Pengaruh Terapi Menulis Ekspresif Terhadap Tingkat Depresi Pada Lansia


Andria Pragholapati(1*), Rizki Muliani(2), Mia Ayu Yulianti(3),


(1) Universitas Pendidikan Indonesia
(2) Universitas Bhakti Kencana
(3) Universitas Bhakti Kencana
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi menulis ekspresif terhadap tingkat depresi Pada lansia di PSRLU dan pemeliharaan taman makam pahlawan Ciparay Kabupaten Bandung. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experimental dengan bentuk rancangan One Group Pretest-postest Non Control Group. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 lansia, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah GDS (Geriatric Depression Scale) untuk mengukur tingkat depresi pada lansia. Intervensi terapi menulis ekspresif dengan waktu pelaksanaan selama 30 menit dilakukan 4 hari dalam seminggu. Analisa data menggunakan Paired Sample T-test. Dari hasil analisis didapatkan hampir seluruh lansia (75,8%) mengalami depresi sedang sebelum dilakukan terapi menulis ekspresif dan sebagian besar lansia (66,7%) mengalami depresi ringan setelah dilakukan terapi menulis ekspresif. Hasil uji Paired Sample T-test diperoleh signifikansi P value 0.000 (p<0.000) sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh terapi menulis ekspresif terhadap tingkat depresi pada lansia. Terapi menulis ekspresif direkomendasikan menjadi salah satu terapi kolaborasi keperawatan jiwa dan gerontik dengan psikolog yang dapat diterapkan pada lansia yang mengalami masalah depresi.


Keywords


Depression, Elderly, expressive writing therapy

Full Text:

PDF

References


Aspiani, R, Y. (2014). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Gerontik (Jilid 1). Jakarta: EGC

Arneliawati, Sari, Utami. (2015). Perbedaan Tingkat Depresi Antara Lansia yang Tinggal di PSTW dengan Lansia yang Tinggal Di Tengah Keluarga. Jom, 2 (2).

Azizah. (2011). Keperawatan Lanjut Usia. Yogyakarta: Graha Ilmu

Baikie & Wilhelm. (2005). Emotion and Psychal Health Benefits Of Expressing Writing. Advance in Psychiatric Treatment. 11(5), 338-346. doi:10.1192/apt.11.5.338.

Ballo, Kaunang, Munayang, Elim. (2013). Profil Lanjut Usia dengan Depresi yang Tinggal di Balai Penyantunan Lanjut Usia Senja Cerah Manado. Jurnal Biomedik, 4 (1). doi:10.35790/jbm.4.1.2012.753.

Bird, C. (2011). Menulis dengan Emosi: Panduan Empatik Mengarang Fiksi. Bandung: Kaifa

Bolton. (2011). Write Yourself: Creative Writing And Personal Development. London: Jessica Kingsley Publisher

Dahlima, M, R. (2012). Pengaruh Expressive Writing Terhadap Penurunan Depresi pada Remaja SMK di Surabaya. Skripsi. Universitas Airlangga.

Darmojo & Martono. (2012). Buku Ajar Geriatrik. Jakarta: FKUI

Depkes RI. (2016). Lansia Sehat Lansia Aktif Mandiri dan Produktif . Diakses tanggal 28 November 2018. http://www.depkes.goid.

Depkes RI. (2013). Jumlah Penduduk Lanjut Usia Meningkat. Diakses tanggal 28 November 2017. http://www.depkes.goid.

Depkes RI. (2011). Penduduk Lanjut Usia di Indonesia dan Masalah Kesejahtraannya. Diakses tanggal 01 November 2017. http://www.scribd.com/doc/196924089/lansia.

Fame-me, T. (2015). Menulis dengan Otak Kanan. Jakarta: Gramedia

Fatimah. (2012). Merawat Manusia Lanjut Usia: Suatu Pendekatan Proses Keperawatan Gerontik. Jakarta: Trans Info Media

Fikri, H, T. (2014) Pengaruh Menulis Pengalaman Emosional dalam Terapi Ekspresif terhadap Emosi Marah pada Remaja. Jurnal Humanitas, 9 (2).

Hairin. (2016). Expressive Writing Treatment untuk Mengatasi Ekspresi Emosi Negatif pada Remaja di Desa Segoro Tambak Sedati Sidoarjo. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Haryana, I, F. (2014). Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi: Sosiodrama Terhadap Tingkat Kesepian Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Dan Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Ciparay Kabupaten Bandung. Skripsi. Stikes Bhakti Kencana Bandung.

Hawari, D. (2011). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta: FK Universitas Indonesia.

Ibrahim, A, S. (2011). Gangguan Akan Perasaan. Tanggerang: Jelajah Nusantara

Jonru, Tsabiq, Anurogo. (2012). Sembuh dan Sukses dengan Terapi Menulis. Jakarta: Dapur Buku

Kaplan & Saddock, B, J. (2011). Sinopsis Psikiatri: Alih bahasa Widjaja Kusuma. Jakarta: Binarupa Aksara

Katona, Cooper dan Robertson. (2012). At a Glance Psikiatri (Edisi ke-4). Jakarta: Erlangga

Kementrian Kesehatan RI. (2013). Gambaran Kesehatan Lanjut Usia di Indonesia. Diakses pada tanggal 28 Desember 2017. https://pusdatin.kemkes.go.id.

Kurniawan, Y. (2014) Spiritual-Emotional Writing Therapy pada Subjek yang Mengalami Episode Depresif Sedang dengan Gejala Somatis. Jurnal Humanitas, 12 (2).

Krpan, et all. An Everyday Cativity as a Treatment for Depression: The Benefits of Expressive Writing for People Diagnosed with Major Depressive Disorder. Journal of Affective Disorder. 150(3): 48 – 51.

Maramis. (2011). Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Airlangga University Press

Maryam, S., Mia, F.E., Rosidawati, Ahmad, J, Irwan, B. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.

Monks, Knoers, Haditonoto. (2011). Psikologi Pelayanan: Pengetahuan dalam Berbagai Bagian. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada

Nugroho. (2011). Keperawatan Gerontik. Jakarta: EGC

Oktapiani, R, S. (2016). Pengaruh Brain Gym Terhadap Tingkat Depresi Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Dan Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Ciparay Kabupaten Bandung. Skripsi. Stikes Bhakti Kencana Bandung.

Pennebeker, J, W. (2011). Handbook of Low-Cost Interventions to Promote Psychal and Mental Health: Theory Research Practice. Texas: University of Texas.

Potter & Perry. (2011). Fundamentals of Nursing. Fundamental Keperawatan Buku 1 Edisi 7. Jakarta : Salemba Medika

Pranoto. N. (2016). Writing For Therapy. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Prasetya. (2010). Pengaruh Terapi Kognitif dan Senam Latih Otak Terhadap Tingkat Depresi dengan Harga Diri Rendah pada Klien Lansia di Panti Tresna Werda Bakti Yuswa Natar Lampung. Tesis. Universitas Indonesia.

Prawitasari. (2011). Psikologi Klinis: Pengetahuan Terapan Mikro dan Makro. Jakarta: Erlangga

Rahwati. (2014). Menulis Ekspresif Sebagai Strategi Mereduksi Stres Untuk Anak-Anak Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 2 (2)

Ramdani, Anisa. Efektivitas Teknik Expressive Writing untuk Meningkatkan Kemampuan Pengelolaan Emosi. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia.

Setyoadi & Kushariyadi. (2011). Terapi Modalitas Keperawatan pada Klien Psikogeriatrik. Jakarta : Salemba Medika

Siboro & Rusdi. (2012). Pola Komunikasi Keluarga dan Tingkat Depresi Lansia di Kelurahan Padang Bulan Medan. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.

Sheikh & Yesavage. (1986). Geriatric Depression Scale (GDS): Recent Evidance And Development Of a Shorter Version. Clinical Gerontologist. 5 (2): 165-173.

Stanley & Beare. (2011). Buku Ajar Keperawatan Gerontik (Edisi 2). Jakarta: EGC.

Susanti & Supriyantini. (2014). Pengaruh Expressive Writing Therapy Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Berbicara Di Muka Umum Pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi, 9 (2).

Sulistiowati & Hasanat. (2015). Pengaruh Terapi Menulis Pengalaman Emosional Terhadap Penurunan Depresi Pada Mahasiswa Tahun Pertama. Tesis. Universitas Gadjah Mada.

Widiatmoko. (2014). Terapi Berpikir Positif. Jakarta: Change

World Health Organisation. (2016). Mental Health Of Older Adults. Diakses pada Tanggal 12 Desember 2017. http://www.who.int/.

Qanitati, Widyawati, Asih. (2011). Pengaruh Katarsis dalam Menulis Ekspresif Sebagai Intervensi Depresi Ringan pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro, 9(1).

Yuandri & Rahman. (2017). Metodologi Penelitian Dan Statistika. Bogor: In Media.

Yulianti, Kurniawati. (2017). Pengaruh Terapi Pengalaman Emosional Terhadp Tingkat Depresi Lansia di Panti Werdha Darma Bhakti Kaish Surakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan Kosala, 5 (2).

Yosep. (2014). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: Refika Aditama.




DOI: https://doi.org/10.31289/analitika.v13i1.4859

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Pascasarjana Magister Psikologi, Universitas Medan Area

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License