Peran Ketua Rukun Warga Sebagai Servant Leader dan Masyarakat untuk Keberhasilan Mendapatkan Proyek Pembangunan Infrastruktur


Nining Purwatmini(1*), Sholahuddin Sholahuddin(2), Hari Sapto Yudiarso(3),


(1) Universitas Bina Insani
(2) Universitas Bina Insani
(3) Universitas Bina Insani
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran Ketua Rukun Warga (Ketua RW) dan partisipasi masyarakat terhadap keberhasilan mendapatkan usulan dana proyek pembangunan yang berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat. Karena, pada era reformasi telah terjadi perubahan model pengajuan usulan proyek pembangunan. Jika sebelumnya pembangunan proyek menerapkan pola dari atas ke bawah (dana dikucurkan oleh Pemerintah Kota), maka saat ini pola pengajuan usulan pembangunan proyek dari bawah ke atas. Data penelitian ini didapat dari angket yang diisi oleh 350 Kepala Keluarga, di lingkungan RW 09, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.  Hasil 204 angket kembali diolah menggunakan metode analisis secara kuantitatif berupa regresi, pengolahan dengan bantuan SPSS ver. 24. Hasil uji statistik terhadap angket, menunjukkan bahwa keberhasilan mendapatkan dana proyek perbaikan sarana lingkungan sangat kuat di tentukan oleh gaya kepemimpinan “servant leader” yang diterapkan oleh Ketua RW 09 (menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.833), dibandingkan dengan “partisipasi masyarakat” (koefisien korelasi sebesar 0.635). Dalam hal ini, nampak bahwa perubahan model pengajuan dana pembangunan fasilitas, di Kota Bekasi, dipengaruhi oleh penerapan kepemimpinan servant leadership dan partisipasi masyarakat.


Keywords


Peran Ketua RW, Hibah, Partisipasi Masyarakat, Usulan Pembangunan

Full Text:

PDF

References


Aji, M. (2015). Pengaruh Servant Leadership Terhadap Kinerja Dengan Burnout Sebagai Variabel Intervening Pada Karyawan PT. Intiroda Makmur Persada Tbk, Tangerang. Doctoral dissertation.

Andreeyan, R. (2014). Studi tentang partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di Kelurahan Sambutan Kecamatan Sambutuan. Kota Samarinda. . Journal Administrasi Negara (ejournal.an.fisip-unmul.) , 1938-1951.

Block, P. (1993). Stewardship: Choosing service over self-interest. California: Berrett-Koehler .

Daerah, P. (2005). Pedoman Pembentukan Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Kota Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi.

Dwiningrum, S. I. (2011). Desentralisasi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ellen, S. (2017). Slovin's formula for sampling technique.

Ghozali., K. K. (2013). Teknik Penyusunan Skala Likert (Summated Scales) dalam Penelitian Akuntansi dan Bisnis. Fatawa Publishing. Semarang.: Fatawa Publishing. Semarang.

Ginting, R. (2011). Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kabupaten Sarolangun. Yogyakarta.: Repository Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada.

Greenleaf, R. K. (2002). Servant Leadership, A Journey inti the Legitimate Power & Greatness. New York: Paulist Press.

Kali, A. (2011). Analisis partisipasi masyarakat terhadap perencanaan dan pembangunan PLTMH di Paneki Desa Pombewe. Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi. Kali, Agustinus. (2011). Analisis partisipasi masyarakat terhadap perencanaan dan pembangunan PLTMH di Jurnal Mektek Tahun XII No. 3.

Kranji, S. E. (2014). Juknis Pelaksanaan Musrenbang. Bekasi: Kelurahan Kranji.

Purnamasari, I. (2007). Studi Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan di Kecamatan Cibadak. Kabupaten Sukabumi. Semarang: Repository Pascasarjana. Universitas Diponegoro.

RI, D. (2004). Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Jakarta: DPR RI.

RI, D. (2004). Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta: DPR RI.

Satries, W. I. (2011). Mengukur Tingkat Partisipasi Masyarakat Kota Bekasi Dalam Penyusunan APBD Melalui Pelaksanaan Musrenbang . Jurnal Elektronik Kybernan. Vol. 2 (2), 89-130.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Sumaryadi, I. N. (2010). Sosiologi Pemerintahan dari Perspektif Pelayanan, Pemberdayaan, Interaksi dan Sistem Kepemimpinan Pemerintah Indonesia. Bogor: Ghalia Indonesia.

Supriadi, F. D. (2001). Reformasi Pendidikan Dalam Konteks Otonomi Daerah. Yogya karta: Adicita Karya Nusa.

Uphoff, J. M. (1980). Participation's place in rural development: seeking clarity through specificity. Cornall University: World development.

Widyastuti, T. (2016). Pengaruh Kepemimpinan Pelayan Dan Budaya Organisasi Terhadap Pengelolaan Konflik. Cakrawala-Jurnal Humaniora, 16 (2).

Windiyani, D. A. (2016). Hubungan Kepemimpinan Yang Melayani (Servant Leadership) Dengan Komitmen Organisasi Pada Karyawan Bagian Produksi. Malang: University of Muhammadiyah.




DOI: https://doi.org/10.31289/publika.v8i1.3703

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.