Dukungan Sosial, Penyesuaian Diri dan Kesejahteraan Psikologis pada Siswa SMA Negeri 2 Binjai


Hasanuddin Hasanuddin(1), Khairuddin Khairuddin(2),


(1) Universitas Medan Area
(2) Universitas Medan Area

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial, penyesuaian diri terhadap psychological well-being. Masalah difokuskan pada penelitian ini yaitu apakah ada pengaruh dukungan sosial dan penyesuaian diri terhadap psychological well-being. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantatif dengan pendekatan korelasi kausal yang bertujuan untuk mengetahui sebab akibat antar variabel. Subjek penelitian yang terlibat dalam penelitian ini yaitu 450 siswa dari kelas X, XI, XII, Alat ukur yang digunakan yaitu skala psikologi untuk dukungan sosial, penyesuaian dan psychological well-being yang. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ada pengaruh positif antara dukungan sosial dan penyesuaian diri terhadap kesejahteraan psikologis siswa dengan nilai koefisien determinan R2 = 0,545, koefisien F= 268,176 dan signifikansi p = 0,000. Sumbangan efektif dukungan sosial dan penyesuaian diri secara bersamaan terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 54, 5%. Berdasarkan hasil analisis diketahui variabel dukungan sosial mempunyai rerata rerata hipotetik sebesar 60 dan rerata empirik sebesar 63, 19. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan sosial tergolong sedang, selanjutnya untuk variabel penyesuaian diri mempunyai rerata rerata hipotetik sebesar 62,5 dan rerata empirik sebesar 63,14. Hal ini menunjukkan bahwa penyesuaian diri tergolong sedang, dan untuk variabel kesejahteraan psikologis mempunyai rerata rerata hipotetik sebesar 62, 5 dan rerata empirik sebesar 62, 99. Hal ini menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis tergolong sedang.


Keywords


Dukungan Sosial; Penyesuaian Diri; Kesejahteraan Psikologis

Full Text:

PDF

References


Angela, M., Felicia, F., & Cipta, F. (2021). Hubungan Antara Forgiveness dan Psychological Well-being pada Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. J-P3K , 61-67.

Anjaina, N., & Coralia, F. (2018). Hubungan Gratitude dengan Psychological Well-Being pada Atlet Disabilitas di NPCI Kota Bandung. Jurnal Psikologi , 129-134.

Cynthia, C., Riadi, F., Francesca, F., Ivosari, M., & Marpaung, W. (2021). Psychological Well-being Ditinjau dari Gratitude pada Orangtua dari Anak Penyandang Talasemia di POPTI Bandung. J-P3K , 1-6.

Fauziyah, D. U., & Abidin, Z. (2020). Hubungan Antara Gratitude dengan Psychological Well-Being pada Mahasiswa Bidikmisi Angkatan 2016 Universitas Diponegoro Semarang. Jurnal Empati , 138-143.

Horwood, S., & Anglim, J. (2019). Problematic Smartphone Usage And Subjective And Psychological well-being. Journal of Chemical Information and Modeling , 1689-1699.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Hidup (Ke Lima). Erlangga.

Kartikasari, N. Y. (2013). Body Dissatisfaction Terhadap Psychological Well. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan , 304-323.

Mintarsih. (2015). Hubungan Antara Perilaku Prososial Dengan Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-being) Pada Siswa Kelas XI di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jurnal Bimbingan dan Konseling .

Nugraha, M. F. (2020). Dukungan Sosial dan Subjective Well Being Siswa Sekolah Singosari Delitua. J-P3K , 1-7.

Panjaitan, L. K., & Pelupessy, D. C. (2021). Bermedia Sosial Mempermudah Penyesuaian Diri Dalam Kehidupan Berkuliah? J-P3K , 107-117.

Pepayosa, E. (2019). Psychological well-being Pada Gay Yang Coming Out. Yogyakarta: Universitas Mercu Buana.

Ramadhani, T. (2016). Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-being) Siswa Yang Orangtuanya Bercerai (Studi Deskriptif Yang Dilakukan Pada Siswa di SMK Negeri 26 Pembangunan Jakarta). Kesejahteraan Psikologis .

Raudatussalamah, W., & Purnama, D. B. (2007). Hubungan Antara Pola Asuh Orangtua Dengan Penyesuaian Diri Remaja Awal Pada Masyarakat Di Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Jurnal Psikologi .

Ryan, R. M., Huta, V., & Deci, E. L. (2008). Living Well: A Self-Determination Theory Perspective On Eudaimonia. Journal of Happiness Studies , 139-170.

Ryff, C. D., & Keyes, C. L. (1995). The Structure Of Psychological Well-being Revisited. Journal of Personality and Social Psychology , 719-727.

Ryff, C. D., & Singer, B. H. (2006). Best News Yet On The Six-Factor Model Of Well-Being. Social Science Research , 1103-1119.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanti, S., Veronica, V., Krisanta, N., & Putra, A. I. (2021). Hubungan Antara Psychological Well-being Dengan Loneliness Pada Lansia yang Tinggal di Panti Jompo di Kota Medan. J-P3K , 20-27.

Tumanggor, Y. P., Aritonang, R., Nabila, A. S., & Alvionita, N. (2021). Psychological Well-being Ditinjau dari Mindfulness Pada Atlet Remaja Difabel di NPC Prov Sumut. J-P3K , 102-106.

Werdyaningrum, P. (2013). Psychological Wellbeing Pada Remaja Yang Orangtua Bercerai Dan Yang Tidak Bercerai (Utuh). Cognicia: 1 (2).




DOI: https://doi.org/10.31289/analitika.v13i2.5906

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Program Pascasarjana Magister Psikologi, Universitas Medan Area

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License