Web Analytics Made Easy -
StatCounter

Perilaku Agresi ditinjau dari Fanatisme pada Satuan Mahasiswa dan Mahasiswa Ikatan Pemuda Karya

Autor(s): Cicilia Ameliany, Rina Mirza, Winida Marpaung
DOI: 10.31289/analitika.v11i1.2245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fanatisme dengan agresivitas. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara fanatisme dengan agresivitas, dengan asumsi semakin tinggi fanatisme, maka semakin tinggi agresivitas dan sebaliknya semakin rendah fanatisme  maka  semakin rendah  agresivitas. Subjek  penelitian yang  digunakan dalam  penelitian  ini adalah anggota Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) IPK di Universitas X yang berjumlah 90 orang. Data diperoleh dari skala untuk mengukur agresivitas dan fanatisme. Perhitungan dilakukan dengan melakukan uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.371 dan nilai signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05). Ini menunjukkan ada hubungan positif antara fanatisme dengan Agresivitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel fanatisme terhadap agresivitas sebesar 13.7 persen, selebihnya 86.3 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ada hubungan positif antara fanatisme dengan agresivitas dapat diterima.

Keywords

Fanatisme, Perilaku Agresi

Full Text:

PDF

References

Ali, M. 2003. Teologi Pluralis-Multikultural: Menghargai Kemajemukan Menjalin Kebersamaan. Jakarta: Kompas

Badeni. 2014. Kepemimpinan & Perilaku Organisasi. Bandung: ALFABETA.

Baron, & Byrne. 2005. Psikologi Sosial Jilid 2 edisi kesepuluh. Jakarta: Erlangga

Chaplin, J. P. 2015. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Pers

Dayakisni, T & Hudaniah. 2009. Psikologi Sosial. Malang: UMM PRESS

Dwyer, B., Carrie, L. & Gregory, P. G. 2016. Exploring and Measuring Spectator Sport Fanaticism. Communication and Sport DOI 10.1177/2167479516679411. Diakses pada tanggal 19 Agustus 2017, dari http://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/2167479516679411

Hapsari, I & Wibowo, I. 2015. Fanatisme dan Agresivitas klub sepak bola. Jurnal Psikologi Vol.8 No.1. Diakses pada tanggal 26 Februari 2017 dari http://ejournal.gunadarma.ac.id/index.p hp/psiko/article/view/1291

Khaldun, I. 2012. Mukaddimah. Jakarta. Pustaka Alkautsar

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2008. Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka.

Krahe, B. 2005. Perilaku Agresif. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Suastini, N. W. 2011. Hubungan Antara Pola Asuh Orangtua Otoriter Dengan Agresivitas Remaja. Vol. 1 No. 1, Diakses pada tanggal 20 Maret 2017, dari https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/ empati/article/view/15390

Jppn.co. Kader Pemuda Pancasiila di Bacaok, kanan kiri putus. 2013. Diakses pada tanggal 20 Maret 2017, dari http://www.jpnn.com/news/kader- pemuda-pancasila-dibacok-tangan-kiri- putus Sapmappkom, 2016. Diakses pada tanggal 20 Maret 2017, dari: http://sapmappkom-untirta.blogspot.co.id /2016/08/sejarah-pemuda-pancasila-satuan-pelajar.html

Refbacks

  • There are currently no refbacks.