Web Analytics Made Easy -
StatCounter

ANALISIS SISTEM INTEGRASI SAPI DAN KELAPA SAWIT DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI DI KABUPATEN LABUHANBATU

Autor(s): Poltak Sirait, Zulkifli Lubis, Murbanto Sinaga
DOI: 10.31289/agrica.v8i1.1062

Abstract

Analysis of Integration System of Cow And Oil Palm In Increasing Farmers Income In Labuhanbatu District ". Kabupten Labuhanbatu was chosen as the location in this study on the grounds that this district is a center of palm oil production and cattle breeding center in North Sumatra. Kecamatan Sampel selected sub district Bilah Hulu, Bilah Hilir and Pangkatan because as a center of production of palm oil and cattle in Labuhanbatu regency. This research used field observation method using questionnaire and interview instrument, this research type is descriptive quantitative. The population in this study was 78 oil palm farmers/ranchers selected randomly. The sample consists of 44 oil palm farmers without integration with saip and 34 palm oil farmers with integration with cows. Data analysis model used is descriptive and quantitative analysis. To test the difference of farmer's income, it is used the mean difference test (t test) and to analyze the factors influencing the farmer's income is used Multiple Linear Regression Analysis with the help of SPSS software version 17. Result of research: There is a very significant difference of income level between farmers who implement and farmers who have not implemented a system of cattle and oil palm integration in the research area. The income difference is Rp. 7.87 Million / Year. Educational factors, farm experience and the number of family dependents have no significant effect on farmers' income. While the factor of farming system and land area have a very significant effect to farmer's income. Keywords: Palm oil, cattle, integration, forage, waste, income, education, farming system

Full Text:

PDF

References

Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian. 2009. Perspektif Daya Dukung Lahan Pertanian dan Inovasi Tehnologi dalam Sistem Integrasi Ternak-Tanaman Berbasis Sawit,Padi dan Kakao. Prosiding Workshop Nasional Dinamika dan Keragaan Sistem Integrasi Ternak-Tanaman : Padi,Sawit, Kakao. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Bogor.

Chaniago, T. 2009. Prespektif Pengembangan Ternak Sapi di Kawasan Perkebunan Sawit. Prosiding Workshop Nasional Dinamika dan Keragaan Sistem Integrasi Ternak-Tanaman : Padi, Sawit, Kakao. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Bogor.

Chen, CP. 1990. Management of Force for Animal Production Under Tree Crops .In Proc. Integrated Tree Crooping and Small Ruminant Production System CRCRSP. Univ. California Davis. USA. p. 10 – 23.

Deptan. 2007. Pedoman Percepatan Pencapaian Swasembada Daging Sapi (PSDS). Departemen Pertanian.

Dinas Perkebunan Propinsi Sumut. 2013. Rekapitulasi Luas Areal dan Produksi Tanaman Perkebunan. Propinsi Sumatera Utara.

Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu (2007). Tentang Luas Areal Perkebunan Kelapa Sawit. Rantau Perapat. Sumatera Utara

Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu (2010). Tentang Jumlah Ternak Sapi Menurut Kecamatan. Rantau Perapat. Sumatera Utara.

Direktorat Jenderal Peternakan. 2009. Kebijakan Pengembangan Sapi Potong di Indonesia.Prosiding Workshop Nasional Dinamika dan Keragaan Sistem Integrasi Ternak-Tanaman : Padi, Sawit, Kakao. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Bogor.

Ditjennak. 2010. Program Swasembada Daging Sapi 2014. Disampaikan pada pertemuan koordinasi pendampingan PSDS di Puslitbang Peternakan Bogor tanggal 18 Februari 2010.

Diwyanto, K., D. Sitompul, I. Manti., I.W. Mathius, Soentoro. 2002. Pengkajian Pengembangan Usaha Sistem Integrasi Kelapa Sawit – Sapi. Prosiding Lokakarya Nasional Bengkulu, 9 – 10 September 2003. Departemen Pertanian Bekerjasama dengan Pemerintah Propinsi Bengkulu dan PT. Agricinal, 2004.

Gusnar. 2014b. Produktivitas Integrasi Kelapa Sawit dan Sapi di Labuhan Batu. BPP. Kecamatan Bilah Hilir. Labuhan Batu (Dikutip dari: Sumut/ANTARA/Online/15 Februari 2014).

Hanafi, N.D. 2007. Hijauan dan Pastura,Pelatihan dan Percepatan Pengembangan Ternak Rumanansia di Kabupaten Serdang Bedagai Tgl 26-27 Desember 2007, di Medan.

Handaka, A. Hendriadi dan T. Alamsyah. 2009. Perspektif Pengembangan Mekanisme Pertanian dalam Sistem Integrasi Ternak – Tanaman Berbasis Sawit.

Hasnudi. 2005. Peranan Limbah Kelapa Sawit dan Hasil Samping Industri Kelapa Sawit Terhadap Pengembangan Ternak Ruminansia di Sumatera Utara. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap Universitas Sumatera Utara. Medan, 2005.

Hasyim, H. 2006. Analisis Hubungan Karakteristik Petani Kopi Terhadap Pendapatan (Studi Kasus : Desa Dolok Seribu Kecamatan Paguran Kabupaten Tapanuli Utara). Jurnal Komunikasi Penelitian. Lembaga Penelitian. USU. Medan.

Luthan, F. 2009. Implementasi Program Integrasi Sapi dengan Tanaman Padi, Sawit dan Kakao di Indonesia. Prosiding Workshop Nasional Dinamika dan Keragaan Sistem Integrasi Ternak – Tanaman: Padi, Sawit, Kakao. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Bogor.

Martin Sibagariang dan Zulkarnain Lubis dan Hasnudi.2010. Analisis Pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) Pada Sapi dan Strategi Pengembangannya di Provinsi Sumatera Utara. Medan: Jurnal Agrica Vol. 3 (1):25-33

Nitis, I. M., K. Lana , I. B. Sudana dan N. Sutji. 1992. Pengaruh klasifikasi wilayah terhadap komposisi botani hijauan yang diberikan pada kambing di Bali di waktu musim kemarau. Pros. Seminar Penelitian Peternakan. Bogor, Puslitbang Peternakan, Bogor.

Prawirokumusumo.S. 2005. Ilmu Usahatani. BPFE. Yokyakarta.

Rahim, A dan Hastuti, D.R.D. 2007. Sitem Manajemen Agribisnis. State University of Makasar Press.

Risza, R. 1995. Budidaya Kelapa Sawit. AAK. Kanisery. Yogyakarta.

Siregar, A.R. 2004. Makalah Prospek Pengembangan dan Permasalahan Agribisnis Ternak Potong Ruminansia di Sumatera Utara pada Seminar Peternakan Kerjasama Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Utara dengan Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian USU.

Siregar, E.B. Mulya dan Syahrida Khairani. 2008. Strategi Pengembangan Agribisnis Kelapa Sawit Rakyat di Provinsi Sumatera Utara. Medan: Jurnal Agrica Vol. 1 (2):1-8

Soekartawi. 1999. Agribisnis Teori dan Aplikasinya. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Soejana, TJ. 2007. Program Percepatan Pencapaian Swasembada Daging Sapi (PSDS) tahun 2010. Disampaikan pada Rapat Koordinasi Puslitbangnak – Ditjennak di Bogor, 26 Desember 2007. Direktorat Jenderal Peternakan,Departemen Pertanian.

Soedjana, T.D. 2008. Peningkatan produk peternakan untuk pemenuhan gizi masyarakat. Dalam Budidaya Ternak Ruminansia. Edisi 1. Direktorat Budi-daya Ternak Ruminansia, Direktorat Jenderal Peternakan, Jakarta.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.