Pengaruh Kompetensi dan Iklim Komunikasi Terhadap Motivasi Kerja Penyuluh Pertanian Lapangan pada Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Karo

Feri Nanta Sebayang(1*),


(1) Universitas Sumatera Utara
(*) Corresponding Author

Abstract


Kompetensi komunikasi dan iklim komunikasi merupakan faktor penting yang dapat meningkatkan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi komunikasi dan iklim komunikasi terhadap motivasi kerja penyuluh pertanian lapangan. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyuluh pertanian lapangan yang berada di bawah naungan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Karo, yang berjumlah 135 orang. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh kompetensi komunikasi terhadap motivasi kerja dan juga menunjukkan bahwa ada pengaruh iklim komunikasi terhadap motivasi kerja. Kemudian uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa ada pengaruh kompetensi komunikasi dan iklim komunikasi terhadap motivasi kerja. Hal ini dibuktikan dengan nilai dengan signifikansi <0,05. Maka, dapat disimpulkan bahwa komunikasi yang dipadukan dengan iklim komunikasi dapat meningkatkan motivasi kerja penyuluh pertanian lapangan.


Keywords


kompetensi komunikasi, iklim komunikasi, motivasi kerja

Full Text:

PDF

References


Bahua, M. I., Jahi, A., Asngari, P. S., Saleh, A., dan Purnaba, I G. P. (2010). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Penyuluh Pertanian dan Dampaknya pada Perilaku Petani Jagung di Provinsi Gorontalo. Jurnal Ilmiah Agropolitan Volume 3 Nomor 1, April 2010. Halaman 293-303.

Hasibuan Malayu S.P. (2003). Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah. Jakarta: PT Toko Gunung Agung.

Huraerah, A. dan Purwanto.(2006). Dinamika Kelompok. Bandung: PT. Refika Aditama.

Kriyantono, Rachmat. (2008). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Mangkunegara, A. P. (2008). Perilaku dan Budaya Organisasi. Bandung: PT. Refika Aditama.

Morrisan.(2013). Teori Komunikasi: Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Muhammad, Arni.(2004). Komunikasi Organisasi Cetakan Keenam, Jakarta: Bumi Aksara.

Nasution, Mulia.(2000).Management Personalia Aplikasi dalam Perusahaan, Jakarta:Djambatan.

Nurmianto, E. Nurhadi Siswanto, danSanusi Sapuwan, (2006). Perancangan Penilaian Kinerja Karyawan Berdasarkan Kompetensi Spencer Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus di Sub Dinas Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum, Kota Probolinggo)”, Jurnal Teknik Industri, Universitas Kristen Petra, Vol. 8, No. 1, Juni 2006, hal. 40-53.

Pace, R. Wayne dan Don F. Faules. (2005). Komunikasi Organisasi. Strategi Meningkatkan Kinerja Perusahaan. Cetakan Keempat. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Payne, H.J. (2005).Reconceptualizing Social Skills in Organizations : Exploring the Relationship Between Communication Competence. Job Performance and Supervisory Roles.Journal of Leadership & Organizational Studies, Vol 11, No. 2.

Priyatno, Duwi.(2008). Mandiri Belajar SPSS (Statistical Product and Service Solution) untuk Analisis Data & Uji Statistik. Jakarta:Penerbit MediaKom.

Riggio, R.E. & Taylor S. J. (2000). Personality and Communication Skills Predictors of Hospice Nurse Performance. Journal of Business and Psychology, Vol 15.No. 2

Robbins. P. S. (2002). Prinsip-prinsip Perilaku Organisasi. Edisi Kelima.Jakarta: Erlangga.

Rouhiainen, M.(2005). The Communication Competence of Leaders in a Knowledge-Based Organization. Jyvaskyla: University of Jyvaskyla.

Sanusi, Azwar. (2012). Pengaruh Motivasi Kerja dan Iklim Komunikasi Organisasi terhadap Komitmen Keorganisasian Pegawai Arsip Nasional Republik Indonesia. Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia.

Siagian, S. P. (1995). Teori Motivasi dan Aplikasinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Slocum dan Hellriegel, M. (2009).The Communication Competence of Leaders in a Knowledge- Based Organization. Jyvaskyla:University of Jyvaskyla.

Soedarmayanti. (2009). Reformasi Administrasi Publik, Reformasi Birokrasi, dan Kepemimpinan Masa Depan,Bandung : Refika Aditama.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Suranto, A.W. (2005). Komunikasi Perkantoran. Yogyakarta: Media Wacana.

Umar, Husein. (2002). Metode Riset Komunikasi Organisasi, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Uno, Hamzah B. (2008). Teori Motivasi & Pengukurannya, Jakarta: PT. Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/simbollika.v2i1.210

Article Metrics

Abstract view : 205 times
PDF - 134 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study
Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/simbolika dan Email: simbolika@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0
Supported by :