Implementasi Sociopreneurship Berbasis Lingkungan Sebagai Reduksi Pengangguran Di Kota Mataram


Mey Susanti AS(1*),


(1) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mataram
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan kajian ini adalah untuk menggambarkan potensi aktivitas sociopreneurship berbasis lingkungan dalam mereduksi pengangguran di perkotaan melalui gagasannya dalam pengembangan kawasan ekowisata penangkaran penyu Pantai Mapak Indah, Kota Mataram Provinsi NTB. Penelitian ini dikategorikan dalam jenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus, tahapan pertama dalam penelitian ini adalah observasi sekaligus menentukan informan sampling sociopreneur yang sukses, tahapan kedua adalah wawancara atau pengumpulan data terhadap informan dilakukan pada tokoh utama sebagai inisiator dan sejumlah individu yang terhubung dalam jaringan aktivitas sociopreneur, yaitu warga masyarakat yang berdomisili di wilayah pantai Mapak Indah. Tahapan ketiga adalah dokumentasi agar data yang diterima tidak hilang dan dapat diambil kapan saja dibutuhkan. Dan tahap terakhir adalah analisis data, pada tahapan ini dilakukan proses validasi temuan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sociopreneurship berbasis lingkungan melalui pengembangan ekowisata penangkaran penyu di wilayah Kota Mataram mulai berkembang atas inisiatif dari satu orang atau sekelompok orang yang memiliki keinginan yang kuat untuk membantu memecahkan permasalahan ekonomi dan lapangan pekerjaan sebagai dampak dari adanya bonus demografi yang terjadi di perkotaan dengan kontribusi modal sosial di sekitar, saling timbal balik, dan berkelanjutan, dan untuk menghasilkan jasa yang bernilai ekonomis bagi masyarakat sekitar, terlihat berhasil. 

Implementasi SociopreneurshipBerbasis Lingkungan Sebagai Reduksi Pengangguran DiKota Mataram

 


Keywords


Bonus Demografi, Pengangguran Terdidik, Sociopreneurship

Full Text:

PDF

References


Allen. (2016). Analysis of Trends and Challenges in the Indonesian Labor Market. Asian Development Bank (ADB) Paper on Indonesia, 16, 1–38.

BPS Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2020). Profil Ketenagakerjaan Provinsi Nusa Tenggara Barat Berdasarkan Hasil Sakernas Agustus 2019.

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Research Memilih di Antara Lima Pendekatan. In alih bahasa, Ahmad Lintang Lazuardi.

Dees, J. G. (2018). The Meaning of Social Entrepreneurship 1 , 2. Case Studies in Social Entrepreneurship and Sustainability, 22–30. https://doi.org/10.4324/9781351278560-5

Hulgard, L. (2010). Discourses of social entrepreneurship–Variations of the same theme? EMES European Research Network, 10, 1–21. http://base.socioeco.org/docs/wp_1001_hulg_rd__web_.pdf%5Cnhttp://www.emes.net/site/wpcontent/uploads/WP_10-01_Hulgaard__web_.pdf

Irianto, A. dan F. (2016). Demografi dan Kependudukan.http://inlislite.dispusip.jakarta.go.id/dispusip/opac/detail-opac?id=101985

Jati, W. R. (2015). Bonus Demografi Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi: Jendela Peluang Atau Jendela Bencana Di Indonesia? Populasi, 23(1), 1–19. https://doi.org/10.22146/jp.8559

Lak lak Nazhat El Hasanah. (2018). Pengembangan Kewirausahaan Sosial Pada Perguruan Tinggi Melalui Social Project Competition. Pemuda, Jurnal Studi Society, Civil Activ-, Economic Kita, Mimpi, 7, 90–99.

Listyorini, H. (2012). Komponen Dan Dampak Social Entrepreneurship Dalam Upaya Revitalisasi Budaya Dan Industri Batik Lasem. Dinamika Kepariwisataan, XI(2), 48–57.

Maryati, S. (2015). Dinamika Pengangguran Terdidik: Tantangan Menuju Bonus Demografi Di Indonesia. Economica, 3(2), 124–136. https://doi.org/10.22202/economica.2015.v3.i2.249

Nur Asnawi. (2005). Wirausaha Sebagai Solusi Pengangguran Terdidik Di IndonesiA. 1–21.

Pratomo, D. S. (2017). Fenomena pengangguran terdidik di Indonesia. Sustainable Competitive Advantage, 7(September), 642–648.

Putri, L. I. (2017). Reduksi kemiskinan melalui sociopreneurship. VI(1), 48–68.

Santosa, S. P. (2007). Peran Social Entrepreneurship. Dipaparkan Dalam Acara Dialog “ Membangun Sinergisitas Bangsa Menuju Indonesia Yang Inovatif, Inventif Dan Kompetitif” Diselenggarakan Oleh Himpunan IESP FE-Universitas Brawijaya,Malang, 14 Mei 2007.

Saputro, A. (2020). Urban Crisis: Produk Kegagalan Urbanisasi di Indonesia. Jurnal Sosiologi Reflektif, 15(1), 173. https://doi.org/10.14421/jsr.v15i1.2000

Suyatna, H., & Nurhasanah, Y. (2018). Sociopreneurship Sebagai Tren Karir Anak Muda. Jurnal Studi Pemuda, 6(1), 527. https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.38011

Widiastuti, R., & Margaretha, M. (2011). Socio Entrepreneurship: Tinjauan Teori Dan Perannya Bagi Masyarakat. Jurnal Manajemen, 11(1), 114870.




DOI: https://doi.org/10.31289/publika.v9i1.5197

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License