PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP POSITIONING KOTA TEBING TINGGI

Zulfi Pandapotan Nasution(1*),


(1) Universitas Sumatera Utara
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap positioning Kota Tebing  Tinggi, kemudian mengetahui potensi unggulan yang dapat menjadi positioning Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif. Informan penelitian ini adalah masyarakat yang terdiri dari stakeholders Kota Tebing Tinggi yang diambil dengan metode purposif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang pengumpulan datanya dilakukan melalui FGD (Focused Group Discussion), wawancara dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan mencatat seluruh informasi yang didapatkan dari informan, kemudian melakukan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap positioning Kota Tebing Tinggi adalah kota jasa, tetapi jasa tersebut harus dispesifikasikan pada jasa tertentu. Selanjutnya, potensi unggulan yang dapat menjadi positioning Kota Tebing Tinggi adalah kuliner (lemang dan roti kacang). Berdasarkan persepsi masyarakat dan potensi unggulan, maka positioning Kota Tebing Tinggi adalah kota jasa wisata kuliner.

Keywords


persepsi, positioning, Kota Tebing Tinggi

Full Text:

PDF

References


Amar. (2009). Identitas Kota, Fenomena Dan Permasalahannya. Jurnal “ruang” Volume 1 Nomor 1 September 2009 Universitas Tadulako.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tebing Tinggi. (2014). Tebing Tinggi Dalam Angka (Tebing Tinggi In Figures) 2014. Tebing Tinggi: BPS Kota Tebing Tinggi bekerja sama Bappeda Kota Tebing Tinggi.

Bagian Administrasi Humas, Pimpinan dan Protokoler Kota Tebing Tingg. (2012). One Village One Product. Tebing Tinggi: Bagian Adm. Humas PP Kota Tebing Tinggi.

Belch, George E. & Michael A. Belch. (2001). Advertising and Promotion An Integrated Marketing Communications Perspective Fifth Edition. Boston: McGraw-Hill

Bungin, Burhan. (2011). Penelitian Kualitatif Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Gunawan, Imam. (2013). Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara

Hasibuan, Umar Zunaidi. (10 Agustus 2015). Pecahkan Rekor Muri Makan Soto Terbanyak. Harian Analisa.

Helmi, Syafrizal. (2007). Regional Branding : Strategi Memasarkan Daerah. Wahana Hijau Jurnal Perencanaan & Pengembangan Wilayah, Vol.2, No. 3, April 2007.

Hermawan, Agus. (2012). Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Erlangga

Kartajaya, Hermawan. (2007). On Positioning (seri 9 elemen marketing). Bandung: Mizan dan MarkPlus&Co

Kasali, Rhenald. (2000). Membidik Pasar Indonesia Segmentasi, Targeting dan Positioning. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Lubis, Lusiana Andriani. (2012). Pemahaman Praktis Komunikasi Antarbudaya. Medan: USU Press.

Moleong, Lexy J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

¬Morissan, (2013). Teori - Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

(2012). Periklanan Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Mulyana, Deddy. (2007). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya

Nawar, Hanafiah Daniel., Sirojuzilam. dan Suriadi, Agus. (2006). Analisis Daya Saing Ekspor Minyak Kelapa Sawit Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Studi Pembangunan. Volume 2, Nomor 1. ISSN 0216-9339. Oktober 2006.

Olsson, Anna & Catalina Sandru. (2006). The Brand Proposition Positioning & Building Brand Personality. Bachelor Thesis. Luleå-Sweden: Luleå University of Technology.

Peraturan Daerah Kota Tebing Tinggi Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tebing Tinggi Tahun 2011-2016. Tebing Tinggi: Pemerintah Kota Tebing Tinggi.

Ries, Al & Jack Trout. (2002). Positioning : The Battle For Your Mind. Edisi ulang tahun. (Bertha Lucia, Terjemahan). Jakarta: Salemba Empat.

Santoso, Eko Budi. (2010). Inovasi Dalam Riset Dan Praktek Perencanaan Menuju Penataan Ruang Kota Masa Depan. Makalah Seminar Nasional Perencanaan Wilayah dan Kota. Surabaya: ITS.

Saragih, Nila Kesuma. (2013). Perencanaan City Branding Kota Binjai Dalam Mendukung Daya Saing Daerah. Tesis tidak dipublikasikan. Bandung: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara.

Sari, Ismi Mutia. (2015). Analisis Implementasi City Branding : Studi Pada Kota Batu - Jawa Timur. Jurnal Ekonomi. Malang: Universitas Brawijaya.

Siallagan, Anthony Fransisko. (2011). Analisis Permintaan Wisatawan Nusantara Objek Wisata Batu Kursi Siallagan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro.

Siregar, Anwar Sadat. (2012). Strategi Regional Branding Kabupaten Padang Lawas Utara. Tesis tidak dipublikasikan. Medan: USU

Suryadana, Moh. Liga. (2009). Perkembangan Industri Makanan (Kuliner). Makalah Seminar Sehari CREPS. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Vincent, Gaspersz. (1997). Manajemen Bisnis Total Dalam Era Globalisasi. Jakarta: PT. Gramedia.

Wardhani, Andy Corry. (2011). Corporate and Marketing Communication. (Irwansyah & Heri Budianto, Ed.). Jakarta: Buku Litera

West, Richard & Lynn H. Turner. (2008). Pengantar Teori Komunikasi Analisis dan Aplikasi. Ahli Bahasa Maria Natalia Damayanti Maer. Jakarta: Salemba Humanika.

Yananda, M. Rahmat & Ummi Salamah. (2014). Branding Tempat Membangun Kota, Kabupaten, dan Provinsi Berbasis Identitas. Jakarta: Makna Informasi.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/simbollika.v2i2.1037

Article Metrics

Abstract view : 208 times
PDF - 108 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study
Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/simbolika dan Email: simbolika@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0
Supported by :