb/v13n4/v13n4p3.pdf

Austriani, N. L., Erviantono, T., & Purnamaningsih, E. (2016). Penerimaan Sumber Daya Manusia Brigadir Polri dalam Perspektif Governance (Studi Penerimaan Sumber Daya Manusia Kepolisian Daerah Bali Tahun Anggaran 2015). Jurnal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana, 1(1), 1-10. https://ojs.unud.ac.id/index.php/citizen/article/view/21636

Berman, E., Bowman, J., West, J., & Van Mart, M. R. (2001). Human Resource Management in Public Service: Paradoxes, Processes, and Problems. USA: Sage Publications, Inc.

Carlan, P. E., & Lewis, J. A. (2009). Dissecting Police Professionalism: A Comparison of Predictors Within Five Professionalism Subsets. Police Quarterly, 12(4), 370-387. https://doi.org/10.1177/1098611109348469

Creswell, J. W. (2017). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Gomes, F. C. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Andi.

Groeneveld, S., & Walle, S. V. (2010). A Contingency Approach to Representative Bureaucracy: Power, Equal Opportunities and Diversity. International Review of Administrative Science, 76(2), 239-258. https://doi.org/10.1177/0020852309365670

Herman, S. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Graha Ilmu.

Hollyer, J. R. (2009). Patronage or Merit? Bureaucratic Recruitment in 19th and Early 20th Century Europe. New York University Department of Politics, 1, 1-38. https://ssrn.com/abstract=1657615

Huselid, M. A., Jackson, S. E., & Schuler, R. S. (1997). Technical and Strategic Human Resource Management Effectiveness as Determinants of Firm Performance. Academy of Management Journal, 40(1), 171-188. https://www.markhuselid.com/pdfs/articles/1997_AMJ_Technical_and_Strategic_SHRM.pdf

Inga, L. O. (2016). Pengembangan Kapasitas Kemampuan Anggota di Kepolisian Resor (Polres) Palu Sulawesi Tengah. e-Jurnal Katalogis, 4(1), 82-94. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/Katalogis/article/view/6515

Irianto, J. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia. Surabaya: Insan Cendekia.

Jackson, S. E., & Schuler, R. S. (1995). Understanding Human Resource Management in the Context of Organizations and Their Environments. Anna Rev. Psychol, 237-263. https://doi.org/10.1146/annurev.ps.46.020195.001321

Kingsley, J. D. (1944). Representative Bureaucracy: An Interpretation of the British Civil Service. Yellow Springs: The Antioch Press.

Kuddy, A. (2017). Pengaruh Kepemimpinan, Motovasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua. Jurnal Manajemen & Bisnis, Fakultas Ekonomi & Bisnis, 1(2), 22-36.

Lind, N. S. (2016). Representative Bureaucracy. Global Encyclopedia of Public Administration, Public Policy, and Governance, 1-6. https://doi.org/10.1007/978-3-319-31816-5_656-2

Loftus, J., & Price, K. (2016). Police Attitudes and Professionalism. Administrative Issues Journal: Connecting Education, Practice, and Research, Winter, 6(2), 53-73. Diakses dari http://www.jurnal.manuncen.ac.id/index.php/jmb/article/view/8

Malayu, S. H. (2006). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Macmahon, A. W. (1946). Representative Bureucracy: An Interpretation of the British Civil Service by J. Donald Kingsley. The American Historical Review, 52(1), 129-132. https://doi.org/10.1086/ahr/52.1.129

Mustofa, A. (2011). Reformasi Administrasi: Pendekatan Birokrasi Representatif dalam Meningkatkan Performa Birokrasi. Jurnal Kalamsiasi, 4(2), 141-154. http://repository.unitomo.ac.id/id/eprint/232

Raharjo, A., & Angkasa. (2011). Profesionalisme Polisi dalam Penegakan Hukum. Jurnal Dinamika Hukum, 11(3), 389-401. Diakses dari http://dinamikahukum.fh.unsoed.ac.id/index.php/JDH/article/download/167/115

Roberts, F. L., & Hill, B. (1941). The Merit System in Relationship to Public Health Personnel. American Journal of Public Health, 31, 121-126. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1531288/

Smit, P. K. (2006). The Effect of Affirmative Action on Employee Motivation in the Sandf. Department of Human Resource, Tswane University of Technology. Diakses dari http://tutvital.tut.ac.za:8080/vital/access/manager/Repository/tut:3941

Sylvia, R. D., & Meyer, C. K. (2002). Public Personnel Administration. California: Harcourt College Publishers.

Widiastuti, R., Sudharto, & Suwandi. (2018). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Madrasah dan Motivasi Kerja Terhadap Budaya Kerja Guru Madrasah Aliyah di Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. JMP Universitas PGRI Semarang, 7(3), 311-327. http://dx.doi.org/10.26877/jmp.v7i3.3147

Zaman, M. S. (2015). Merit-Based Recruitment: The Key to Effective Public Administration in Bangladesh. Journal of Public Administration and Governance, 5(3), 96-119. https://doi.org/10.5296/jpag.v5i3.8216




DOI: https://doi.org/10.31289/publika.v8i1.3621

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License