Kualitas Komunikasi Pasangan Suami Istri Dalam Menjaga Keharmonisan Perkawinan

Lisbon Pangaribuan

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi yang terjadi dalam hubungan antarpribadi suami istri; hambatan yang dihadapi suami istri dalam berkomunikasi; dan kualitas komunikasi pasangan suami istri dalam upaya menjaga keharmonisan perkawinan. Subjek terdiri dari enam pasangan suami istri yang berdomisili di Kelurahan Tanjung Pinggir, Kota Pematangsiantar. Subjek merupakan pasangan yang belum pernah bercerai atau tidak sedang menuju perceraian, hidup dalam upaya terus-menerus menjaga keharmonisan, dan telah memiliki keturunan. Peneliti memakai paradigma konstruktivis dan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan. Instrumen pengumpulan data menggunakan alat perekam dan daftar pertanyaan wawancara serta menjamin keabsahan data dengan triangulasi kejujuran peneliti dan sumber data. Data dianalisis dengan metode dari Bogdan dan Biklen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya informan memiliki proses komunikasi yang ditandai dengan adanya saling bertukar informasi, selalu membatasi topik yang ingin dibicarakan, dan mengungkap sesuatu yang tidak disukai dari pasangan demi kebaikan. Hambatan komunikasi pada informan terdiri dari hambatan fisik, psikologis, dan konflik. Kualitas komunikasi informan terdiri dari keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, kejujuran, dan kesetaraan. Namun informan ketiga dan keempat tidak memiliki aspek

 


Keywords


kualitas komunikasi, suami istri, keharmonisan

Full Text:

PDF

References


Adelina, R. A. A. & Andromeda. (2014). Pasangan dual karir: hubungan kualitas komunikasi dan komitmen perkawinan di semarang. Semarang: Universitas Negeri Semarang. Diakses pada 1 Maret 2015 dari http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/dcp/article/view/4448/4103.

Altaira, E. & Nashori, H.F. (2008). Hubungan antara kualitas komunikasi dengan kepuasan dalam perkawinan pada istri. Naskah Publikasi. UII. Yogyakarta. diakses 1 Maret 2015 dari http://repository.uii.ac.id/.

Arikunto, S. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta. Rineka Cipta.

Azizah, S.N. (2009). Upaya Masyarakat Sekitar Lokalisasi dalam Mempertahankan Keharmonisan Rumah Tangga: Study di Desa Kaliwungu Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Skripsi. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim. Diakses 1 Maret 2015 dari http://digilib.uin-suka.ac.id/20244/2/11350075_BAB-I_IV-atau-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf.

Berger, C. R. et. al. (2014). Handbook Ilmu Komunikasi. Bandung. Nusa Media.

Bogdan, et.al., (l992). Qualitatif Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Boston Ally and Bacon Inc. (e-book).

Budyatna, M. (2015). Teori-Teori Mengenai Komunikasi Antarpribadi. Jakarta: Prenadamedia Group.

Bungin, B. (2012). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Prenada Media Group.

Creswell, J. W. (2010). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

DeVito, J. A. (1997). Komunikasi Antarmanusia. Jakarta: Professional Books.

Dewi, N.R. & Sudhana, H. (2013). Hubungan Antara Komunikasi Interpersonal Pasutri dengan Keharmonisan dalam Pernikahan. Jurnal Vol. 1. No. 1. Denpasa: Univ. Udayana. Diakses 2 Maret 2015 dari http://ojs.unud.ac.id/index.php/psikologi/article/viewFile/8480/6324.

Dinistanti, C.A.D.W. (2007). Perbedaan Persepsi Istri Terhadap Keharmonisan Keluarga Ditinjau dari Usia pada Waktu Menikah. Skripsi. Semarang: Univ. Katolik Soegijapranata. Diakses 2 Maret 2015 dari http://repository.unika.ac.id/8541/.

Eriyanto. (2004). Analisis Framing Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media. Yogyakarta. PT. LKIS.

Givertz, M. et. al. (2012). Direct and Indirect Effects of Attachment Orientation on Relationship Quality and Loneliness in Married Couples. Phoenix. Unpublished. Diakses 2 Maret 2015 dari http://research.allacademic.com/index.php?click_key=3#search_top/

Hancock, D. R. & Algozzine, B. (2006). Doing Case Study Research: A Practical Guide for Beginning Researchers. Columbia University. Teachers College Press. Diakses 2 Maret 2015 dari www.bookfi.org.

Hanzal, A. & Segrin, C. (2009). The Role of Conflict Resolution Styles in Mediating the Relationship Between Enduring Vulnerabilities and Marital Quality. Chicago. Unpublished. Diakses 3 Maret 2015 dari http://research.allacademic.com/index.php?click_key=1#search_top.

Jamiah, Y. (2010). Keluarga Harmonis dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Kepribadian Anak Usia Dini. Artikel. Pontianak. Universitas Tanjung Pura. Diakses 3 Maret 2015 dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article=32837&val=2335.

Kline, S. L., & Stafford, L. (2003). The Role of General Interaction Rules and Frequency of Casual Interaction in Marital Quality. San Diego. Unpublished. Diakses 2 Mei 2015 dari http://research.allacademic.com/index.php?click_key=1&PHPSESSID=ckpc0mjr4cjhjnkgll3b4442d4.

Kriyantono, R. (2008). Teknis Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Prenada Media Group.

Kustini (Editor). (2011). Keluarga Harmoni dalam Perspektif Berbagai Komunitas Agama. Jakarta: Departemen Agama. Diakses 3 Mei 2015 dari http://simbi.kemenag.go.id/pustaka/images/materibuku/keluarga%20harmoni%20dalam%20perspektif%20berbagai%20komunitas%20agama-2011.pdf.

Liliweri, A. (2015). Komunikasi Antarpersonal. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Littlejohn, S. W. & Foss, K. A. (Ed.). (2009). Encyclopedia of Communication Theory. SAGE Publications, Inc. (e-book)

Maharani, E. A. & Gusniarti, U. (2008). Hubungan Adult Attachment Dengan Manajemen Konflik Dalam Pernikahan. Naskah Publikasi. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia. Diakses 3 Mei 2015 dari repository.uii.ac.id/.../uii-skripsi.

Maryanti & Rosmiani. (2007). Keluarga Bercerai Dan Intensitas Interaksi Anak Terhadap Orang Tuanya. Jurnal. Vol. I. No. 2. Medan. USU. Diakses 3 Mei 2015 dari http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/18595/1/har-jan2007-1%20(4).pdf.

Melinda, R. & Prihartanti R. (2013). Perbedaan Kesejahteraan Subjektif Ditinjau dari Kebersamaan Pasangan Suami Istri dalam Pernikahan. Naskah Publikasi. Surakarta: Univ. Muhammadiyah. Diakses 4 Mei 2015 dari http://eprints.ums.ac.id/25361/10/02._Naskah_Publikasi.pdf.

Moleong, L. J. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nancy. M.N. (2013). Hubungan Nilai dalam Perkawinan dan Pemaafan dengan Keharmonisan Keluarga. Prosiding. Vol. 5. Bandung: Univ. Katolik Soegijapranata. Diakses 4 Mei 2015 dari http://ejournal.gunadarma.ac.id/files/journals/11/articles/904/submission/original/904-2613-1-SM.pdf.

Nurpratiwi, A. 2010. Pengaruh Kematangan Emosi dan Usia Saat Menikah Terhadap Kepuasan Pernikahan pada Dewasa Awal. Skripsi. Jakarta. UIN Syarif Hidayatullah.

Prastowo, A. (2010). Menguasai Teknik-Teknik Koleksi Data Penelitian Kualitatif Bimbingan dan Pelatihan Lengkap Serba Guna. Yogyakarta: DIVA Press.

Rahmiati, A. (2010). Pengaruh Emotional Expressivity Pasangan Suami-Istri Terhadap Kepuasan Pernikahan. Skripsi. Jakarta. UIN Syarif Hidayatullah. Diakses 4 Mei 2015 darihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/2195/1/AIN%20RAHMIATI-PSI.pdf

Rakhmat, J. (2002). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ruben, B. D. & Stewart, L. P. (2006). Komunikasi dan Perilaku Manusia. Jakarta: Rajawali Pers.

Sanghati, et. al. (2012). Faktor Determinan yang Mempengaruhi Kecemasan Wanita Pasangan Infertil di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Penelitian. Makassar.: Univ. Hasanuddin. Diakses 5 Mei 2015 dari http://pasca.unhas.ac.id/jurnal/files/3f89e1d7a23d94f26d9cd6537b2a1f1a.pdf.

Segrin, C. et. al. (2007). Accuracy and Bias in Newlywed Couples’ Perceptions of Conflict Styles and Their Association with Marital Satisfaction. Chicago. Unpublished. Diakses 5 Mei 2015 dari http://research.allacademic.com/index.php?click_key=1&PHPSESSID=hrkv2avv05qcjdk02prmo0m296

Solina, E. (2009). Keluarga Broken Home di Tanjungpinang: Studi Terhadap 3 (Tiga) Orang Remaja Putus Sekolah. Penelitian. Diakses 5 Mei 2015 dari http://riset.umrah.ac.id/wp-content/uploads/2013/07/Emmy-Solina-Broken-Home.pdf.

Sugiyono. 2003. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Sulastri, E. 2009. Pengaruh Keharmonisan Keluarga Terhadap Prestasi Belajar PKN pada Siswa Kelas VII SLTP Negeri 3 Polokarto Kabupaten Sukoharjo Tahun Ajaran 2007/2008. Skripsi. Surakarta: Univ. Sebelas Maret. Diakses 5 Mei 2015 dari https://core.ac.uk/download/pdf/12346994.pdf.

Suryani, A. 2004. Perkembangan Hubungan Perkawinan: Kajian Tahap-Tahap Perkembangan Hubungan Antarpribadi pada Suami Istri Katolik. Jurnal. Vol. 1. No. 2. Yogyakarta:Universitas Atma Jaya. Diakses 6 Mei 2015 dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article=130697&val=5410&title=Perkembangan%20Hubungan%20Perkawinan:%20Kajian%20Tahap-Tahap%20Perkembangan%20Hubungan%20Antarpribadi%20pada%20Suami-Istri%20Katolik

Turangan, D.D. 2010. Kekerasan dalam Rumah Tangga Sebagai Alasan Perceraian. Karya Ilmiah. Manado. Univ. Sam Ratulangi. Diakses 10 Mei 2015 dari http://repo.unsrat.ac.id/222/1/KEKERASAN_DALAM_RUMAH_TANGGA_SEBAGAI_ALASAN_PERCERAIAN.pdf.

Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. (e-book).

Winata, S. Y. 2013. Strategi Manajemen Konflik Interpersonal Pasangan Suami Istri (Pasutri) Yang Hamil Di Luar Nikah. Jurnal e-Komunikasi. Vol. I No. 2. Surabaya: Univ. Kristen Petra. Diakses 10 Mei 2015 dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article=194925&val=6518&title=STRATEGI%20MANAJEMEN%20KONFLIK%20INTERPERSONAL%20PASANGAN%20SUAMI%20ISTRI%20(PASUTRI)%20YANG%20HAMIL%20DI%20LUAR%20NIKAH.




DOI: http://dx.doi.org/10.31289/simbollika.v2i1.214

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


SIMBOLIKA
Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area
Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara http://ojs.uma.ac.id/index.php/simbolika dan Email: simbolika@uma.ac.id
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0
Supported by :